Peringati 28 Tahun Kuda Tuli, Pro Mega Lampung Bangkitkan Semangat Perjuangan Hadapi Pilkada 2024

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juli 2024 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPD PDI Perjuangan Lampung menggelar kegiatan memperingati peristiwa Kudeta di Jakarat pada tahun 27 Juli 1996 (Kudatuli). Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

DPD PDI Perjuangan Lampung menggelar kegiatan memperingati peristiwa Kudeta di Jakarat pada tahun 27 Juli 1996 (Kudatuli). Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Pro Mega Lampung menggelar kegiatan memperingati peristiwa Kudeta di Jakarat pada tahun 27 Juli 1996 (Kudatuli) Sabtu (27/7/2024).

Kegiatan tersebut ditujukan untuk membangkitkan semangat perjuangan kader PDIP dalam menghadapi Pilkada serentak 2024.

Sekretaris DPD PDIP Lampung, Sutono mengatakan, dalam kegiatan itu pihaknya mengundang sejumlah tokoh senior PDIP yang merupakan pelaku sejarah di peristiwa Kudatuli Lampung.

“Kita meghadirkan senior-Senior PDIP untuk bercerita pengalaman, karena beliau-beliau ini adalah pelaku-pelaku sejarah yang tau bagaimana beratnya mengorganisir partai pada zaman orde baru,” ujar Sutono saat diwawancara, Sabtu (27/7/204).

Sutono menjelaskan, kegiatan ini dimaknai untuk membangkitkan semangat generasi muda tentang peristiwa Kudatuli yang menjadi cikal bakal terjadinya Reformasi pada tahun 1998.

“Jadi supaya generasi muda tau bahwa pemerintahan otoriter orde baru itu cikal bakalnya terjadi reformasi adalah peristiwa Kudatuli,” kata Sutono.

Baca Juga :  Ismet Roni Jalani Fit And Propertest, Optimis Berlayar Bersama PDIP

Dia pun sedikit menjelaskan bahwa Peristiwa Kudatuli awalnya disebabkan oleh intervensi rezim Orde Baru yang ingin memecah kepengurusan Partai Demokrati Indonesia (PDI).

“Dulu itu pak Harto itu tidak menghendaki PDI menjadi partai besar, sehingga dibuat PDI tandingan, sehingga terjadi kerusuhan dengan tujuan agar PDI kecil, ternyata yang terjadi justru kebalikannya,” jelas Sutononya.

“Jadi peristiwa itu menganduk heroik, baik di tingkat nasional hingga daerah, termasuk di sini (Lampung),” tambahnya.

Sementara, Politisi Senior PDIP Lampung, Mukhlis Basri mengatakan bahwa peristiwa Kudatuli harus dimaknai semabagai penyemangat untuk membuat semua kader PDIP semakin kompak dan solid.

“Peringatan ini bagaimana teman-teman seperjuangan membangkitkan semagat kembali dengan mengingat bagaimana beratnya perjuangan pada era itu (Orde baru),” ujar Mukhlis Basri.

Baca Juga :  Pasca Jatuhnya Rezim Komunis Pro Tiongkok, Nepal Kini Dipimpin Sushila Karki

“Jadi bagaimana peringatan peristiwa Tragedi kuda tuli hari ini untuk mengingatkan kita agar semakin kompak dan solid, terutama dalam menghadapi Pilkda 2024 nanti,” ujar Anggota DPR RI dari Dapil Lampung 1 ini.

“Sekali lagi saya mengapresiasi semangat kawan-kawan dalam rangka membangkitkan semangat perjuangan, terutama dengan adanya kekalahan PDI Perjuangan di Lampung pada pileg dan Pilpres 2024 lalu,” katanya.

Lebih lanjut, Mukhlis mengatakan bahwa kekompakan adalah modal utama untuk memenangkan sebuah kontestasi demokrasi baik Pileg ataupun Pilkada.

“Harapannya siapapun yang direkom partai nanti (di Pilkada), PDIP harus tetap kompak dan solid, itu modal utama kami di Lampung Barat sehingga mampu menambah kursi (DPRD Kabupaten),” tutupnya.

Berita Terkait

PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara
Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung
Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik
Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal
Wartawan PWI Direncanakan Ikut Retret Bela Negara di Akmil Magelang
Peringati Hari Ibu ke 97 tahun 2025, DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung Gelar Penanaman Pohon
Efesiensi Anggaran ala Purbaya: 60 Triliun dari Memangkas “Rapat Tak Perlu”
Jelang Musda, Eks Ketua Golkar Bandar Lampung Yuhadi Bicara Terbuka: Benny–Akbar–Rama Dinilai Paling Ideal Isi KSB
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 22:32 WIB

PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:19 WIB

Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:59 WIB

Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:43 WIB

Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:34 WIB

Wartawan PWI Direncanakan Ikut Retret Bela Negara di Akmil Magelang

Berita Terbaru