Bawaslu Perketat Pengawasan, Akademisi Soroti Dampak Kampanye terhadap Elektabilitas

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 November 2024 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon gubernur dan wakil gubernur Lampung nomor urut 01 Arinal- Sutono dan nomor urut 02 Mirza-Jihan diacara debat publik. Foto: Wildanhanafi/berandalappung.com

Calon gubernur dan wakil gubernur Lampung nomor urut 01 Arinal- Sutono dan nomor urut 02 Mirza-Jihan diacara debat publik. Foto: Wildanhanafi/berandalappung.com

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Bawaslu Provinsi Lampung mengintensifkan pengawasan terhadap tahapan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang berlangsung sejak 25 September hingga 14 November 2024.

Dalam periode tersebut, Bawaslu melaporkan adanya 763 kegiatan kampanye yang dilakukan oleh dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Lampung, Tamri, mengungkapkan bahwa pasangan calon nomor urut 2, Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela, sangat aktif dalam berkampanye.

“Pasangan calon ini tercatat melaksanakan 732 kegiatan kampanye, terdiri dari 27 pertemuan terbatas, 347 pertemuan tatap muka, 2 debat publik, dan 356 kegiatan lainnya,” ujar Tamri, Jumat (15/11).

Sebaliknya, pasangan calon nomor urut 1, Arinal Djunaidi dan Sutono, hanya menggelar 31 kegiatan kampanye, dengan rincian 5 pertemuan terbatas, 23 pertemuan tatap muka, 2 debat publik, serta satu kegiatan lainnya yang tidak melanggar aturan.

Tahapan kampanye ini dijadwalkan berakhir pada 23 November 2024, dilanjutkan masa tenang selama tiga hari mulai 24-26 November 2024.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Komisioner Baru KPU Way Kanan Siap Kawal Pilkada 2024

Adapun hari pencoblosan Pilkada serentak, termasuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, akan dilaksanakan pada 27 November 2024.

Akademisi: Kampanye Penentu Elektabilitas

Akademisi Universitas Muhammadiyah Lampung (UML), Candrawansyah menilai bahwa intensitas dan kualitas kampanye berpengaruh signifikan terhadap elektabilitas calon.

“Kampanye adalah sarana utama bagi calon untuk memperkenalkan visi, misi, program, dan kepribadian mereka kepada pemilih. Keberhasilan kampanye bergantung pada kemampuan menyampaikan pesan yang efektif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” paparnya ke media berandalappung.com pada Sabtu, (16/11/2024).

Ia menambahkan, beberapa faktor penting yang memengaruhi keberhasilan kampanye meliputi:

1. Peningkatan Popularitas

Kampanye memperluas jangkauan calon, terutama di daerah yang sebelumnya belum terjangkau. Media sosial dan pertemuan langsung menjadi alat efektif untuk membangun citra positif.

2. Penguatan Pesan Politik

Pesan kampanye yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, seperti kebijakan pro-rakyat atau program unggulan, meningkatkan daya tarik calon di mata pemilih.

Baca Juga :  Bawaslu Lampung Awasi Proses Sortir Dan Pelipatan Surat Suara di Waykanan

3. Interaksi Langsung

Tatap muka, debat publik, atau blusukan menciptakan kedekatan emosional dengan masyarakat, meningkatkan kepercayaan terhadap calon.

4. Pemanfaatan Media

Media massa dan media sosial memainkan peran penting, terutama dalam menjangkau pemilih muda yang aktif secara digital.

5. Efek Mobilisasi Massa

Kegiatan besar seperti rapat umum menciptakan kesan dukungan luas, memengaruhi pemilih yang masih bimbang.

6. Kampanye Negatif

Praktik tidak etis seperti politik uang atau kampanye hitam dapat merusak citra calon di mata pemilih kritis.

Menurut Candrawansyah, keberhasilan kampanye juga dipengaruhi oleh strategi lapangan, ketersediaan dana, dan keterlibatan langsung calon dalam menyapa masyarakat.

“Jumlah kegiatan saja tidak cukup. Efektivitas dan efisiensi kampanye yang melibatkan tim pemenangan serta calon secara langsung menjadi kunci utama,” pungkasnya.

Dengan semakin dekatnya hari pencoblosan, upaya kedua pasangan calon untuk memaksimalkan masa kampanye dinilai menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir Pilgub Lampung 2024.

Berita Terkait

Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi
Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII
Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung
Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung
Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik
Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal
Peringati Hari Ibu ke 97 tahun 2025, DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung Gelar Penanaman Pohon
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 07:45 WIB

Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:33 WIB

PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:13 WIB

Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:19 WIB

Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:59 WIB

Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Kekerasan di EPA Memalukan, Sikambara Minta Sanksi Tegas

Senin, 20 Apr 2026 - 08:24 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com