Menanti Jokowi Baru, Menagih Janji Prabowo di Bumi Lampung

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menanti Jokowi Baru, Menagih Janji Prabowo di Bumi Lampung

berandalappung.com— Raja Basa, pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Provinsi Lampung dalam waktu dekat dipastikan bukan sekadar ajang kumpul-kumpul saudagar muda. Di tengah bayang-bayang lesunya daya beli dan ketidakpastian ekonomi nasional, momentum ini dinilai harus menjadi panggung dialog jujur antara kekuasaan dan rakyat bawah.

Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung 2025, Ammar Fauzan, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk hadir langsung di Lampung. Namun, Ammar mewanti-wanti agar kehadiran Kepala Negara tidak terjebak dalam sekat seremonial elite usahawan semata.

“Kehadiran Presiden sangat penting untuk menjawab keresahan di tingkat akar rumput. Ini momentum memperluas ruang dialog publik, menghadirkan mahasiswa, petani, hingga pelaku UMKM,” ujar Ammar melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Tekanan di Akar Rumput dan Ironi Gerbang Sumatera

Pernyataan Ammar bukan tanpa dasar. Saat ini, masyarakat tengah dihadapkan pada realitas ekonomi yang mencekik kenaikan biaya hidup yang tak sebanding dengan pendapatan, sulitnya mencari lapangan kerja formal yang layak bagi generasi muda, serta bayang-bayang resesi global.

Baca Juga :  PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Lampung, yang selama ini diagungkan sebagai wilayah agraris strategis sekaligus gerbang logistik Pulau Sumatera, justru menyimpan paradoks.

Kontribusi besarnya pada sektor perkebunan dan pangan nasional belum mampu mendongkrak kesejahteraan secara masif.

Persoalan klasik seperti rendahnya nilai tambah produk lokal, mandeknya hilirisasi, hingga jebakan tengkulak yang membatasi akses pasar petani masih menjadi rapor merah yang belum tuntas diselesaikan pemerintah.

Bagi kalangan intelektual kampus, kondisi ini melahirkan kecemasan baru. Ammar menyoroti fenomena meningkatnya jumlah pengangguran terdidik. Banyak lulusan perguruan tinggi di daerah kini limbung, berkompetisi dalam ruang sempit bursa kerja yang minim menyerap tenaga kerja produktif.

Menguji Komitmen Partisipasi Publik

Di sisi lain, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini menjadi bumper ekonomi saat krisis, juga sedang megap-megap. Pelaku usaha di daerah mengeluhkan sulitnya akses permodalan, rantai distribusi yang mahal, hingga ketidaksiapan infrastruktur digital untuk bersaing di pasar modern.

Sebab itu, Munas HIPMI kali ini dipandang sebagai ujian bagi gaya kepemimpinan Prabowo dalam membangun komunikasi politik. Disini kami membaca bahwa dalam sistem demokrasi yang sehat, kepercayaan publik (public trust) hanya bisa dirawat jika saluran komunikasi dibuka dua arah bukan sekadar indoktrinasi satu arah dari atas podium.

“Kritik dan aspirasi mahasiswa atau masyarakat bukanlah bentuk perlawanan, melainkan kontribusi demokratis. Dialog yang terbuka akan membuktikan sejauh mana komitmen pemerintah terhadap prinsip partisipasi publik,” kata Ammar menambahkan.

Baca Juga :  Persiapan Lampung Menuju Juara Umum Porwanas 2027

Kini, bola panas ada di tangan Istana. Apakah kunjungan ke Lampung nanti hanya akan menjadi agenda ramah tamah reguler bersama para taipan muda, atau menjadi panggung pembuktian bahwa Presiden Prabowo benar-benar bersedia turun ke bawah, mendengar langsung detak jantung persoalan rakyatnya.(***)

Editor : alex jefri

Berita Terkait

PANGDAM XXI/RI IMBAU WARGA TETAP TENANG, SIAGA PASUKAN HADAPI AKTIVITAS ANAK KRAKATAU
Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan
Angin Berubah, Debu Anak Krakatau Bergeser Ke Banten Jabar, Aprozi Minta Posko 1X24 Jam
RDUDAM Gelar Wabinar P2KB
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Desak Aparat Penegak Hukum Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Lampung Utara
Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik
Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 06:05 WIB

PANGDAM XXI/RI IMBAU WARGA TETAP TENANG, SIAGA PASUKAN HADAPI AKTIVITAS ANAK KRAKATAU

Senin, 7 September 2026 - 05:58 WIB

Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan

Senin, 7 September 2026 - 05:54 WIB

Angin Berubah, Debu Anak Krakatau Bergeser Ke Banten Jabar, Aprozi Minta Posko 1X24 Jam

Selasa, 1 September 2026 - 06:05 WIB

RDUDAM Gelar Wabinar P2KB

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB