Ancaman Minimnya Representasi, Hanya Satu Perempuan Lolos Seleksi KPU Lampung

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 September 2024 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi  AI gambar tes kesehatan KPU

Ilustrasi AI gambar tes kesehatan KPU

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Tim Seleksi (Timsel) calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung telah menyampaikan hasil seleksi yang mencakup dua kali jumlah kuota yang dibutuhkan.

Namun, dari total 14 peserta yang lolos tahap wawancara dan tes kesehatan, hanya satu perempuan yang berhasil melanjutkan ke tahap uji kelayakan dan kepatutan di KPU RI.

Awalnya, lima perempuan terdaftar sebagai peserta seleksi, yakni Amhani S, Dewi Eliyasari, Ika Kartika, Wirdayati, dan Yusni Ilham. Namun, hanya Yusni Ilham, mantan anggota Bawaslu Bandar Lampung, yang berhasil lolos ke tahap selanjutnya.

Baca Juga :  Reses di Pinang Jaya Kemiling, Andika Wibawa Dicurhati Infrastruktur, Drainase dan Banjir

Menurut aturan keterwakilan perempuan yang menetapkan kuota minimal 30 persen, seharusnya dari 14 orang yang lolos seleksi, ada setidaknya 3 hingga 4 perempuan yang masih bertahan.

Meski demikian, Timsel menegaskan bahwa keterwakilan perempuan tetap menjadi perhatian, meski hasil tes kesehatan menjadi salah satu faktor penentu.

“Kami memperhatikan afirmasi kuota perempuan sebesar 30 persen, namun hasil tes kesehatan hanya merekomendasikan satu perempuan yang layak melanjutkan,” ujar Moelyono, anggota Timsel KPU Lampung, Rabu (18/9/2024).

Saat ditanya lebih lanjut mengenai faktor kesehatan yang membuat beberapa calon tidak bisa melanjutkan seleksi, Moelyono menjelaskan bahwa hal tersebut sepenuhnya berada di ranah tim medis.

Baca Juga :  KPU Umumkan Anggota Timsel Periode 2024-2029, Ini Daftar Nama-namanya

“Bahasa medis hanya bisa dijelaskan oleh dokter, kami tidak terlibat langsung dalam hasil tersebut,” tambahnya.

Dengan selesainya proses seleksi ini, Timsel menyatakan bahwa mereka telah menyelesaikan tugas untuk memilih calon sebanyak dua kali dari kebutuhan yang ada.

Kini, tahap selanjutnya adalah uji kelayakan dan kepatutan yang akan dilakukan oleh KPU RI di Jakarta.

“Proses seleksi di tingkat kami sudah selesai, dan sekarang giliran KPU RI untuk melaksanakan fit and proper test,” tutupnya.

Berita Terkait

Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi
Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII
Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung
Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung
Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik
Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal
Peringati Hari Ibu ke 97 tahun 2025, DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung Gelar Penanaman Pohon
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:13 WIB

Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi

Minggu, 12 April 2026 - 07:45 WIB

Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:33 WIB

PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:13 WIB

Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:19 WIB

Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Kekerasan di EPA Memalukan, Sikambara Minta Sanksi Tegas

Senin, 20 Apr 2026 - 08:24 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com