Pemilihan Langsung Terancam, Usulan Gubernur Pilih Bupati dan Walikota Picu Polemik

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Desember 2024 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Universitas Tulang Bawang Lampung sukses melaksanakan FGD bertajuk

Mahasiswa Universitas Tulang Bawang Lampung sukses melaksanakan FGD bertajuk "Demokrasi Perwakilan" di Balai Wartawan Sofian Akhmad. Foto: Wildanhanafi/berandalappung.com

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Sistem pemilihan kepala daerah kembali menjadi perdebatan hangat dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Demokrasi Perwakilan” yang digelar di Balai Wartawan H. Solfan Akhmad, Jumat (20/12/2024).

Diskusi ini diinisiasi oleh Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang (UTB) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Hadir sebagai narasumber, Prof. Rudy (Guru Besar Universitas Lampung), Candrawansyah (Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Lampung), dan Topan Indra Karsa (Dosen UTB Lampung) mengulas pro dan kontra terkait usulan mekanisme pemilihan kepala daerah.

Presiden dan Gubernur Tetap Dipilih Langsung

Diskusi menyepakati pentingnya pemilihan langsung untuk Presiden dan Gubernur, mengingat sistem ini dinilai memberikan legitimasi kuat dari rakyat, meningkatkan partisipasi politik, serta mencerminkan aspirasi masyarakat luas.

Baca Juga :  Arinal Djunaidi Tekankan Pentingnya Persatuan Kader PDIP di Rakercabsus Bandar Lampung

Namun, usulan agar Walikota dan Bupati dipilih oleh Gubernur dengan persetujuan DPRD menjadi sorotan.

Sistem ini dianggap lebih hemat biaya, mengurangi konflik politik lokal, dan memperkuat koordinasi antara provinsi dengan kabupaten/kota.

Pro dan Kontra Pemilihan Tidak Langsung

Meskipun efisiensi menjadi argumen utama, kritik terhadap mekanisme ini cukup tajam.

Penunjukan kepala daerah oleh Gubernur dianggap mengurangi legitimasi rakyat, membuka peluang nepotisme, dan melemahkan otonomi daerah.

“Demokrasi akan kehilangan ruhnya jika rakyat tidak lagi memiliki suara dalam memilih pemimpin lokal,” ungkap Prof. Rudy.

Candrawansyah menambahkan bahwa demokrasi perwakilan yang mencabut hak rakyat untuk memilih secara langsung justru dapat menimbulkan keresahan sosial dan politik.

Baca Juga :  Silaturahmi Kebangsaan di Tulang Bawang: Mirza-Jihan Sampaikan Pesan Prabowo dan Apresiasi Pembangunan Jokowi

Dukungan Mahasiswa UTB

Mahasiswa UTB Lampung, A’s Ruslan, mendukung penuh usulan kombinasi ini.

“Presiden, Wakil Presiden, Gubernur, dan Wakil Gubernur tetap dipilih langsung oleh rakyat, sedangkan Bupati dan Walikota cukup dipilih oleh Gubernur melalui prosedur DPRD,” jelas Ruslan.

Mencari Solusi Demokrasi yang Efisien dan Legitimate

Diskusi ini menjadi langkah awal untuk mengeksplorasi kemungkinan sistem yang lebih efisien tanpa mengorbankan legitimasi rakyat.

FGD diharapkan menghasilkan rekomendasi yang mencerminkan semangat demokrasi sekaligus menjawab tantangan politik lokal di Indonesia.

Usulan mekanisme ini masih menjadi perdebatan di berbagai kalangan, dengan harapan pemerintah mampu menciptakan sistem yang adil, transparan, dan tetap berpihak pada rakyat.

Berita Terkait

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat
Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan
Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”
Ujian Berat Menjaga Marwah Pers di Tengah Disrupsi Digital
Politik Harus Hadir dengan Kepedulian Nyata, Firmansyah di Idul Adha PAN Bandar Lampung
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 21:07 WIB

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:51 WIB

Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Berita Terbaru

Olahraga

Ikhtiar PBSI Lampung Mencetak Juara Dunia Baru

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:26 WIB

Nasional

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:07 WIB