PAN Bandar Lampung Bidik 8 Kursi, Antara Ambisi Elektoral dan Ujian Kerja Nyata

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAN Bandar Lampung Bidik 8 Kursi, Antara Ambisi Elektoral dan Ujian Kerja Nyata

berandalappung.com— Tanjung Karang, Partai Amanat Nasional (PAN) Bandar Lampung tengah menata ulang langkah politiknya menuju Pemilu 2029. Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Rumah PAN, Sabtu (18/4/2026), partai berlambang matahari itu mencoba mengonsolidasikan kekuatan internal sekaligus menegaskan target elektoral yang tidak kecil.

Sejumlah elite partai hadir dalam forum tersebut, mulai dari anggota Fraksi PAN DPRD Lampung, Yusirwan, hingga Ketua DPD PAN Bandar Lampung, Firmansyah Y Alfian. Muscab ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang konsolidasi yang sarat pesan: PAN ingin keluar dari posisi stagnan dan kembali menjadi pemain signifikan di level lokal.

Firmansyah menyebut forum ini sebagai momentum kebangkitan. Ia menekankan bahwa proses penentuan formatur hingga ketua DPC akan ditetapkan melalui mekanisme partai di tingkat wilayah. Namun lebih dari itu, ia menggarisbawahi pentingnya menjalankan amanah organisasi secara serius jika ingin berbicara soal kemenangan.

Target yang dipasang pun tidak main-main. PAN Bandar Lampung membidik minimal delapan kursi di DPRD Kota Bandar Lampung serta dua kursi di DPRD Provinsi Lampung. Angka tersebut, dalam konteks peta politik lokal, tergolong ambisius terutama jika melihat dinamika kompetisi antarpartai yang kian ketat.

Namun, seperti lazimnya dalam politik, target tinggi selalu beriringan dengan tuntutan kerja konkret. Firmansyah menegaskan bahwa pengurus di tingkat cabang harus hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar menjelang pemilu. Kehadiran itu, menurut dia, menjadi prasyarat mutlak untuk meraih kembali kepercayaan publik.

Baca Juga :  DPRD Duduk Bareng Serikat Pekerja Transport

Nada serupa disampaikan Yusirwan. Ia mengingatkan bahwa capaian politik bukan ditentukan oleh retorika, melainkan kerja kolektif kader di lapangan. Tanpa keseriusan, target delapan kursi hanya akan menjadi slogan internal yang berulang setiap periode.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Bandar Lampung, Edison Hajar, memilih pendekatan yang lebih lugas. Ia menegaskan bahwa kemenangan tidak akan datang kepada kader yang pasif. Dalam pandangannya, militansi dan disiplin organisasi menjadi kunci untuk mengubah ambisi menjadi realitas politik.

Di luar agenda konsolidasi, PAN juga berupaya menjaga citra sebagai partai yang dekat dengan masyarakat. Dalam beberapa hari terakhir, kader partai ini terlibat dalam penanganan korban banjir di sejumlah wilayah, seperti Kalibalau, Gatot Subroto (Gatuntang), dan Pasir Gintung. Langkah ini, setidaknya, menjadi upaya membangun narasi bahwa aktivitas politik tidak terpisah dari kerja sosial.

Meski demikian, ujian sesungguhnya bagi PAN Bandar Lampung bukan terletak pada forum Muscab atau aksi sosial sesaat, melainkan konsistensi kerja hingga mendekati Pemilu 2029. Dalam lanskap politik lokal yang cair, publik cenderung menilai bukan dari janji, melainkan dari rekam jejak yang teruji.

Baca Juga :  Anggota DPRD Lampung Suprapto Optimis Maju Bupati Mesuji, Bersama PDIP di Pilkada 2024

Ambisi delapan kursi itu kini telah diumumkan. Pertanyaannya: sejauh mana mesin partai mampu mengubah target menjadi capaian nyata.(***)

Berita Terkait

Komisi I DPRD Bandar Lampung Minta Virgo Inn Tutup Sementara hingga Perizinan Lengkap
RDP DPRD Bandar Lampung, Pramuka Klarifikasi Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta dan Dana Hibah Rp1 Miliar
Komisi IV DPRD Bandar Lampung Minta Disnaker Usut Tuntas Dugaan Kecelakaan Kerja yang Tewaskan Teknisi RS Urip Sumoharjo
Larang Wartawan Meliput, Muklis Basri Ketua Komisi IV DPRD Lampung “Buta dan Sukses” Langgar 4 Undang-Undang Sekaligus!
Mengurai Benang Kusut Pendidikan di Bumi Ruwa Jurai, Pertemuan Dewan dengan Dewan
DPRD Tuding Dewan Pendidikan Mirip LSM
Ironi di Kursi Empuk Gedung Dewan: Saat Wakil Rakyat “Merem”, Rakyat Melek Cari Makan
Sepi di Hari Pertama, Belum Ada yang Berani Mengetuk Pintu Demokrat Lampung
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:22 WIB

Komisi I DPRD Bandar Lampung Minta Virgo Inn Tutup Sementara hingga Perizinan Lengkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:05 WIB

RDP DPRD Bandar Lampung, Pramuka Klarifikasi Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta dan Dana Hibah Rp1 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:01 WIB

Komisi IV DPRD Bandar Lampung Minta Disnaker Usut Tuntas Dugaan Kecelakaan Kerja yang Tewaskan Teknisi RS Urip Sumoharjo

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:47 WIB

Larang Wartawan Meliput, Muklis Basri Ketua Komisi IV DPRD Lampung “Buta dan Sukses” Langgar 4 Undang-Undang Sekaligus!

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:10 WIB

Mengurai Benang Kusut Pendidikan di Bumi Ruwa Jurai, Pertemuan Dewan dengan Dewan

Berita Terbaru

Berita Lainnya

IKWI Lampung Juara 2 Fashion Show Pakaian Adat HUT ke-65 IKWI

Selasa, 21 Jul 2026 - 22:34 WIB

Berita Lainnya

Putri Zulhas Siap Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:24 WIB

Berita Lainnya

Manuver Kuno Mengincar Oegroseno

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:20 WIB