Gerakan Demokrasi Lampung Tantang DPRD: Berani Tolak Politik Uang?

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Demokrasi Lampung Tolak Politik Uang.

Gerakan Demokrasi Lampung Tolak Politik Uang.

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Sejumlah mahasiswa dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Demokrasi Lampung akan menggelar aksi damai pada Kamis, (14/11/2024).

Aksi yang berlangsung di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung ini mengusung sejumlah tuntutan untuk menjaga integritas pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang bersih dari praktik politik uang.

Dalam aksi ini, para peserta menuntut agar seluruh pihak terkait, termasuk penyelenggara Pemilu dan instansi terkait, bertindak tegas menindak pelanggaran politik uang demi terciptanya demokrasi yang bersih dan berintegritas.

Presiden Mahasiswa Universitas Lampung (UNILA), Bani, menyatakan bahwa aksi damai akan dimulai pukul 10.30 WIB, dengan titik kumpul di Hotel Sheraton sebelum melakukan long march menuju Kantor DPRD Lampung.

Baca Juga :  KPU Lampung Coklit Pilkada 2024, Sasar Tokoh Masyarakat

Bani mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat untuk turut hadir dan menyuarakan pentingnya pemilihan yang bebas dari praktik politik uang.

 

“Kita perlu menjaga integritas demokrasi dan memastikan bahwa suara rakyat tidak dibeli,” ujarnya.

Fakih, penanggung jawab aksi yang juga mahasiswa Unila, menambahkan bahwa aksi nanti akan diisi dengan orasi, mimbar bebas, dan seruan bagi partai politik serta lembaga penegak hukum, seperti Bawaslu dan Gakkumdu, untuk menandatangani pakta integritas yang menolak segala bentuk politik uang.

Baca Juga :  Soal Status Anggota DPRD Lamteng dan Caleg Terpilih Pesawaran Terjerat Hukum, KPU Tunggu Inkrah

“Kami berharap kehadiran pihak-pihak terkait di lokasi aksi sebagai bentuk komitmen bersama. Penandatanganan pakta integritas ini menjadi simbol sikap tegas terhadap praktik politik uang yang merusak demokrasi,” kata Faqih.

Selain itu, Gerakan Demokrasi Lampung juga mendesak Kapolda Lampung untuk membentuk Satgas Anti-Politik Uang hingga tingkat desa, serta meminta semua lembaga terkait untuk bertindak tegas terhadap segala bentuk pelanggaran dalam Pilkada.

“Aksi damai ini diharapkan dapat memperkuat semangat demokrasi yang bersih di Lampung, sekaligus mengingatkan semua pihak untuk menolak politik uang dalam Pilkada,” tutup Faqih.

Berita Terkait

Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi
Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII
Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung
Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung
Ketua DPD PDIP Lampung Winarti: Siapapun Pengurusnya Harus Didukung Dengan Baik
Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal
Peringati Hari Ibu ke 97 tahun 2025, DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung Gelar Penanaman Pohon
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:13 WIB

Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi

Minggu, 12 April 2026 - 07:45 WIB

Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI Prestasi Pemerintahan Nyata

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:33 WIB

PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:13 WIB

Duka di Pucuk Pimpinan Demokrat Lampung

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:19 WIB

Dari Jakarta ke Kotabumi, Aprozi Alam Tinjau dan Bantu Korban Puting Beliung

Berita Terbaru

Mahasiswa

Ketika Kampus Lupa Mengajarkan Batas

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:48 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com