KPU Pesawaran Minta Pantarlih Tidak Memakai Joki saat Pencoklitan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Juni 2024 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino disaat melaksanakan monitoring petugas pantarlih saat mencoklit warga masyarakat kedondong. Foto : Ist

Ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino disaat melaksanakan monitoring petugas pantarlih saat mencoklit warga masyarakat kedondong. Foto : Ist

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024.

Pemutakhiran data pemilih merupakan kegiatan untuk memperbaharui data pemilih melalui pencocokan dan penelitian terhadap daftar pemilih yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten/Kota dengan dibantu oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih.

Hal ini disampaikan oleh ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino memberikan keterangan kepada media berandalappung.com Selasa, (25/6/2024).

“Setelah dilantik, sebanyak 1320 pentarlih diterjunkan bertugas untuk mencoklit ke masyarakat, dan di target sehari lima orang untuk di coklit,” ujarnya.

Baca Juga :  PPK Kecamatan Kedondong Distribusikan Logistik Pemilu 2024

Yatin pun menegaskan, KPU Pesawaran sudah memetakan wilayah padat pemilih, dan pemilih yang tidak terlalu banyak.

“Pemilih padat tersebut tersebar di wilayah Kedondong, Gedong Tataan, Way Lima. Sementara daerah tidak terlalu padat adalah wilayah pegunungan,” urai Yatin.

Karena jumlah di setiap TPS untuk Pilkada 2024 sesuai dengan undang-undang 10 tahun 2016 maksimal 600 pemilih.

Yatin pun menjelaskan, permasalahan dilapangan adalah terkendala oleh sinyal, untuk di daerah-daerah susah jaringan terutama di daerah pegunungan.

“Tetapi tidak dijadikan kendala, karena memang petugas pantarlih ditugaskan sesuai prosedur,” ujarnya.

Yatin berharap kepada petugas pantarlih bekerja sesuai dengan regulasi, pada saat mencoklit mengunakan identitas sebagai pantarlih.

Baca Juga :  Akademisi Unila : Laskar Lampung Diminta Laporkan Jaksa dan Polisi

“Karena pantarlih adalah ujung tombaknya KPU dalam pendataan dan pemetaan terhadap pemilih. Jadi kinerjanya harus mendata yang akurat, selain itu masa kerja pantarlih sangat terbatas, akurasi data tepat sasaran,” harapnya.

“Disaat bekerja dilapangan adalah benar-benar pantarlih yang sudah di SK kan oleh KPU, tidak bisa diwakilkan oleh siapapun,” pungkas Yatin.

Perlu diketahui Penyusunan data pemilih telah dimulai sejak 24 Juni – 24 Juli 2024, hal tersebut sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024.

Berita Terkait

PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara
Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung
Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik
Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal
Wartawan PWI Direncanakan Ikut Retret Bela Negara di Akmil Magelang
Peringati Hari Ibu ke 97 tahun 2025, DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung Gelar Penanaman Pohon
Efesiensi Anggaran ala Purbaya: 60 Triliun dari Memangkas “Rapat Tak Perlu”
Jelang Musda, Eks Ketua Golkar Bandar Lampung Yuhadi Bicara Terbuka: Benny–Akbar–Rama Dinilai Paling Ideal Isi KSB
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 22:32 WIB

PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:19 WIB

Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:59 WIB

Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:43 WIB

Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:34 WIB

Wartawan PWI Direncanakan Ikut Retret Bela Negara di Akmil Magelang

Berita Terbaru