Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung

 

berandalappung.com— Tanjung Karang, Kabar duka itu datang pada dini hari, ketika sebagian besar kota masih terlelap. Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 02.45 WIB, Sari Dewi mengembuskan napas terakhirnya. Ia bukan hanya istri Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung, Edy Irawan Arief, tetapi juga ibunda dari Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana.

Kepergian Sari Dewi meninggalkan duka di dua ruang sekaligus: ruang keluarga dan ruang politik. Di rumah duka di Jalan Palapa V C Nomor 37 LK I, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, keluarga, kerabat, dan kolega mulai berdatangan sejak pagi.

Karangan bunga berjejer, sebagian besar dari jejaring politik dan pemerintahan daerah.

Di tubuh Partai Demokrat Lampung, Sari Dewi dikenal sebagai figur yang tak banyak tampil di depan publik, tetapi memiliki peran domestik dan sosial yang kuat dalam mendampingi suaminya. Dalam tradisi politik lokal, peran semacam ini sering kali tak tercatat dalam dokumen resmi, namun terasa dalam jejaring relasi dan solidaritas internal partai.

Baca Juga :  Pertemuan Pemprov Lampung dengan KPAI, Dukung Perlindungan Anak Melalui Penguatan Koordinasi Lintas Sektor dan Pemberdayaan Pemerintah Desa

Sekretaris DPD Demokrat Lampung, Midi Iswanto, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhumah. Ia mendoakan agar segala amal ibadah Sari Dewi diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

“Kami sekeluarga besar Partai Demokrat Lampung berduka mendalam. Semoga almarhumah diampuni dosa-dosanya, diterima amal baiknya, dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT.

Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Lampung sebagai Lumbung Jagung Nasional Inovasi Jadi Syarat Mutlak di Tengah Persaingan Global

Di Kota Metro, kabar ini juga menyentuh lingkar pemerintahan. Bagi Rafieq Adi Pradana, kehilangan ini bukan sekadar peristiwa keluarga, melainkan ujian personal di tengah tanggung jawab publik yang terus berjalan.

Dalam politik, waktu tak pernah benar-benar berhenti, bahkan ketika duka datang.

Kepergian Sari Dewi menjadi pengingat bahwa di balik dinamika kekuasaan dan kontestasi, para pelaku politik tetaplah manusia dengan keluarga, dengan kehilangan, dan dengan ruang-ruang sunyi yang tak selalu terlihat publik. (Tim)

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII
Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung
Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik
Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal
Peringati Hari Ibu ke 97 tahun 2025, DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung Gelar Penanaman Pohon
Jelang Musda, Eks Ketua Golkar Bandar Lampung Yuhadi Bicara Terbuka: Benny–Akbar–Rama Dinilai Paling Ideal Isi KSB
Bawaslu Pesbar Sampaikan Rekomendasi Dalam PDPB Triwulan III Tahun 2025
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 07:45 WIB

Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:33 WIB

PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:13 WIB

Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:19 WIB

Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:59 WIB

Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com