Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal

berandalappung.com— Tanjung Karang, batalnya Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung memunculkan polemik baru. Sejumlah Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar dikabarkan terancam diganti melalui penunjukan Pelaksana Tugas (PLt). Isu ini menguat setelah terjadi pergeseran dukungan calon ketua DPD Golkar kota tersebut.
Musda yang semula dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 14 Desember 2025, urung digelar.

Penyebabnya adalah perubahan peta dukungan pemilik suara. Sejumlah PK yang sebelumnya menyatakan dukungan kepada H. Benny H. Nauly Mansyur beralih mendukung Handitya Narapati, anggota DPRD Provinsi Lampung dan putra mantan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP.

Ketua DP AMPG Kota Bandar Lampung, G. Miftahul Huda, menilai isu penunjukan PLt PK sarat kepentingan dan bertentangan dengan aturan organisasi.

“Dalam juklak terbaru sudah jelas disebutkan, kepengurusan yang masa jabatannya berakhir otomatis diperpanjang hingga Musda digelar. PLt hanya bisa ditunjuk bila terjadi pelanggaran berat atau berhalangan tetap,” kata Miftahul Huda, Selasa, 6 Januari 2026.

Ia menyebut ancaman PLt sebagai bentuk tekanan politik internal untuk mengamankan dukungan terhadap salah satu kandidat. Menurutnya, langkah tersebut berpotensi mencederai marwah Partai Golkar sebagai partai kader.

Baca Juga :  Lokasi TPS Kandidat Pilgub Lampung dan Pilwakot Bandar Lampung

“Kalau itu tetap dipaksakan, kami siap membawa persoalan ini ke Mahkamah Partai. Golkar bukan milik keluarga atau individu,” ujarnya.
Miftahul Huda juga meragukan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak, akan mengambil langkah yang dinilainya melanggar aturan, meski Benny H. Nauly Mansyur disebut memiliki hubungan kekerabatan dengannya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung, Riza Mirhadi, tidak menampik adanya wacana penunjukan PLt PK. Namun ia membantah bahwa langkah tersebut terkait perbedaan dukungan dalam Musda.

“Ini murni soal berakhirnya masa jabatan PK. Dalam juklak, penunjukan PLt diperbolehkan,” kata Riza.

Ketika ditanya soal rencana sebagian kader membawa polemik ini ke Mahkamah Partai, Riza menanggapinya singkat. “Silakan saja.”
Dari total 20 PK Golkar se-Kota Bandar Lampung, kubu pendukung Handitya Narapati mengklaim menguasai 11 suara. Sementara pendukung Benny H. Nauly Mansyur tersisa sembilan PK. Pergeseran dukungan inilah yang disebut menjadi pemicu batalnya Musda.

Baca Juga :  Besok, Nasib Fery Triatmojo Terduga Kasus Suap Pemilu di Sidang Oleh DKPP

Menurut Miftahul Huda, kondisi internal Golkar Bandar Lampung kini berada di titik rawan perpecahan. Ia menuding proses menuju Musda berlangsung tertutup dan penuh intimidasi.
“PK sebagai pemilik suara diarahkan untuk mendukung satu calon. Jika tidak patuh, ancamannya dicopot. Ini tidak sehat bagi demokrasi internal partai,” katanya.

Ia menegaskan, dukungan kepada Handitya Narapati diberikan setelah para PK merasa tidak lagi dihargai dalam proses pengambilan keputusan.

“Kami melihat Handitya memiliki elektabilitas dan legitimasi politik yang kuat. Ia anggota DPRD Provinsi dari Dapil Bandar Lampung. Itu modal penting,” ujar Miftahul.

Hingga kini, DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung belum menetapkan jadwal baru pelaksanaan Musda. Namun konflik internal yang terbuka ke ruang publik menunjukkan konsolidasi partai beringin di tingkat kota masih jauh dari selesai.

Editor : Alex Buay Sako

Sumber Berita: BE 1 Lampung

Berita Terkait

Selamat, Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A. Rozak Berhasil Ciptakan Dinasti Golkar di Kabupaten Tulang Bawang Pilih Anak Kandung Jadi Ketua
Suara Anak Muda Bergema di IIB Darmajaya, Verrel Minta Bijak Bermedia Sosial
Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi
Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII
Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung
Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung
Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:42 WIB

Selamat, Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A. Rozak Berhasil Ciptakan Dinasti Golkar di Kabupaten Tulang Bawang Pilih Anak Kandung Jadi Ketua

Jumat, 24 April 2026 - 19:06 WIB

Suara Anak Muda Bergema di IIB Darmajaya, Verrel Minta Bijak Bermedia Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 14:13 WIB

Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi

Minggu, 12 April 2026 - 07:45 WIB

Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:33 WIB

PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com