Pengamat: Sirekap Harus Dibenahi agar Tak Picu Polemik di Pilkada 2024

- Jurnalis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Politik dari Universitas Muhamadiyah Lampung (UML) Candrawansyah. Dok: berandalappung.com

Pengamat Politik dari Universitas Muhamadiyah Lampung (UML) Candrawansyah. Dok: berandalappung.com

Bandar Lampung (berandalappung.com)- Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Lampung (UML), Candrawansyah menyoroti peran aplikasi Sirekap dalam proses Pemilu.

Sirekap merupakan salah satu alat yang digunakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memberikan informasi awal terkait hasil pemilihan.

Meski begitu, Candrawansyah menegaskan bahwa hasil yang ditampilkan oleh Sirekap bukan merupakan hasil resmi yang digunakan untuk menetapkan pemenang Pemilu.

Candrawansyah menjelaskan bahwa aplikasi ini sebenarnya bertujuan baik, yaitu untuk menyediakan mekanisme kontrol sosial yang melibatkan masyarakat dalam memantau proses pemilihan.

Namun, menurutnya Sirekap belum sepenuhnya berhasil karena masih mengalami berbagai kendala, terutama dalam penerapannya di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di daerah pelosok.

Baca Juga :  Mahasiswa Lampung Gelar Aksi Tolak Politik Uang

“Sirekap hanya alat bantu untuk menyosialisasikan hasil pemilihan di TPS. Walaupun bermanfaat, aplikasi ini belum sesuai dengan ekspektasi masyarakat, karena informasi yang disajikan sering kali masih menimbulkan pertanyaan,” ungkapnya pada Rabu, (9/10/2024).

Dalam pengalaman Pemilu 2024 sebelumnya, aplikasi Sirekap bahkan sempat memicu kegaduhan karena hasil yang fluktuatif, sehingga KPU memutuskan untuk menghentikan penggunaannya.

Menurut Candrawansyah, perlu ada perbaikan besar-besaran pada aplikasi ini agar benar-benar bisa menjadi alat kontrol yang valid dan memberikan informasi yang dapat dipercaya oleh masyarakat.

Baca Juga :  Bawaslu Lampung Luncurkan 2.899 Posko Kawal Hak Pilih

Namun, jika perbaikan tersebut tidak dapat dilakukan, lebih baik aplikasi ini tidak digunakan sama sekali untuk menghindari potensi kegaduhan seperti yang pernah terjadi,” lanjut Candrawansyah.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kemurnian hasil pemilihan.

Masyarakat diimbau untuk aktif mengawasi hasil di TPS dan berani menyuarakan jika ada kejanggalan.

Salah satu caranya adalah dengan memfoto C Plano hasil pemilihan dan menyebarkannya di grup-grup komunitas, sehingga meminimalkan celah terjadinya manipulasi data.

“Tidak bisa terlalu berharap pada Sirekap, jadi peran masyarakat sangat krusial dalam menjaga integritas hasil pemilu,” tutup Candrawansyah.

Berita Terkait

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum
HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat
Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan
Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”
Ujian Berat Menjaga Marwah Pers di Tengah Disrupsi Digital
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:45 WIB

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum

Rabu, 2 September 2026 - 21:07 WIB

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB