Ikaperta Unila Buka Jalan Talenta Muda Pertanian Menembus Dunia Industri

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karir Akademi Ikaperta Unila Siapkan Talenta Muda Pertanian Siap Kerja

berandalappung.com— Gedung Meneng, gelar sarjana tak selalu menjadi tiket masuk ke dunia kerja. Di tengah tuntutan industri yang kian spesifik, lulusan perguruan tinggi dituntut membawa lebih dari sekadar ijazah dan nilai akademik.

Kondisi itu yang coba dijawab Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Ikaperta Unila) melalui Karir Akademi Ikaperta Unila. Program yang mulai dirancang pada 2026 ini menyasar mahasiswa tingkat akhir, fresh graduate, dan alumni Fakultas Pertanian Unila.

Karir Akademi tidak diposisikan sekadar sebagai pelatihan mencari pekerjaan. Program ini dirancang sebagai ekosistem pengembangan talenta yang mempertemukan lulusan dengan dunia industri, terutama sektor pertanian, agribisnis, agroindustri, dan agroinput.

Tema yang diusung adalah “Mempersiapkan Talenta Muda Pertanian yang Kompeten, Profesional, dan Berdaya Saing untuk Menjawab Kebutuhan Industri Agroinput.”

Direktur Pelaksana Karir Akademi Ikaperta Unila, Ir. Ahmad Jahri, SP, SH, MH, mengatakan program tersebut berangkat dari persoalan klasik: adanya jarak antara kompetensi yang diperoleh lulusan di bangku kuliah dan kebutuhan praktis perusahaan.

Menurut Jahri, lulusan pertanian perlu memiliki kemampuan yang lebih luas. Selain memahami bidang akademiknya, mereka dituntut mampu berkomunikasi, memahami bisnis dan pemasaran, mengolah data, bekerja dengan target, serta menyelesaikan persoalan yang muncul di lapangan.

“Karir Akademi ini kami dorong agar mahasiswa dan fresh graduate tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga siap masuk ke lingkungan kerja yang sesungguhnya. Mereka perlu memahami target, budaya perusahaan, komunikasi, pemasaran, dan problem solving,” kata Jahri.

Karena itu, program tersebut menggunakan pendekatan Learn–Practice–Internship–Career Development. Peserta tidak berhenti pada pembelajaran di kelas. Pengetahuan yang diperoleh akan diuji melalui praktik, kemudian dilanjutkan dengan pengalaman di industri melalui program magang.

“Yang ingin kita bangun adalah talent pipeline. Perusahaan dapat melihat langsung kemampuan peserta, sementara peserta memperoleh pengalaman kerja nyata. Jadi hubungan antara kampus, alumni, dan industri tidak berhenti pada kegiatan seremonial,” ujar Jahri.

Baca Juga :  Atasi Permasalahan Sampah, Mahasiswa KKN Unila Inovasikan Rocket Stove di Kelurahan Campang Raya

Dua Bulan Menuju Dunia Industri

Karir Akademi dirancang berlangsung selama dua bulan dengan kegiatan pembelajaran setiap Sabtu dan Minggu. Setelah menyelesaikan pembelajaran dan memenuhi persyaratan program, peserta akan diarahkan mengikuti magang pada perusahaan mitra.

Pendaftaran dibuka mulai 28 September hingga 15 Oktober 2026. Pembelajaran dijadwalkan dimulai 7 November 2026.

Jahri mengatakan magang menjadi salah satu titik penting dalam program tersebut. Peserta tidak otomatis ditempatkan pada perusahaan tertentu. Sebelum penempatan, akan dilakukan competency matching.

Kompetensi peserta, hasil evaluasi selama mengikuti akademi, minat, kebutuhan perusahaan, kualifikasi, dan ketersediaan posisi menjadi sejumlah pertimbangan.

“Penempatan tidak dilakukan secara sembarangan,” katanya.

Selama menjalani magang, peserta akan dievaluasi berdasarkan sejumlah indikator. Di antaranya kemampuan menyelesaikan pekerjaan, pencapaian target, komunikasi, kerja sama tim, adaptasi, disiplin, inisiatif, tanggung jawab, dan integritas.

Peserta dengan performa yang dinilai memenuhi kebutuhan perusahaan berpeluang masuk dalam proses talent identification dan dapat dipertimbangkan mengikuti proses rekrutmen sesuai kebutuhan masing-masing perusahaan.

Dengan skema tersebut, Karir Akademi mencoba mengubah pola hubungan kampus dan dunia kerja. Lulusan tidak hanya memperoleh sertifikat pelatihan, tetapi juga pengalaman industri dan kemungkinan membangun jalur karier.

“Ukuran keberhasilan program bukan hanya berapa banyak peserta yang mengikuti akademi. Yang lebih penting adalah apakah mereka benar-benar memiliki kompetensi, mendapatkan pengalaman industri, dan memiliki peluang untuk berkembang setelah mengikuti program,” kata Jahri.

Alumni sebagai Jembatan

Ikaperta Unila menempatkan diri sebagai inisiator, pengelola, fasilitator, sekaligus penghubung antara mahasiswa, alumni, dan dunia industri.

Perusahaan mitra menjadi bagian dari ekosistem tersebut. Mereka dilibatkan dalam validasi kompetensi, pelaksanaan magang, evaluasi kinerja, hingga pengembangan talent pipeline.

Skema ini diharapkan dapat membuka jalur pengembangan karier yang lebih panjang. Lulusan tidak berhenti pada posisi entry level, tetapi memiliki kesempatan berkembang menjadi staf, supervisor hingga manajer berdasarkan kompetensi, pengalaman, kinerja, dan kebutuhan perusahaan.

Ketua Umum Ikaperta Unila, Dr. Elvira Umihanni, S.P., M.T., mengatakan program tersebut merupakan bentuk kontribusi alumni Fakultas Pertanian Unila terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurut Elvira, jaringan alumni yang tersebar di berbagai sektor merupakan modal yang dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan mahasiswa dan lulusan dengan dunia profesional.

Baca Juga :  Pernyataan Rektor Unila Hina Indonesia dan Langgar Perpres 12 Tahun 2021, Terkait Penentu Pemenang Proyek RSPTN Adalah ADB

“Alumni memiliki pengalaman dan jejaring yang sangat beragam. Potensi tersebut perlu dikembalikan untuk memberi manfaat kepada mahasiswa dan lulusan. Karir Akademi menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana alumni ikut menyiapkan generasi muda pertanian agar lebih kompeten dan berdaya saing,” kata Elvira.

Ia mengatakan kebutuhan industri terhadap lulusan juga telah berubah. Dunia kerja tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan adaptasi, komunikasi, kepemimpinan, kerja tim, manajemen waktu, dan penguasaan teknologi.

Karena itu, materi Karir Akademi tidak hanya berkutat pada teori pertanian. Peserta juga akan mendapatkan pembekalan mengenai bisnis, marketing, selling skill, komunikasi profesional, kepemimpinan, kerja tim, manajemen waktu, teknologi digital, dan pemanfaatan artificial intelligence (AI).

Kurikulum juga diarahkan untuk memberikan pemahaman mengenai agroinput, bisnis agroinput, strategi pemasaran, teknik penjualan, serta kesiapan memasuki dunia kerja.

“Harapannya, lulusan Fakultas Pertanian Unila memiliki pilihan dan akses karier yang lebih luas. Mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu berkembang menjadi tenaga profesional yang memahami kebutuhan industri,” ujar Elvira.

Karir Akademi Ikaperta Unila pada akhirnya hendak membangun jembatan yang lebih kokoh antara ruang kuliah dan ruang kerja. Bagi mahasiswa, program ini menjadi pintu memperoleh pengalaman industri. Bagi perusahaan, menjadi ruang untuk menemukan talenta baru. Sedangkan bagi alumni, menjadi cara mengembalikan pengetahuan, pengalaman, dan jejaring kepada almamater.

Program ini diharapkan turut memperkuat daya saing lulusan Fakultas Pertanian Unila dan memperbesar kontribusi sumber daya manusia pertanian terhadap perkembangan industri agro serta pembangunan sektor pertanian di Lampung.(***)

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT
Disdikbud Lampung Imbau Sekolah Gelar Sholat Istisqo
Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Soal Tudingan Santri Kabur, Pengelola Darul Fattah Natar Buka Suara
Ketua Kwarda Lampung Lantik Rektor UIN Raden Intan Jadi Kamabigus
Tulang Bawang Ukir Sejarah, Hibahkan Lahan 19,17 Hektare untuk Sekolah Nasional Terintegrasi
Ketua Kwarda Lampung Buka KPDK 2026, Resmikan Program “Garis Depan”
Senat Unila Tetapkan Muhammad Akib Jadi Ketua Panitia Pemilihan Rektor 2027–2031
Berita ini 234 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:34 WIB

Ikaperta Unila Buka Jalan Talenta Muda Pertanian Menembus Dunia Industri

Selasa, 15 September 2026 - 06:40 WIB

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Kamis, 10 September 2026 - 13:13 WIB

Disdikbud Lampung Imbau Sekolah Gelar Sholat Istisqo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Soal Tudingan Santri Kabur, Pengelola Darul Fattah Natar Buka Suara

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB