Direktur LPC Hengki Irawan, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru

- Jurnalis

Senin, 10 Juni 2024 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Law Firm Connection Hengki Irawan menyampaikan materi peningkatan kompetensi guru di SMA 1 Negeri Terbanggi Besar. Foto : Wildan hanafi/berandalappung.com

Direktur Law Firm Connection Hengki Irawan menyampaikan materi peningkatan kompetensi guru di SMA 1 Negeri Terbanggi Besar. Foto : Wildan hanafi/berandalappung.com

Bandar Lampung (berandalappung.com) – SMA Negeri 1 Terbanggi Besar melaksanakan worskshop dengan tema “Peningkatan Kompetensi Literasi Dan Nomerasi Peserta Didik Terintegrasi Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi” di selenggarakan di Aula sekolah SMA 1 Terbanggi Besar.

Dalam hal ini direktur Law Power Connection Hengki Irawan mengatakan, guru itu selain mengajarkan, guru juga sebagai pendidik bagi muridnya.

“Peran dan tugas guru tidak dapat dipisahkan, keberhasilan seorang guru juga ditentukan oleh keberhasilan dalam menjalankan tugas dan juga fungsinya,” kata Hengki Irawan Senin, (10/6/2024).

Baca Juga :  Pendidikan Hukum, Kunci Wartawan Perkuat Kompetensi dan Etika Jurnalistik

Hengki menilai, keberhasilan seorang guru juga ditentukan oleh keberhasilan dalam menjalankan tugas dan juga fungsinya. Selain itu kompetensi guru yang turut andil dalam kesuksesan siswa,” ujar Hengki Irawan.

Maka dari itu, Hengki mengajak kepada guru-guru SMA 1 Terbanggi Besar agar berhati-hati dalam mendidik seorang murid.

“Jangan sampai ibu dan bapak guru berurusan dengan undang-undang ITE,” lugasnya.

“Karena semuanya mempunyai handphone android, bisa mengupload ke media sosial. Sebelum di upload di perhatikan terlebih dahulu, apakah berdampak dengan hukum atau tidak,” tutupnya.

Baca Juga :  78 Tahun HMI: Kaderisasi dan Cita-cita Mewujudkan Jati Diri

Sementara itu, Kepala sekolah SMA 1 Terbanggi Haryono mengatakan, di sekolah kita sudah ada guru penggerak juga membentuk tim sekolah anti bullying.

“Alhamdulillah hari ini sudah melaksanakan program peningkatan kompetensi guru, guna memberi pembekalan dalam pembelajaran berinferensisai guna murid kita,” ujarnya.

“Dengan adanya pembekalan ini elalui program pelatihan guru diharapkan mereka dapat bekerja dengan lebih produktif dan mengalami peningkatan kualitas kerja,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dosen STAI Ibnu Rusyd Kotabumi: Kolaborasi Orang Tua Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
374 Siswa SMA YP Unila Lolos ke Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Negeri
Senat Matangkan Regulasi Pilrek Unila 2027-2031, Dr. Budiyono Siap Maju Usung Tagline ‘GASPOL’
Dirumahkan Tanpa Surat, Dihapus dari Dapodik: Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian Pemkot
Komisi IV DPRD Bandar Lampung Evaluasi SPMB, Soroti Zonasi hingga Usulkan Jalur Nilai Tahun Depan
Dewan Pendidikan Siap Akomodir Pemikiran Sekolah Swasta dan Negri di Lampung
Ironi Anggaran Triliunan dan Rapor Merah Pendidikan Lampung
759 Siswa Berebut Masuk, SMPN 2 Bandar Lampung Buktikan Diri sebagai Gudang Prestasi
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dosen STAI Ibnu Rusyd Kotabumi: Kolaborasi Orang Tua Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak Usia Dini

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:52 WIB

374 Siswa SMA YP Unila Lolos ke Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Negeri

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Senat Matangkan Regulasi Pilrek Unila 2027-2031, Dr. Budiyono Siap Maju Usung Tagline ‘GASPOL’

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:46 WIB

Dirumahkan Tanpa Surat, Dihapus dari Dapodik: Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian Pemkot

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:08 WIB

Komisi IV DPRD Bandar Lampung Evaluasi SPMB, Soroti Zonasi hingga Usulkan Jalur Nilai Tahun Depan

Berita Terbaru