Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam

berandalappung.com— Raja Basa, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung kembali menunjukkan alerginya terhadap transparansi publik.

Pada Rabu, 3 Juni 2026, lembaga yang digawangi Rendi Riswandi ini menggelar prosesi pelantikan 17 pejabat administrator dan fungsional di Aula BKD Lampung. Ironisnya, prosesi tersebut digelar secara tertutup, menjauh dari radar publik dan awak media yang mencoba mengakses informasi.

Hingga seremoni usai, BKD kompak bungkam dan enggan merilis daftar nama maupun posisi strategis yang kini diemban para pejabat baru tersebut.

Ketertutupan ini memperpanjang catatan merah Pemprov Lampung dalam urusan keterbukaan informasi publik. Pengisian jabatan di lingkungan birokrasi, yang seharusnya menjadi domain publik yang terang benderang, justru diperlakukan layaknya agenda internal yang rahasia.

Dalih Prosedural di Balik Pintu Tertutup

Ditemui usai pelantikan, Kepala BKD Lampung Rendi Riswandi memilih berlindung di balik tameng administratif. Ia mengklaim bahwa mutasi dan promosi belasan abdi negara tersebut telah memenuhi seluruh regulasi yang berlaku.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Ikuti Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang

“Jumlah yang dilantik hari ini sebanyak 17 orang. Prosesnya sudah kita lalui dan juga telah mendapatkan pertimbangan teknis dari BKN (Badan Kepegawaian Negara). Alhamdulillah pelantikan berjalan lancar,” ujar Rendi datar.

Menurut Rendi, para pejabat yang dilantik tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) basah dan strategis. Di antaranya Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Kehutanan, Dinas Sosial, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik pemprov.

Ia berdalih, perombakan kabinet ini murni didasarkan pada kompetensi dan kebutuhan organisasi untuk mengisi kekosongan kursi akibat pejabat yang pensiun atau mendapat promosi.

Rendi juga sesumbar bahwa kinerja para pejabat baru ini akan dievaluasi secara berkala, setiap tiga hingga enam bulan sekali.
“Tujuannya semata-mata untuk meningkatkan kinerja OPD, mempercepat pelaksanaan program, dan memenuhi ekspektasi pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Lampung Selatan Sambutan Ribuan Mahasiswa KKN Unila

Menabrak Asas Keterbukaan Publik

Meski BKD mengklaim proses telah sesuai prosedur teknis BKN, keputusan menyembunyikan identitas pejabat publik ini dinilai mencederai prinsip good governance. Bagaimanapun, publik berhak mengetahui siapa saja sosok yang diberi mandat untuk mengelola anggaran negara dan pelayanan masyarakat di pos-pos krusial seperti Bina Marga maupun Bappeda.

Sikap tertutup BKD Lampung ini memicu tanda tanya besar, ada apa dengan mutasi kali ini? Mengapa nama-nama mereka harus disembunyikan dari mata publik?

Sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), identitas dan profil pejabat yang menduduki posisi struktural bukanlah konsumsi internal birokrasi, melainkan informasi terbuka. Langkah BKD Lampung yang terus merawat budaya “senyap” dalam pelantikan pejabat jelas menjadi langkah mundur bagi reformasi birokrasi di Tanah Lada.(***)

Editor : alex jefri

Sumber Berita: Kompastuntas.com—

Berita Terkait

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi
Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 
Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1
Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:49 WIB

Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:33 WIB

Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum

Berita Terbaru

Opini

Menyentil Cak Imin, Mengingat Nasihat Kiai

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:10 WIB

Berita Lainnya

RDUDAM Gelar Wabinar P2KB

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:05 WIB