Waduh ! Fery Triadmojo Hanya Terancam Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Maret 2024 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Lampung Tamri, Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Lampung Tamri, Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

BERANDALAPPUNG.COM – Kasus dugaan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung Fery Triadmojo yang menerima Rp530 juta dari calon legislatif (Caleg) Erwin Nasution terus bergulir.

 

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) provinsi Lampung telah meregistrasi dugaan kasus itu dari laporan Laskar Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Lampung Tamri mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan pemanggilan sejumlah pihak.

 

“Kami sudah bahas dengan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) ada tidak tindak pidana pemilu laporan laskar Lampung terkait oknum KPU. Hasil kajian tidak ditemukan tindak pidana pemilu hanya urusan etik. Sebenernya ada pidana umum, tapi tergantung Gakumdu,” ujar Iskardo, Jumat, (1/3/2024).

Baca Juga :  Jadi Inisiator Pertama Gelar Diskusi publisher rights, PWI Pusat Apresiasi PWI Lampung

 

Hari ini kata Tamri, Bawaslu Lampung telah melakukan rapat pleno dan telah meregistrasi dan dinyatakan syarat formil dan material untuk dugaan pelanggaran etika terpenuhi.

 

“Beberapa hari kedepan kita akan memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangan yang dianggap berkomitmen,”katanya.

Baca Juga :  Tak Hanya Golkar, PAN Juga Deklarasi Dukung Prabowo Subianto

 

Tamri menjelaskan, untuk pihak terkait yang diduga juga menerima uang dari caleg Erwin Nasution yaitu Ketua Panwascam Kedaton kemudian Panwascam Wayhalim, hal itu akan dilimpahkan kepada Bawaslu Kota Bandar Lampung.

 

“Penanganan tingkat ad hoc ada kewenangan di Kabupaten/Kota jadi Panwascam kita limpahkan kepada Bawaslu Kota Bandar Ampung Untuk pelanggaran kode etik.Bawaslu Lampung hanya menangani FT,”tutupnya.

Berita Terkait

Bawaslu Lampung Fokus Pengawasan Politik Uang di Pilkada 2024
Pemilu 2024 Semakin Dekat, Bawaslu Bandar Lampung Intensifkan Koordinasi
Resmi, Samsudin di Lantik Menjadi PJ Gubernur Lampung
Novriwan-Nadirsyah Kandidat Kuat Pilkada Tubaba 2024
Akademisi Institut Alifa Lampung, Beri Catatan Khusus untuk Bawaslu
Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah : Aplikasi SigapLapor Mubazir!
Bawaslu Pesbar Lakukan Pengawasan Melekat, Pada Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih
Iqbal Optimis Bersama PSI, Membangun Bandar Lampung Berbasis Digital
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 17:48 WIB

Bawaslu Lampung Fokus Pengawasan Politik Uang di Pilkada 2024

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:24 WIB

Pemilu 2024 Semakin Dekat, Bawaslu Bandar Lampung Intensifkan Koordinasi

Rabu, 19 Juni 2024 - 11:51 WIB

Resmi, Samsudin di Lantik Menjadi PJ Gubernur Lampung

Sabtu, 15 Juni 2024 - 16:47 WIB

Novriwan-Nadirsyah Kandidat Kuat Pilkada Tubaba 2024

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:10 WIB

Akademisi Institut Alifa Lampung, Beri Catatan Khusus untuk Bawaslu

Jumat, 14 Juni 2024 - 13:04 WIB

Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah : Aplikasi SigapLapor Mubazir!

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:44 WIB

Bawaslu Pesbar Lakukan Pengawasan Melekat, Pada Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:54 WIB

Iqbal Optimis Bersama PSI, Membangun Bandar Lampung Berbasis Digital

Berita Terbaru

Nasional

Bawaslu Lampung Fokus Pengawasan Politik Uang di Pilkada 2024

Jumat, 21 Jun 2024 - 17:48 WIB

Tangkap Layar YouTube Kemendagri.

Nasional

Resmi, Samsudin di Lantik Menjadi PJ Gubernur Lampung

Rabu, 19 Jun 2024 - 11:51 WIB