Umar Djohan Berpulang, Tokoh HIKAM dan Advokat Senior Lampung Tutup Usia
berandalappung.com— Way Halim, kabar duka menyelimuti kalangan advokat dan tokoh masyarakat di Lampung. Advokat senior Umar Djohan, S.H., meninggal dunia pada Kamis pagi, 14 Mei 2026, sekitar pukul 08.40 WIB di Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandar Lampung. Ia wafat dalam usia 84 tahun setelah menjalani perawatan akibat sakit.
Umar Djohan dikenal sebagai salah satu tokoh senior yang memiliki jejak panjang dalam birokrasi, politik, dan organisasi kemasyarakatan di Lampung. Semasa hidupnya, ia tercatat pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Lampung dan DPRD Kabupaten Lampung Selatan. Karier birokratinya berakhir dengan jabatan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Di luar pemerintahan, Umar Djohan juga dikenal aktif membangun jejaring sosial-keagamaan. Ia merupakan Ketua pertama HIKAM (Himpunan Keluarga Masyarakat) Lampung dan terlibat dalam pembinaan majelis taklim serta pondok pesantren. Namanya juga disebut sebagai salah satu tokoh yang ikut berperan dalam proses pemekaran Kabupaten OKU Selatan.
Setelah pensiun dari birokrasi, Umar memilih menekuni dunia advokat. Ia menjadi salah satu figur senior di organisasi profesi hukum dan tetap aktif mendampingi berbagai kegiatan sosial maupun kemasyarakatan.
Almarhum meninggalkan seorang istri, enam anak, dan 13 cucu. Sejumlah anaknya kini juga menempati posisi penting di bidang hukum dan pelayanan publik, di antaranya Dr. Rita Susanti, S.H., M.H. yang menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Gunung Sugih, Lampung Tengah, serta Dr. (c) Bambang Handoko, S.H., M.H. yang aktif sebagai Komwasda PERADI Bandar Lampung sekaligus Sekretaris Umum HIKAM. Putrinya yang lain, Oktarina Handayani, berkarier sebagai tenaga medis di Kota Metro.
Ucapan belasungkawa datang dari sejumlah tokoh di Lampung, mulai dari kalangan advokat, akademisi, hingga organisasi masyarakat. Wakil Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Lampung, Dr. As’ad Muzzammil, M.H., mengenang Umar Djohan sebagai sosok pengayom yang dekat dengan banyak kalangan.
“Saya bersaksi beliau orang baik. Saya mengenal almarhum sejak tahun 1980-an. Beliau sangat peduli dan mengayomi,” kata As’ad. Ia berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.(***)
Editor : Alex Jefri











