Bandar Lampung (berandalappung.com) – KPU Bandar Lampung gelar debat perdana calon walikota dan wakil walikota Bandar Lampung di Ballroom Emersia pada Senin, (28/10/2024).
Ketua KPU Bandar Lampung Dedy Triady, gelar debat perdana alhamdulillah bertema “Tata Kelola Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat.
Memiliki nilai edukasi dan pendidikan politik kepada pemilih di kota besar terima kasih kepada semua pihak terutama penelis dan kepada teman-teman.
Terutama media dan juga partai pengusung bahwa hari ini tepat akan kita saksikan bukan hanya menjadi tontonan, tapi menjadi pendidikan politik.
Dan nilai literasi dan edukasi kepada pemilih kedua nanti kita akan dibahas di pertengahan November mungkin itu bisa saya sampaikan terima kasih.
Pertama, Saring Suhendro merupakan dosen Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila). Menempuh pendidikan S1 di Unila, S2 di UGM, dan S3 di UI. Dia juga kerap dimintai tanggapan oleh berbagai jurnalis Lampung menanggapi persoalan keuangan Pemerintah Provinsi Lampung.
Dia memiliki banyak karya publikasi. Salah satunya buku yang berjudul Eksistensi Informasi Akurat dalam Keputusan Anggaran Daerah. Kemudian meneribitkan jurnal terbaru yang berjudul Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Financial Distress Perusahaan Asuransi di Indonesia Sebelum dan Sesudah Saat Pandemi Covid1-9. Dan berbagai karya lainya.
Kedua, Bayu Sujatmiko dia adalah dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung. Dia menyesalaikan pendidikan SI di Universitas Lampung pada 2007. Melanjutkan S2 di Universitas Padjadjaran pada 2011. Kemudian S3 di Kanazawa University Japan pada 2016.
Terdapat banyak publikasi dan karya ilmiah beliau, diantaranya adalah berjudul Pengakuan Negara Baru Ditinjau Dari Perspektif Hukum Internasional (Studi terhadap kemerdekaan Kosovo).
Kemudian Pengantar Hukum Teknologi Informasi Internasional. Kemudian Penyadapan Lintas Negara/Kedaulatan Ditinjau dari Hukum Internasional dan berbagai karya lain-lain.
Ketiga, Prof. Siti Fatimah dosen (UIN Raden Intan Lampung). merupakan akademisi yang juga guru besar UIN RIL bidang Ilmu Manajemen Pendidikan UIN Raden Intan Lampung.
Dia merupakan salah guru besar inspiratif dari Lampung. Perjalanan hidupnya menarik perhatian dan sempat mengikuti podcast di Kupas Tuntas 22 Februari 2022.
Dalam podcast terungkap bahwa dia sempat menjadi kenek angkot hingga butuh pabrik hingga mencapai guru besar saat ini.
Keempat M. Iwan Satriawan merupakan dosen Hukum Tata Negara Universitas Lampung. Dia menempuh S1 Hukum di Universitas Negeri Jember pada 2005.
Kemudian S2 di Universitas Brawijaya 2010. Lalu sedang menempuh program doktoral atu S3 di Universitas Indonesia sampai saat ini.
Dia kerap menjadi narasumber berbagai isu politik di Provinsi Lampung di berbagai media massa.
Dia memiliki banyak karya publikasi, diantaranya Jurnal yang berjudul Teori dan politik hukum tata negara.
Lalu jurnal tentang Meneropong Komisi Informasi Publik. Politik Hukum Pemerintahan Desa di Indonesia, dan lain-lain.
Kelima adalah Fitri Yanti, dia merupakan Kaprodi Magister Pengembangan Masyarakat Islam UIN Raden Intan Lampung. Fitri sempat menjadi salah satu dari total lima orang Timsel KPU Lampung periode 2024-2029.
Dia memiliki publikasi dengan judul Persepsi dan Implementasi Progam Studi Pengembangan Masyarakat Islam di Indonesia.
Kemudian jurnal berjudul Optimalisasi Pemanfaatan Dana Desa Melalui Pengembangan Masyarakat Islam di Kabupaten Pringsewu Lampung.











