Anggota DPRD Munir Turun Gunung; Bantuan Cair, Jalan Dibangun, Desa Siap Naik Level

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil Lampung Tengah, Munir Abdul Haris, S.Sos.I, melaksanakan reses tahap III secara maraton di 12 titik di wilayah Lampung Tengah, Rabu (6/8/2025).

Dalam kurun waktu 10 hari, mulai 23 Juli hingga 1 Agustus 2025, Munir menjangkau langsung warga di enam kecamatan untuk menyerap aspirasi sekaligus menyalurkan berbagai program bantuan, terutama di bidang pendidikan.

Salah satu agenda utama dalam reses ini adalah penyerahan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi untuk 25.363 siswa dari jenjang SD hingga SMK. Total nilai bantuan mencapai Rp19,2 miliar, yang disalurkan langsung ke rekening siswa. Munir menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil pengawalan dan kolaborasi dengan anggota DPR RI Fraksi PKB, Muhammad Kadafi, serta atas instruksi Ketua DPW PKB Lampung, Hj. Chusnunia Chalim.

“Alhamdulillah, ini adalah hak anak-anak kita. Saya mohon digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan sekolah, bukan untuk beli lipstik atau skincare ibunya,” ucap Munir di hadapan warga Bangun Rejo, usai reses.

Munir juga mengingatkan kepala sekolah, operator, kepala kampung, dan bhabinkamtibmas untuk ikut mengawal distribusi bantuan agar tidak ada potensi pungutan liar. Ia menegaskan bahwa program ini harus benar-benar sampai ke tangan siswa tanpa potongan.

Baca Juga :  Warga Lampura dan Way kanan Mengeluh soal Jalan, Pupuk, dan MBG dihadapan Yozi Rizal

“Kalau ada oknum yang bermain, tolong segera laporkan ke aparat hukum. Jangan sampai perjuangan ini ternoda oleh ulah segelintir orang yang tidak bertanggung jawab,” tegas anggota Komisi III DPRD Lampung ini.

Tak hanya fokus pada pendidikan, Munir juga menyampaikan hasil perjuangannya dalam pembangunan infrastruktur.

Untuk tahun 2025, Kabupaten Lampung Tengah mendapatkan alokasi pembangunan 10 ruas jalan provinsi dengan total nilai Rp97,2 miliar—jumlah terbesar dibandingkan kabupaten/kota lain di Provinsi Lampung. Beberapa ruas yang menjadi prioritas antara lain Seputih Surabaya–Sadewa, Kalirejo–Bangun Rejo, Gunung Sugih–Padang Ratu, hingga Metro–Kota Gajah. “Luas wilayah kita tidak sebanding dengan kekuatan anggaran. Maka kita harus pintar-pintar memperjuangkan prioritas pembangunan,” ujar Munir.

Di sektor pendidikan, Munir juga aktif mengawal program KIP Kuliah.

Ia menyampaikan bahwa kini tidak ada alasan lagi bagi anak-anak Lampung Tengah untuk tidak melanjutkan kuliah karena alasan biaya.

“Kuliah gratis dan masih dapat uang saku sampai Rp1,2 juta per bulan. Tahun ini ada tujuh anak dari Lampung Tengah yang berhasil mendapatkan program ini. Ke depan harus lebih banyak lagi,” katanya, sembari mengajak para orang tua untuk terus mendukung anak-anaknya yang punya cita-cita tinggi.

Baca Juga :  Musim Hujan Dimulai, DPRD Lampung Ingatkan Ancaman Banjir

Kunjungan reses Munir juga mengungkap persoalan lama yang belum terselesaikan, salah satunya status wilayah SP 1, SP 2, dan SP 3 Way Terusan yang sejak program transmigrasi tahun 1998 belum juga menjadi desa definitif.

“Ini sudah hampir tiga dekade, tapi statusnya belum jelas. Bahkan listrik baru masuk 2023. Ini tidak boleh dibiarkan. Saya akan perjuangkan status desa ini sampai tuntas, tapi warga harus bersatu dan solid,” ujar Munir yang juga dikenal sebagai mantan Presiden Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Dalam kesempatan reses tersebut juga, Munir turut mensosialisasikan perpanjangan program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) hingga 31 Oktober 2025. Ia mengingatkan masyarakat bahwa ini adalah kesempatan terakhir sebelum data kendaraan yang menunggak dua tahun akan dihapus permanen.

“Bayar pajak bukan cuma soal kewajiban, tapi bentuk partisipasi nyata dalam pembangunan. Kalau PAD meningkat, makin banyak jalan yang bisa kita bangun,” jelasnya.

Ia juga mendorong Gubernur Lampung agar APBD 2026 memprioritaskan belanja publik dari PKB untuk infrastruktur. “Kita dorong agar uang dari PKB kembali ke rakyat dalam bentuk jalan mulus,” tegasnya.

Berita Terkait

Trotoar Rp21,77 Miliar Ambrol, Dinas PU Temukan Besi Tak Sesuai Spesifikasi
Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027
DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik
Fraksi Golkar Soroti Transparansi dan Efisiensi dalam Perubahan APBD Bandar Lampung 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Afrizal Gagal Paham Tentang Hibah di APBDP
Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar
Komisi I DPRD Bandar Lampung Minta Virgo Inn Tutup Sementara hingga Perizinan Lengkap
RDP DPRD Bandar Lampung, Pramuka Klarifikasi Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta dan Dana Hibah Rp1 Miliar
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 21:14 WIB

Trotoar Rp21,77 Miliar Ambrol, Dinas PU Temukan Besi Tak Sesuai Spesifikasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:40 WIB

DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Fraksi Golkar Soroti Transparansi dan Efisiensi dalam Perubahan APBD Bandar Lampung 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Afrizal Gagal Paham Tentang Hibah di APBDP

Berita Terbaru

Olahraga

Ikhtiar PBSI Lampung Mencetak Juara Dunia Baru

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:26 WIB

Nasional

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:07 WIB