Bandar Lampung (berandalappung.com) – Umar Ahmad menyerahkan hak sepenuhnya ke relawannya terkait arah dukungan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2024 pada Sabtu, (7/9/2024).
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Bappilu DapD PDIP Lampung, Umar Ahmad seusai dirinya dipastikan tak maju sebagai calon kepala daerah di Pilkada serentak 2024.
Diketahui, harapan Umar Ahmad maju di Pilkada Lampung pada 27 November 2024 Harus kandas karena PDIP memberikan rekomendasi kepada pasangan Arinal Djunaidi-Sutono sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Lampung.
Setelah dipastikan gagal maju Pilkada, Umar Ahmad pun berpamitan dengan kelompok relawan dan simpatisan pendukungnya, Jumat sore (6/9/2024).
“Atas semua hal yang diberikan, disumbangkan oleh tim (relawan) yang pernah bergabung, pernah menempatkan saya secara pribadi di hati, pikiran dan tindakan. Saya mengucapkan terimakasih,” ujar Umar Ahmad berpamitan.
Umar pun memohon maaf kepada relawan dan pendukungnya yang merasa kecewa karena tak jadi maju sebagai calon gubernur maupun wakil gubernur Lampung.
“Saya juga menyampaikan permohonan maaf karena belum mampu memenuhi harapan para relawan, saya belum bisa ikut dalam kontestasi pilkada 2024 ini,” kata Umar Ahmad.
Umar mengatakan, selain meminta maaf, dirinya juga juga memperkenalkan dan mengajak relawan untuk memenangkan Arinal dan Sutono yang telah resmi diusung oleh PDIP.
Pasalnya, sebagai kader PDIP, Umar mengaku akan tegak lurus dengan instruksi partai untuk memenangkan Arinal-Sutono di Pilgub Lampung 2024.
Terlepas, Umar Ahmad sendiri telah ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan Arinal-Sutono yang mengusung tagline Ardjuno pada pilgub Lampung mendatang.
“Jadi lebih kepada silaturahmi, ucapan terimakasih dan permohonan maaf. Tadi sempat berdiskusi, ada beberapa yang ingin, bareng-bareng mendukung Arinal dan Sutono,” kata Umar Ahmad.
“Dalam garis partai saya pasti tegak lurus terhadap keputusan yang telah dibuat oleh partai untuk mendukung Arinal dan Sutono,” ungkapnya.
Meski begitu, Umar tak memungkiri bahwa ada beberapa relawan yang berbeda pilihan dan lebih memilih mendukung pasangan calon Rahmat Mirzani Djausal – Jihan Nurlela.
Menyikapi itu, Umar mengaku tak mempersoalkan lantaran itu merupakan hak politik setiap warga negara.
Terlebih, Umar mengungkapkan bahwa ia juga memiliki kedekatan tersendiri baik dengan Mirza maupun dengan Arinal.
“Arah dukungan kita serahkan kepada individu masing-masing, karena mereka punya alat penilaian terhadap calon yang telah dipersembahkan oleh partai politiknya untuk Provinsi Lampung,” kata Umar Ahmad.
“Kalau bicara personal, saya dekat dengan Arinal dan dekat dengan Mirza, saya jadi menyerahkan kepada teman teman relwan. Tapi yang berada di garis partai, wajib ikut saya,” tutup Umar Ahmad.











