Lampung Fest 2025, Sinergikan Kopi dan Pariwisata untuk Dongkrak Ekonomi Lampung

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal didampingi Wakil Gubernur Jihan Nurlela dan jajaran Forkopimda Provinsi Lampung membuka Lampung Fest 2025, di PKOR Way Halim, Rabu (12/11/2025).

Gelaran Lampung Fest 2025 mengusung tema “Coffee and Tourism”. Tema ini dipilih untuk mensinergikan dua kekuatan ekonomi utama Lampung.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa komoditas kopi menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Lampung (5,4% di Kuartal I, tertinggi di Sumatra).

Namun demikian, Gubernur menyoroti ironi bahwa 70% ekspor kopi nasional dari Lampung masih berbentuk biji mentah (green bean). Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi saat ini berfokus pada hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah. Gubernur juga mengapresiasi keberhasilan ekspor perdana kopi matang (roasted coffee) yang baru-baru ini dilakukan pengusaha lokal.

“Provinsi Lampung tentu dengan bangga akan menghilirisasi, akan memberikan nilai tambah terhadap kopi-kopinya. Saya dan rekan-rekan ingin bagaimana kopi Lampung ini jauh lebih terkenal, bukan hanya di luar negeri tapi juga di Indonesia. Dan benar-benar diberikan nilai tambah, diproduksi di Provinsi Lampung,” kata Gubernur.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Bantah Isu Krisis Daging Sapi, Pasokan Aman Sepanjang 2025

​Terkait sektor pariwisata, Gubernur mengungkapkan bahwa tahun ini Provinsi Lampung mengalami lonjakan kunjungan domestik. Setelah mencatat 18 juta wisatawan di tahun 2024, kunjungan wisatawan diproyeksikan akan menembus 28 juta orang di tahun 2025.

Gubernur mengungkapkan akan ​menjadikan jutaan wisatawan tersebut sebagai duta atau agen promosi yang ikut mempromosikan kopi Lampung sehingga semakin terkenal dan harganya meningkat.

“Bayangkan kalau 30 juta wisatawan kita pulang ke rumahnya dari seluruh Indonesia, dia coba kopi Lampung, dia suka dengan kopi Lampung, maka kopi Lampung akan semakin terkenal dan harganya akan semakin tinggi, yang akhirnya akan meningkatkan kualitas, meningkatkan ekonomi yang ada di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Gubernur juga dengan bangga menekankan bahwa Lampung Fest 2025 berhasil diselenggarakan tanpa menggunakan dana APBD, melainkan murni atas hasil kolaborasi inklusif dengan berbagai pihak dan pemangku kepentingan (pelaku ekraf, komunitas media sosial, komunitas kuliner, UMKM, komunitas EO, komunitas promotor musik, band lokal, dll).

Baca Juga :  Pj. Gubernur Samsudin Berikan Bantuan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk Pekerja Rentan Sektor Perkebunan Sawit

Dengan semangat kolaborasi inklusif ini, Lampung Fest 2025 bukan hanya menjadi sekadar sarana pameran saja tetapi menjadi wadah inkubasi dan promosi serta gairah baru dalam penyelenggaraan event besar di Provinsi Lampung.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan melaporkan, Lampung Fest 2025 digelar selama 15 hari, 11 November – 25 November 2025.

Festival ini diselenggarakan untuk mendukung gerakan Bangga Berwisata dan Bangga Buatan Indonesia dan bertujuan menjaring wisatawan domestik dengan target 200.000 hingga 300.000 pengunjung selama 15 hari, dengan harapan mencapai putaran transaksi sebesar Rp30-50 miliar.

Rangkaian acara meliputi berbagai festival budaya, kuliner, dan musik yang menampilkan musisi nasional dan lokal. Pameran juga menampilkan Paviliun Kopi, Semarak Anjungan Kabupaten/Kota, Trade Fair, Ekspos Pembangunan dan Pelayanan Publik serta UMKM Nusantara Expo, dengan total partisipasi dari 6 anjungan kabupaten/kota, 14 OPD, 3 perguruan tinggi, perbankan, BUMN, 40 perusahaan, serta melibatkan sekitar 250 UMKM, termasuk pelaku kopi keliling.

Berita Terkait

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV
Detik Apresiasi Pendidikan Lampung, Inovasi Jadi Pembeda
Pemprov Lampung Raih Anugerah Pembangunan Terpuji, Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan
Gubernur Mirza: Penguatan Satlinmas sebagai Pilar Keamanan dan Perlindungan Masyarakat Lampung
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:45 WIB

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah

Rabu, 9 September 2026 - 16:10 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Detik Apresiasi Pendidikan Lampung, Inovasi Jadi Pembeda

Berita Terbaru