Gubernur Mirza, Literasi Pondasi Kemajuan Peradaban Bangsa

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Mirza, Literasi Pondasi Kemajuan Peradaban Bangsa

berandalappung.com— Bandar Lampung, Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal mengungkapkan pentingnya literasi sebagai fondasi peradaban suatu bangsa. Indonesia pernah jaya dalam literasi. Namun, kini, khusus Lampung berada pada titik terendah dibandingkan provinsi lain.

Dengan kemajuan teknologi, literasi tetap menjadi rohnya, garda terdepannya, agar dapat mengikuti arus besar revolusi informasi yang kini sudah sampai tahap 5.0. Teknologi dan literasi harus saling menguatkan.

“Kita sudah keliling daerah di Lampung, mulai dari desa, sekolah, guru, pegawai, dan sektor usaha, mendapat kesimpulan bahwa kemajuan teknologi, informasi, dapat menjadi acuan dalam penguatan literasi.

Literasi menjadi kunci kemajuan peradaban, ” Kata Mirza saat membuka acara Santiago Jurnalistik dan Kehumasan Bongkar Post Group, Sabtu 19 Agustus 2025.

Menurut Mirza, mengapa literasi begitu penting bagi suatu bangsa, mengapa literasi perlu dibudayakan khususnya kepada generasi muda. Apakah tidak cukup dengan teknologi informasi yang ada sekarang ini?.

“Pertanyaan – pertanyaan yang terkadang muncul di dalam masyarakat yang tingkat pemahaman literasinya masih rendah. Kita harus paham bahwa salah satu ciri bangsa yang maju adalah tingginya tingkat literasi.” Ujarnya.

“Literasi akan mampu meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan wawasan seseorang. Tingkat literasi masyarakat suatu bangsa memiliki hubungan yang tegak lurus terhadap kualitas bangsa.

Ahli menyebutkan tingginya minat membaca buku seseorang berpengaruh terhadap wawasan, mental, dan prilaku seseorang, ” Ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Diuji Tekanan, Webinar Ungkap Cara Mengelola Stres Akademik

Selain itu, kecerdasan dan pengetahuan masyarakat menentukan kualitas suatu bangsa, sedangkan hal tersebut dihasilkan oleh seberapa ilmu pengetahuan yang didapat, dan ilmu pengetahuan itu di dapat dari informasi yang diperoleh baik dari lisan maupun tulisan.

“Bagaimana kualitas suatu bangsa akan baik jika kecerdasan masyarakatnya tidak terbentuk, pengetahuan dan wawasan yang diterima berasal dari informasi bohong (hoaks), hasil dari kemajuan teknologi informasi sekarang ini tanpa kemampuan menyaring karena rendahnya literasi masyarakat di negara tersebut, ” Terangnya.

Sejauh mana literasi bangsa, dengan jumlah penduduk yang berdasarkan sensus penduduk BPS tahun 2020 mencapai 270,20 jiwa.

Fakta menunjukkan bahwa bangsa Indonesia menjadi salah satu bangsa dengan tingkat literasi yang masih rendah di dunia.

Baca Juga :  Dewan Pendidikan Siap Akomodir Pemikiran Sekolah Swasta dan Negri di Lampung

“Menurut UNESCO, Indonesia berada diurutan kedua dari bawah soal literasi dunia. Artinya, minat baca sangat rendah. Masyarakat Indonesi memiliki minat baca hanya 0,001%.

Hal tersebut dapat diartikan bahwa dari 1.000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang rajin membaca, sangat memprihatikan. Data ini menyatakan bahwa masyarakat di Indonesia rata-rata membaca nol sampai satu buku per tahun. Sangat jauh bila dibandingkan negara ASEAN lainnya, ” Katanya.

Mirza menambahkan peningkatkan literasi dapat dilakukan dengan membaca dan menulis secara teratur, memanfaatkan sumber daya seperti perpustakaan dan internet, serta melibatkan keluarga dan lingkungan yang mendukung.

“Melakukan kampanye sosial yaitu mengalakkan gerakan gemar membaca melalui media sosial dan komunitas lokal untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi.

Lalu kolaborasi dengan sektor swasta dengan menhalin kemitraan dengan perusahaan untuk mendukung dan mendanai berbagai program literasi, ” Ujarnya

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Dewan Pendidikan Lampung Gandeng Komisi X DPR RI, Soroti Data Desil Mahasiswa Penerima KIP
Dosen FH Saburai Perkuat Literatur Hukum Acara Perdata lewat Book Chapter
Ikaperta Unila Buka Jalan Talenta Muda Pertanian Menembus Dunia Industri
Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT
Disdikbud Lampung Imbau Sekolah Gelar Sholat Istisqo
Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Soal Tudingan Santri Kabur, Pengelola Darul Fattah Natar Buka Suara
Ketua Kwarda Lampung Lantik Rektor UIN Raden Intan Jadi Kamabigus
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Dewan Pendidikan Lampung Gandeng Komisi X DPR RI, Soroti Data Desil Mahasiswa Penerima KIP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Dosen FH Saburai Perkuat Literatur Hukum Acara Perdata lewat Book Chapter

Senin, 28 September 2026 - 11:34 WIB

Ikaperta Unila Buka Jalan Talenta Muda Pertanian Menembus Dunia Industri

Selasa, 15 September 2026 - 06:40 WIB

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Kamis, 10 September 2026 - 13:13 WIB

Disdikbud Lampung Imbau Sekolah Gelar Sholat Istisqo

Berita Terbaru

Hukum

Usut Korupsi Dana BNPB, KPK Segera Surati Panglima TNI

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:44 WIB