24 Jam Gangguan Blackout Sutet Lubuk Linggau – Lahat, PLN Klaim 16% Kondisi Listrik Menyala di Lampung

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN Saat Memperbaiki Jaringan Listrik di Lampung |  Dok : berandalappung.com

Petugas PLN Saat Memperbaiki Jaringan Listrik di Lampung | Dok : berandalappung.com

Bandar Lampung (berandalappung.com) – PT PLN (Persero) terus berupaya lakukan pemulihan listrik ke masyarakat, pasca gangguan yang terjadi pada jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) 275 kV Lubuk Linggau – Lahat.

Manajer Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung, Darma Saputra mengatakan, pasca terjadinya gangguan, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan pemulihan dari sisi pembangkit, transmisi dan distribusi, hingga melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait.

“PLN menyampaikan permohonan maaf atas kondisi ini. PLN memohon dukungan dari stakeholder dan masyarakat, agar dapat mengatasi gangguan ini secepat mungkin,” kata Darma Saputra dalam keterangannya, Rabu (5/6/2024).

Baca Juga :  Dr. Albet Maydiantoro: Dari Desa ke Kampus, Menjadi Akademisi dan Dekan FKIP Unila

Hingga Rabu (5/6/2024) pukul 08.00 WIB, sudah ada 401.643 pelanggan telah kembali menyala.

PLN UID Lampung terus berupaya lakukan penormalan bertahap sehingga masyarakat bisa kembali menikmati listrik.

“PLN telah mengerahkan ratusan petugas, untuk melakukan upaya secara maksimal agar percepatan pemulihan kelistrikan di Lampung dan beberapa daerah terdampak lainnya bisa teratasi,” ujar Darma Saputra.

Hingga kini, baru sekitar kurang lebih 16 persen kondisi kelistrikan di Lampung yang sudah normal menyala.

Hingga pukul 08.00 WIB, secara bertahap pasokan listrik dari sistem Interkoneksi Sumatera telah menyuplai 55 persen Gardu Induk (GI) di Lampung.

Ada pun gardu induk yang sudah tersuplai ada GI Pakuan Ratu, GI Menggala, GI Blambangan Umpu, GI Kotabumi, GI Bukit Kemuning, GI Tegineneng, dan GI Ulubelu.

Baca Juga :  Tiang Listrik PLN Roboh di Kedondong, Warga Tuntut Ganti Rugi

Lalu GI Pagelaran, GI Sutami, GI Adijaya, GI Natar, GI Liwa, GI Tarahan, GI Sukarame, GI Gedong Tataan, dan GI Kota Agung.

Sebelumnya, gangguan Sutet 275 kV yang terjadi di Lubuk Linggau – Lahat, Sumatera Selatan, sudah terjadi sejak Selasa (4/6/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.

Akibatnya, suplai listrik setidaknya tersebar di empat provinsi di Pulau Sumatera yakni Bengkulu, Jambi, Lampung, dan Sumatera Selatan, mengalami gangguan dan mati total.

 

Berita Terkait

Proyek Drainase Plat Dekker di Jalan Pulau Sangiang Dinilai Tak Efektif Atasi Banjir
Lurah Gunung Terang Kota Bandar Lampung Tinjau Kos Mandala Wahyu, Tekankan Mitigasi Dini Masalah Hukum
Dewan Kota Bandar Lampung Akan Panggil Kepala Puskesmas Segala Mider Diduga Markup Dana BOK dan BLUD
Akhmad Munir Minta PWI Lampung Gelar Rapat Pleno Terkait Pergantian Anggota DKP
Gerak Cepat DRB, Tangani Jalan Rusak di Tanjung Ratu Way Kanan
Milad Fajar Sumatera ke-15 Tahun, Direktur Utama Deni Kurniawan Bagikan Tali Asih, Alat Tulis, dan Bantuan Masjid Warga Negeri Olok Gading
Relokasi Pasar Pasir Gintung Dinilai Gagal, Pedagang Alami Penurunan Omzet hingga 50 Persen
Wartawan PWI Direncanakan Ikut Retret Bela Negara di Akmil Magelang
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:12 WIB

Proyek Drainase Plat Dekker di Jalan Pulau Sangiang Dinilai Tak Efektif Atasi Banjir

Senin, 12 Januari 2026 - 15:18 WIB

Lurah Gunung Terang Kota Bandar Lampung Tinjau Kos Mandala Wahyu, Tekankan Mitigasi Dini Masalah Hukum

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:55 WIB

Dewan Kota Bandar Lampung Akan Panggil Kepala Puskesmas Segala Mider Diduga Markup Dana BOK dan BLUD

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:33 WIB

Akhmad Munir Minta PWI Lampung Gelar Rapat Pleno Terkait Pergantian Anggota DKP

Rabu, 7 Januari 2026 - 06:03 WIB

Gerak Cepat DRB, Tangani Jalan Rusak di Tanjung Ratu Way Kanan

Berita Terbaru

Hukum

Jejak Panjang HGU Sugar Group di Lahan TNI AU

Sabtu, 24 Jan 2026 - 11:09 WIB