Kata Rosim, Musa Ahmad Layak Lanjutkan Kepemimpinan Lampung Tengah 2 Periode

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 April 2024 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati Sosial Politik sekaligus Aktivis ternama di Lampung Rosim Nyerupa, S.IP. Foto : Ist

Pemerhati Sosial Politik sekaligus Aktivis ternama di Lampung Rosim Nyerupa, S.IP. Foto : Ist

Berandalappung.com, Bandar Lampung – Pemerhati Sosial Politik Rosim Nyerupa, S.IP menanggapi berbagai isu yang meyerang pribadi Musa Ahmad Bupati Lampung Tengah, Isu tersebut dijadikan dalil bahwa Musa Ahmad tidak layak memimpin Lamlung Tengah pada periode berikutnya.

Menaggapi hal itu, Mantan aktivis mahasiswa tersebut mengatakan, Kritik merupakan instrumen yang baik untuk kehidupan demokrasi, suatu penilaian terhadap kenyataan dalam perspektif norma. Harus dibangun diatas pondasi pengetahuan dengan mengedepankan etika dan menawarkan solusi sehingga tidak membabibuta dengan isu-isu murahan apalagi ada akun-akun buzzer yang diorganisir.

“Namun saya sesalkan isu belakangan ini bertebaran dimedia sosial yang dilakukan oleh segelintir orang ditujukan ke Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah cenderung menyerang wilayah private Bupati Musa Ahmad yang terkesan membabi buta. Harusnya sebagai social control, Kritik yang ditujukan ke Pemerintah Daerah bicara soal kinerja yang berkaitan dengan pertanggungjawaban mereka terhadap masyarakat bukan justru menyerang ranah private kepala daerah yang tidak ada kaitannya dengan masyarakat dan kinerja pemerintah daerah” Ungkap Alumnus HMI Cabang Bandar Lampung itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rosim mengatakan 3 tahun kepemimpinan Musa Dito telah berhasil membawa Lampung Tengah melaju setelah sempat stagnan pasca OTT pucuk pimpinan eksekutif dan legislatif tahun 2018 lalu yang berdampak terhadap roda pemerintahan Lampung Tengah. Kemudian kepala daerah diganti oleh Wakil Bupati Loekman yang tidak memiliki wakil bupati saat itu.

Saat dilantik jadi Bupati terpilih, Musa Ahmad dihadapkan dengan berbagai kondisi pemerintah daerah dan problem masyarakat ditengah situasi covid 19 yang meluluhlantakkan berbagai sendiri kehidupan baik ekonomi, sosial dan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pembangunan.

“Bupati Musa tidak pernah menaruh rasa pesimis dalam menanggapi masalah pembangunan ditengah situasi Pandemi Covid-19 saat itu, Hal itu dibuktikan dengan langkah strategis percepatan penanganan Covid-19 dengan hasil yang signifikan tahun pertama menjabat ditengah kondisi Lampung Tengah yang memiliki luas wilayah dan jumlah penduduk terbesar di Lampung. Pembangunan tetap berjalan mesti mengalami hambatan covid-19, Namun itu semua dapat diatasi ditengah kesulitan yang dialami dalam mewujudkan program yang telah dicanangkan.” Ungkap Rosim Nyerupa.

Sejumlah Prestasi berhasil ditorehkan Kepemimpinan Bupati Musa Ahmad – kata Rosim – selama menjadi Bupati Lampung Tengah, Selain pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, kepemimpinan Musa Ahmad, juga menuai prestasi dibidang pertanian, pendidikan, keamanan, pelayanan publik dan pembangunan insfratruktur serta pengentasan kemiskinan.

Baca Juga :  Usai Prabowo, Besok Giliran Anies Kunjungi Lampung, Simak Agendanya

Rosim mengatakan, Bupati Musa Ahmad telah berhasil menurunkan angka kemiskinan di Lampung Tengah dalam kurun tahun 2021 – 2023. Hal ini merujuk dari data Badan Pusat Statistik, Dimana tingkat kemiskinan Lampung Tengah mengalami penurunan baik dari sisi jumlah maupun persentase.

Jumlah penduduk miskin di Lampung Tengah ditahun 2023 mencapai 140,29 ribu jiwa. Sedangkan jumlah penduduk miskin pada tahun 2021 dan 2022 berturut-turut yaitu 155,77 ribu jiwa dan 143,34 ribu jiwa. Kemudian, persentase penduduk miskin di Lampung Tengah pada 2023 sebesar 10,65 persen, menurun 0,31 persen dibandingkan tahun 2022 dan menurun 1,34 persen dibandingkan tahun 2021. Dimana total penduduk Lampung Tengah sendiri mencapai 1,50 juta jiwa pada 2022.

“Jika dibandingkan dengan tingkat kemiskinan di Provinsi Lampung, persentase penduduk miskin di Lampung Tengah cenderung lebih rendah. Persentase penduduk miskin di Provinsi Lampung pada tahun 2023 sebesar 11,11 persen atau lebih tinggi sebesar 0,46 persen dari Lampung Tengah.” Papar Rosim.

Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lampung Tengah mengalami kemajuan yang signifikan dengan persentase pada tahun 2020 sebesar 70,16 persen pada tahun 2021 sebesar 70,23 persen sedangkan pada tahun 2022 sebesar 70,80 persen.

Dibidang pelayanan publik,  salah satu program unggulan Musa Ahmad yakni Bupati Ngantor di Kampung atau “Bunga Kampung”.

Program spektakuler Bunga Kampung, tersebut ditujukan oleh Musa Ahmad, untuk lebih dekat dengan rakyat sekaligus menggali aspirasi masyarakat.

“Program Bunga Kampung, mampu memangkas rentang kendali Birokrasi,  masyarkat tidak perlu jauh-jauh menuju ibu kota kabupaten, hanya untuk pelayanan administrasi kependudukan (adminduk). Cukup datang ke ibu kota kecamatan semuanya sudah bisa terlayani, dengan cepat gratis tanpa direpotkan oleh berbagai persyaratan,” jelasnya.

Rosim  menjelaskan Program Bunga Kampung untuk pertama kalinya dilounching pada tanggal 10 Juni 2021. “Program ini merupakan program inovasi pelayanan publik, agar terwujudnya tata kelola pemerintah dan pelayanan publik yang efektif, efisien, transparan dan akuntable,” ungkap ketua SIMPUL.

Tak ingin jauh dari masyarakat Musa Ahmad, kembali mengembangkan Program Bunga Kampung  menjadi “Bunga Kampung Mekar Didusun” yang tujuannya agar Bupati mampu menjangkau seluruh penjuru dan sudut kampung untuk melayani masyarakat.

Disektor pertanian sambung Rosim, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, berhasil mengembangkan budi daya tanaman padi. Tanaman padi tersebut  ditanam di lahan kering yang tidak menggunakan irigasi, yakni di Kampung  Bumi Nabung Ilir, Kecamatan Bumi Nabung.

Baca Juga :  Bekali Pegawai Keterampilan Menulis, Kanwil DJP Be-La Gandeng PWI Lampung

“Padi tersebut dapat diaplikasikan di daerah hujan rendah serta membangun sektor berbasis klaster dalam program prioritas pemerintah Provinsi Lampung dengan menitik beratkan pada peningkatan kegiatan petani secara prospektif sehingga terus mendorong kesejahteraan petani” urainya.

Kemudian kata Rosim, Pemkab Lamteng juga mampu mewujudkan keamanan  diwilayah d perkampungan yang ada di Kabupaten yang memiliki Tahgline Beguwai Jejamo Wawai.

Untuk mewujudkan daerah yang aman dan nyaman Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, menggelontorkan Kendaraan Dinas Roda 2 sebanyak 28 unit motor kepada Danton Linmas Kecamatan Se-Kabupaten Lampung Tengah.

Selain itu Bupati Lampung Tengah menghidupkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan ( Siskamling ), Diharpakan “Siskamling Berjaya” ini akan berdampak positige untuk  masyarakat Lampung Tengah yang merasa aman dan nyaman diwilayahnya.

Pada tahun 2021 keadaan infrastruktur di  Lampung Tengah, 60 persen jalan kabupaten dalam kondisi rusak dan  membutuhkan perhatian serius.

“Selain 40 persen masuk kategori layak untuk dilintasi dan Jalan ini merupakan jalan kabupaten yang menghubungkan kecamataman hingga ke pelosok kampung. Ditanbah perbaikan jalan yang dilakukan ditahun-tahun berikutnya, Sehingga Musa Ahmad sempat dijuluki masyarakat sebagai Bupati Beton, Karena telah berhasil mewujudkan jalan mulus dengan beton” imbuhnya.

Sehingga Gerak cepat pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terus di lakakukan demi memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Terdapat 2 titik ruas jalan yang telah terealisasi diantaranya ruas Bandar Jaya – Simpang Agung Sepanjang 6,79 KM dan Simpang Agung – Sulusuban 8,31 KM.

Meski pandemi Covid-19 yang mewabah hampir di seluruh penjuru dunia termasuk di Lamteng dengan adanya Refleksi 1 tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Tengah.

“Saya menegaskan Untuk pemerintah Daerah agar tetap fokus terhadap program-program yang belum terealisasi,” ujar Bupati saat itu.

Dalam catatan ketua SIMPUL, sejumlah keberhasilan yang mampu dicapai oleh Musa Ahmad, yakni program prioritas yang telah berjalan dan menghasilan kemajuan pesat di Kabupaten Lampung Tengah diantaranya Pelayanan Publik, Pertanian, Keamanan, dan Infrastruktur.

Putera daerah kelahiran Kelurahan Komering Agung itu mengimbau bagi siapapun yang menyerang pribadi Bupati Musa Ahmad untuk mawas diri dan bijak bermedia sosial agar tidak menyerempet keranah pribadi dengan ujaran kebencian yang dapat menimbulkan persoalan hukum.

Berita Terkait

Bawaslu Lampung Fokus Pengawasan Politik Uang di Pilkada 2024
Pemilu 2024 Semakin Dekat, Bawaslu Bandar Lampung Intensifkan Koordinasi
Resmi, Samsudin di Lantik Menjadi PJ Gubernur Lampung
Novriwan-Nadirsyah Kandidat Kuat Pilkada Tubaba 2024
Akademisi Institut Alifa Lampung, Beri Catatan Khusus untuk Bawaslu
Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah : Aplikasi SigapLapor Mubazir!
Bawaslu Pesbar Lakukan Pengawasan Melekat, Pada Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih
Iqbal Optimis Bersama PSI, Membangun Bandar Lampung Berbasis Digital
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 17:48 WIB

Bawaslu Lampung Fokus Pengawasan Politik Uang di Pilkada 2024

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:24 WIB

Pemilu 2024 Semakin Dekat, Bawaslu Bandar Lampung Intensifkan Koordinasi

Rabu, 19 Juni 2024 - 11:51 WIB

Resmi, Samsudin di Lantik Menjadi PJ Gubernur Lampung

Sabtu, 15 Juni 2024 - 16:47 WIB

Novriwan-Nadirsyah Kandidat Kuat Pilkada Tubaba 2024

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:10 WIB

Akademisi Institut Alifa Lampung, Beri Catatan Khusus untuk Bawaslu

Jumat, 14 Juni 2024 - 13:04 WIB

Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah : Aplikasi SigapLapor Mubazir!

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:44 WIB

Bawaslu Pesbar Lakukan Pengawasan Melekat, Pada Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:54 WIB

Iqbal Optimis Bersama PSI, Membangun Bandar Lampung Berbasis Digital

Berita Terbaru

Nasional

Bawaslu Lampung Fokus Pengawasan Politik Uang di Pilkada 2024

Jumat, 21 Jun 2024 - 17:48 WIB

Tangkap Layar YouTube Kemendagri.

Nasional

Resmi, Samsudin di Lantik Menjadi PJ Gubernur Lampung

Rabu, 19 Jun 2024 - 11:51 WIB