Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan Barang ilegal, Eks Penindakan Kepabean dan Cukai

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 November 2023 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERANDALAPPUNG.COM – Bea Cukai Sumbagbar memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) eks penindakan kepabeanan dan cukai pada Kamis, 2 November 2023.

Dalam pelaksanaannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat, Estty Purwadiani Hidayatie memimpin langsung pemusnahan yaitu Rokok Ilegal dengan jumlah 7.050.620 (lebih dari 7 juta batang) dan 73,8 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) ilegal.

Estty Purwadiani Hidayatie mengatakan, kedua jenis barang ilegal tersebut merupakan barang hasil penindakan kepabeanan dan cukai periode Januari sampai dengan Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil penindakan barang tersebut, kerugian keuangan negara yang berhasil diamankan adalah senilai Rp 5.883.655.556 (5,8 Miliar Rupiah) dengan perkiraan nilai barang senilai Rp8,692,899,900 (8,6 Miliar Rupiah),” ungkapnya di Desa Sarirejo, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Lebih lanjut disampaikan, pemusnahan barang ilegal tersebut berdasarkan beberapa surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Lampung dan Bengkulu yang menyatakan persetujuan peruntukan barang ilegal tersebut untuk dimusnahkan.

Baca Juga :  Promo Motor Akhir Bulan, Beli Honda CB 150R hanya DP Rp. 1,8 Juta

“Antara lain dengan surat nomor S-6/MK.6/WKN.05/2023 dan S-7/MK.6/WKN.05/2023 tanggal 23 Agustus 2023 tentang Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada Kanwil DJBC Sumatera Bagian Barat sebagai dasar untuk pelaksanaan pemusnahan barang-barang ilegal tersebut,” jelasnya.

Estty menyatakan, bahwa barang yang dimusnahkan merupakan hasil kolaborasi Kanwil Bea Cukai Sumbagbar bersama aparat penegak hukum lainnya yaitu TNI, Polri, Kejaksaan, dan instansi terkait lainnya dalam rangka sinergi dan kolaborasi dalam upaya melindungi masyarakat.

“Barang ilegal hasil penindakan ini merupakan hasil kolaborasi Bea Cukai bersama para penegak hukum lainnya, tentu dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi kami sebagai pelindung masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal dan berbahaya,” dituturkan Estty.

Kemudian, Estty juga menegaskan bahwa terhadap pelaku peredaran Barang Kena Cukai ilegal dapat dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Resmikan Gedung Pusat Kajian Cassava, Kelapa Sawit, Tebu, Kopi, Lada dan Kakao

“Dimana setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun,” paparnya.

“Dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar,” sambungnya.

Selanjutnya, upaya pemberantasan BKC ilegal akan terus dilakukan dari hulu hingga hilir. Hal tersebut dilakukan, dalam rangka pengamanan keuangan negara, penciptaan iklim usaha yang sehat, dan kelancaran upaya pembangunan.

“Kami mengimbau kepada para pihak/pengusaha yang belum legal untuk menjalankan usaha secara legal karena ‘Legal Itu Mudah’,” pungkasnya.

“Kami juga mengapresiasi, dan mengucapkan ucapan terima kasih kepada aparat penegak hukum lain, pemerintah daerah, serta masyarakat atas kerja sama, partisipasi, dan sinergi dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal,” tandasnya, (Suparman).

Berita Terkait

Viral ! Warga Pringsewu Berhasil Tangkap Pelaku Curanmor
Curi Motor Tetangga, Warga Pringsewu Nyaris Di Amuk Masa
Setubuhi Anak Dibawah Umur, Penjaga Kos Di Gelandang Ke Polres Pringsewu
Cabuli Anak Usia 5 Tahun, Pria Paruh Baya Asal Pringsewu Ditangkap Polisi
Tekab 308 Polsek Pardasuka Dan Tekab 308 Polres Pringsewu, Ringkus Pencuri Motor Dan HP
Diduga Lakukan Penyimpangan Anggaran, Dinas PPPA Bandar Lampung Dilaporkan ke Kejati
Alami Luka Bacok dan Bakar Mobil, Warga Pesibar Bentrok dengan PT KCMU
Pria di Bandar Lampung Diduga Aniaya Wanita, Gegera Kendaraan Senggolan di Jalan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Maret 2024 - 09:08 WIB

Viral ! Warga Pringsewu Berhasil Tangkap Pelaku Curanmor

Kamis, 11 Januari 2024 - 15:19 WIB

Curi Motor Tetangga, Warga Pringsewu Nyaris Di Amuk Masa

Rabu, 27 Desember 2023 - 22:19 WIB

Setubuhi Anak Dibawah Umur, Penjaga Kos Di Gelandang Ke Polres Pringsewu

Senin, 4 Desember 2023 - 16:57 WIB

Cabuli Anak Usia 5 Tahun, Pria Paruh Baya Asal Pringsewu Ditangkap Polisi

Kamis, 23 November 2023 - 19:04 WIB

Tekab 308 Polsek Pardasuka Dan Tekab 308 Polres Pringsewu, Ringkus Pencuri Motor Dan HP

Kamis, 2 November 2023 - 14:33 WIB

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan Barang ilegal, Eks Penindakan Kepabean dan Cukai

Rabu, 30 Agustus 2023 - 20:30 WIB

Diduga Lakukan Penyimpangan Anggaran, Dinas PPPA Bandar Lampung Dilaporkan ke Kejati

Rabu, 16 Agustus 2023 - 06:09 WIB

Alami Luka Bacok dan Bakar Mobil, Warga Pesibar Bentrok dengan PT KCMU

Berita Terbaru

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung, Lili Mawarti mengawasi kesehatan hewan qurban. Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

Nasional

Pemprov Jamin Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Rabu, 12 Jun 2024 - 21:41 WIB

Foto surat radiogram penunjukan Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto sebagai Plh Gubernur Lampung/Istimewa

Nasional

Besok Sekda Jabat Sebagai Plh Gubernur Lampung

Rabu, 12 Jun 2024 - 15:38 WIB

Baliho Herman HN bertulisan Calon Gubernur Lampung Pilihan kita. Foto : Wildan hanafi/berandalappung.com

Nasional

NasDem Mulai Panaskan Mesin, Herman Jemput Rekomendasi

Rabu, 12 Jun 2024 - 14:26 WIB

Staf Ahli Bidang Hukum Kemenpora Samsudin. Foto : Ist

Nasional

Alumni Unila, Samsudin Jadi PJ Gubernur Lampung

Selasa, 11 Jun 2024 - 19:36 WIB