Hardiknas 2026, DPRD Soroti Pemerataan dan Kualitas Pendidikan di Bandar Lampung

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Hardiknas 2026, DPRD Soroti Pemerataan dan Kualitas Pendidikan di Bandar Lampung*

berandalappung.com- Bandar Lampung — Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 mendapat sorotan keras dari Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah. Ia menilai, kondisi pendidikan di Kota Bandar Lampung saat ini masih jauh dari ideal dan tidak boleh ditutupi dengan kegiatan seremonial semata.

“Jangan kita sibuk upacara dan pidato, sementara realitas di lapangan masih banyak sekolah dengan fasilitas minim dan kualitas yang timpang. Pendidikan kita belum baik-baik saja,” tegas Asroni.

Sebagai mitra Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Komisi IV DPRD secara terbuka menyampaikan bahwa masih terdapat persoalan serius yang belum ditangani secara maksimal. Mulai dari ketimpangan kualitas antar sekolah, infrastruktur yang belum layak, hingga beban guru yang semakin berat tanpa dukungan sistem yang memadai.

“Asroni bahkan mengingatkan, jika kondisi ini terus dibiarkan, maka pemerintah daerah sedang mempertaruhkan masa depan generasi muda Bandar Lampung.”

“Kita bicara masa depan anak-anak, bukan sekadar angka-angka laporan. Kalau kualitas pendidikan dibiarkan stagnan, maka kita sedang gagal menyiapkan generasi yang kompetitif,” ujarnya dengan nada keras.

Baca Juga :  120 Cakada Dari Demokrat Lampung Ikuti Malam Keakraban

Ia juga menyoroti penggunaan anggaran pendidikan yang dinilai belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan riil di sekolah.

“Anggaran pendidikan itu besar, tapi pertanyaannya: apakah sudah benar-benar terasa di ruang kelas? Jangan sampai habis di atas kertas, tapi tidak berdampak nyata,” kritiknya.

Baca Juga :  Terharu, Ribuan Kader HMI dan Kahmi Lampung Nobar Film Lafran

Dalam momentum ini, Komisi IV DPRD menegaskan akan memperketat fungsi pengawasan terhadap kebijakan dan penggunaan anggaran pendidikan di Kota Bandar Lampung.

“Kami tidak akan tinggal diam. DPRD akan mengawal, mengkritisi, dan jika perlu menekan agar ada perubahan nyata. Pendidikan tidak boleh dikelola biasa-biasa saja,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Asroni mengingatkan bahwa Hari Pendidikan Nasional seharusnya menjadi alarm keras bagi semua pihak.

“Ini bukan hari untuk berpuas diri. Ini peringatan bahwa masih banyak yang harus dibenahi. Kalau kita tidak berani jujur hari ini, maka kita sedang menunda kegagalan di masa depan.”(***)

Editor : Alex Jefri

Berita Terkait

Ikhtiar Budiman AS Mengembalikan Kejayaan Demokrat Lampung
Istana Jawab Tuntutan BEM UI, Program Makan Bergizi Gratis Tak Akan Dihentikan
Menghitung Ulang “Syahwat” Efisiensi di Era Pertamax Rp16.250
Tembak di Tempat: Solusi Instan di Tengah Kegagalan Sistemik
Persiapan Capai 80 Persen, Lampung Siap Sambut Delegasi 11 Provinsi di Rakernas PJ91
Anggota Dewan Provinsi Lampung Legowo, Anak Tidak Masuk Bukti Nyata Tidak Ada Titip-titip
SMAN 1 Metro Bantah Dugaan Kecurangan SPMB, Seleksi Mengacu Penuh pada Juknis 2026
HUT Ke-80, POMAD–PIONE Krakatau Gelar Baksos
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:46 WIB

Ikhtiar Budiman AS Mengembalikan Kejayaan Demokrat Lampung

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:26 WIB

Istana Jawab Tuntutan BEM UI, Program Makan Bergizi Gratis Tak Akan Dihentikan

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:04 WIB

Tembak di Tempat: Solusi Instan di Tengah Kegagalan Sistemik

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:56 WIB

Persiapan Capai 80 Persen, Lampung Siap Sambut Delegasi 11 Provinsi di Rakernas PJ91

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:52 WIB

Anggota Dewan Provinsi Lampung Legowo, Anak Tidak Masuk Bukti Nyata Tidak Ada Titip-titip

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Ikhtiar Budiman AS Mengembalikan Kejayaan Demokrat Lampung

Senin, 15 Jun 2026 - 18:46 WIB