Rezki Wirmandi: Pancasila Diuji Zaman

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arus globalisasi dan derasnya kemajuan teknologi digital dinilai mulai menggerus nilai-nilai kebangsaan. Kekhawatiran itu disuarakan Anggota DPRD Kota Bandarlampung, Rezki Wirmandi, saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Wayhalim, Sabtu (24/1).

Rezki menegaskan, tantangan terbesar bangsa hari ini bukan lagi semata soal ekonomi atau politik, melainkan krisis karakter akibat melemahnya pemahaman ideologi di tengah masyarakat, khususnya generasi muda yang tumbuh di era digital.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini perjuangan menjaga jati diri bangsa agar kita tidak hanyut dan kehilangan arah di tengah gelombang zaman,” kata Rezki dalam sambutannya.

Menurutnya, teknologi yang berkembang pesat membawa dua wajah sekaligus. Di satu sisi membuka akses ilmu pengetahuan, namun di sisi lain menghadirkan ancaman serius terhadap nilai moral dan kebangsaan jika tidak dibarengi penguatan karakter.

Rezki menekankan pentingnya peran orang tua, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan sebagai garda terdepan dalam menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila. Ia menilai, tanpa fondasi ideologi yang kuat, kemajuan teknologi justru berpotensi melahirkan generasi cerdas secara intelektual, namun rapuh secara moral.

Baca Juga :  Peringati Isra Mi’raj, Syukron Muchtar Ajak Perkuat Moral, Integritas, dan Kepedulian Sosial

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber utama, Levi Tuzaidi dan akademisi Universitas Bandar Lampung (UBL), Anggalana.

Levi mengulas pentingnya Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa dengan mencontohkan perbandingan historis antara Indonesia dan Uni Soviet. Menurutnya, Indonesia tetap utuh karena berpegang teguh pada nilai Pancasila, sementara Uni Soviet runtuh dan terpecah menjadi beberapa negara akibat kehilangan pijakan ideologis.

“Pancasila adalah jangkar bangsa ini. Tanpa itu, kita bisa terombang-ambing dan kehilangan arah,” ujarnya.

Sementara itu, Anggalana menekankan bahwa kemajuan teknologi harus dikawal dengan penguatan spiritualitas dan nilai-nilai kemanusiaan. Ia mengingatkan bahaya lahirnya generasi yang unggul secara akademik, namun miskin empati dan nilai moral.

“Teknologi tanpa nilai hanya akan melahirkan manusia-manusia pintar tapi rapuh,” tegasnya.

Baca Juga :  Ironi di Kursi Empuk Gedung Dewan: Saat Wakil Rakyat "Merem", Rakyat Melek Cari Makan

Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Lampung sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Bandarlampung, Budiman AS. Ia mengingatkan bahwa gadget adalah pisau bermata dua yang dapat mendidik sekaligus menyesatkan, terutama bagi anak-anak dan remaja.

“Satu klik bisa membuka dunia, tapi juga bisa membuka pintu krisis moral jika tanpa pendampingan,” kata Budiman.

Budiman mendorong penguatan pendidikan karakter dan literasi digital, baik di sekolah maupun di lingkungan sosial. Ia menegaskan bahwa keluarga harus tetap menjadi benteng pertama dalam membentuk karakter anak.

Menurutnya, kekuatan bangsa tidak diukur dari kecanggihan teknologi semata, melainkan dari manusia-manusia yang berakar kuat pada nilai luhur bangsanya.

“Semangat menjaga bara ideologi Pancasila harus terus dinyalakan. Di tengah badai digital yang tak terbendung, kita tidak boleh kehilangan arah. Kita harus tetap teguh memegang nilai dan menanamkan semangat kebangsaan hingga ke anak cucu kita kelak,” pungkasnya.

Berita Terkait

Trotoar Rp21,77 Miliar Ambrol, Dinas PU Temukan Besi Tak Sesuai Spesifikasi
Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027
DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik
Fraksi Golkar Soroti Transparansi dan Efisiensi dalam Perubahan APBD Bandar Lampung 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Afrizal Gagal Paham Tentang Hibah di APBDP
Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar
Komisi I DPRD Bandar Lampung Minta Virgo Inn Tutup Sementara hingga Perizinan Lengkap
RDP DPRD Bandar Lampung, Pramuka Klarifikasi Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta dan Dana Hibah Rp1 Miliar
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 21:14 WIB

Trotoar Rp21,77 Miliar Ambrol, Dinas PU Temukan Besi Tak Sesuai Spesifikasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:40 WIB

DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Fraksi Golkar Soroti Transparansi dan Efisiensi dalam Perubahan APBD Bandar Lampung 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Afrizal Gagal Paham Tentang Hibah di APBDP

Berita Terbaru

Olahraga

Ikhtiar PBSI Lampung Mencetak Juara Dunia Baru

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:26 WIB

Nasional

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:07 WIB