NasDem Kunjungi PKS, Buka Peluang Koalisi di Pilgub 2024

- Jurnalis

Rabu, 3 Juli 2024 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPW NasDem Lampung Kunjungi DPW PKS Lampung Membahas Wacana koalisi Pilkada 2024.Foto : Wildan hanafi/berandalappung.com

DPW NasDem Lampung Kunjungi DPW PKS Lampung Membahas Wacana koalisi Pilkada 2024.Foto : Wildan hanafi/berandalappung.com

Bandar Lampung berandalappung.com) – DPW NasDem Lampung menyambangi DPW PKS Lampung Rabu, (3/7/2024).

Kunjungan tersebut untuk membalas dua kali kunjungan PKS, sekaligus membahas wacana koalisi Pilkada di 15 Kabupaten/kota dan Pilgub Lampung.

Ketua DPW NasDem Lampung Herman HN, wacana koalisi dengan PKS sangat dimungkinkan. Saat ini NasDem mendapat 10 kursi DPRD Lampung di Pemilu 2024, dan PKS mendapatkan kursi 7, sehingga jumlah kursi 17, sudah cukup untuk maju di Pilgub Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya bisa terjadi (koalisi) PKS sudah dua kali kunjungan ke kita, kami harus berkunjung juga, dan harus saling koordinasi, ya di doain aja biar bersama,” ujar Herman HN.

Baca Juga :  Tancap Gas, Mukti Shoheh Ambil Formulir Pendaftaran Calon Bupati Pesawaran

Soal tiga nama yang pernah diusulkan oleh DPTW PKS untuk menjadi calon Wakil Gubernur Lampung, Herman menyatakan kemungkinan menggandeng PKS sangat dimungkinkan.

Tiga kader PKS diantaranya yakni, Dua Anggot DPR RI Al Muzammil Yusuf, dan Junaidi Auly, serta Ketua DPTW PKS Ahmad Mufti Salim.

“Siapa saja, nanti kita berunding, apa yang enggak bisa, kami juga membahas soal kemajuan Lampung, yang penting rakyat makmur, rakyat senang,” katanya.

Herman HN meminta agar masyarakat menunggu pengumuman dari DPP NasDem untuk mengetahui siapa yang akan diusung sebagai calo Gubernur.

Baca Juga :  Di Meja Nasi Uduk RMD-UA Nunik dan Jihan, Akankah Berkoalisi di Pilgub 2024

Herman memperkirakan, di bawah tanggal 10 agustus 2024, kandidat kepala daerah di Lampung sudah ditentukan.

“Sebentar lagi,” katanya

Herman HN juga memaparkan NasDem sudah berkoordinasi dengan PKS terkait penjajakan koalisi di 15 Kabupaten/kota. Namun, ia belum bisa memaparkan secara spesifik.

Sementara itu, Ketua DPTW PKS Ahmad Mufti Salim mengatakan, saat ini Chemistry NasDem dan PKS sudah kuat. Namun PKS dan NasDem sepakat maju untuk menang.

“Mudah-mudahan sebelum 27 Juli 2024, sudah ada kesepakatan, dan diputuskan 5 agustus 2024,” pungkasnya.

Berita Terkait

Syarat Dukungan Cakada 25 Persen Dari Suara Sah Pemilu, Hanya Untuk Partai Peraih Kursi
Sinyal Duet Pasangan Nanda – Antonius di Pilbup Pesawaran Menguat?
Gerindra Bersama PSI Akan Berjuang Berdarah-darah di Pilkada Lampung 2024
KPU Lampung Belum Terima Surat Siap Mundur Para Caleg Ingin Maju Pilkada 2024
PKS Lampung Ajukan Melinda Zuraida dan Antoni Imam untuk Pilkada Lampung Selatan
Bawaslu Pesawaran Temukan 7 Pelanggaran Coklit, Tegaskan Pentingnya Pengawasan Ketat
Bawaslu Lampung Laksanakan Uji Petik Coklit untuk Pastikan Akurasi Data Pemilih 2024
Sebanyak 70 Caleg Terpilih di Lampung Terancam Batal Dilantik, Apa Penyebabnya?
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:32 WIB

Syarat Dukungan Cakada 25 Persen Dari Suara Sah Pemilu, Hanya Untuk Partai Peraih Kursi

Kamis, 18 Juli 2024 - 17:27 WIB

Sinyal Duet Pasangan Nanda – Antonius di Pilbup Pesawaran Menguat?

Kamis, 18 Juli 2024 - 14:22 WIB

Gerindra Bersama PSI Akan Berjuang Berdarah-darah di Pilkada Lampung 2024

Kamis, 18 Juli 2024 - 09:34 WIB

KPU Lampung Belum Terima Surat Siap Mundur Para Caleg Ingin Maju Pilkada 2024

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:39 WIB

PKS Lampung Ajukan Melinda Zuraida dan Antoni Imam untuk Pilkada Lampung Selatan

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:20 WIB

Bawaslu Pesawaran Temukan 7 Pelanggaran Coklit, Tegaskan Pentingnya Pengawasan Ketat

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:09 WIB

Bawaslu Lampung Laksanakan Uji Petik Coklit untuk Pastikan Akurasi Data Pemilih 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 15:40 WIB

Sebanyak 70 Caleg Terpilih di Lampung Terancam Batal Dilantik, Apa Penyebabnya?

Berita Terbaru