Dari Pemeriksaan Maraton ke Rompi Oranye Arinal Djunaidi Jadi Tersangka

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Pemeriksaan Maraton ke Rompi Oranye Arinal Djunaidi Jadi Tersangka

berandalappung.com— Teluk Betung, setelah menjalani pemeriksaan intensif selama sekitar 11 jam, mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Lampung, Selasa, 28 April 2026. Penetapan ini menandai eskalasi signifikan dalam perkara dugaan penyimpangan dana Participating Interest (PI) 10 persen yang tengah disidik.

Arinal keluar dari Gedung Asisten Pidana Khusus Kejati Lampung pada malam hari dengan mengenakan rompi tahanan oranye. Di bawah pengawalan ketat petugas, ia digiring menuju mobil tahanan tanpa memberikan keterangan kepada awak media.

Status tersangka ditetapkan setelah penyidik merampungkan pemeriksaan maraton sejak siang hingga malam. Sebelumnya, Arinal tercatat dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan, masing-masing pada 16 dan 21 April 2026.

Baca Juga :  Gerbong Mutasi Kejagung Bergerak: Dua Asisten dan Tiga Kajari di Lampung Bergeser

Perkara ini berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengelolaan dana PI pada PT Lampung Energi Berjaya. Nama Arinal telah lebih dulu muncul dalam surat dakwaan terhadap tiga terdakwa lain Heri Wardoyo, M. Hermawan Eriadi, dan Budi Kurniawan yang kini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Penyidikan berfokus pada aliran dana PI 10 persen yang diduga diselewengkan melalui anak usaha PT Lampung Jasa Utama. Dalam pengembangan kasus, penyidik Kejati Lampung sebelumnya menggeledah kediaman Arinal pada 3 September 2025 dan menyita uang tunai sebesar Rp38,5 miliar. Barang bukti tersebut telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Tanjungkarang pada akhir Januari 2026.

Dengan penetapan ini, Kejati Lampung membuka kemungkinan pengembangan lebih lanjut terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Mutasi Kejagung Bergulir, Dua Eks Pejabat Lampung Isi Posisi Strategis di Jakarta
Berani Tiga Kali Mangkir, Welly Abaikan Panggilan Polda Lampung
Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan
Persoalan Bukti Tangkapan Layar Kasus Nikita Mirzani di Mata Politikus DPR
Pencatutan Identitas Aktivis Lampung Tengah: Rosim Nyerupa Tempuh Jalur Hukum
Gerbong Mutasi Kejagung Bergerak: Dua Asisten dan Tiga Kajari di Lampung Bergeser
Ada Apa Gedung Bundar Tarik Pimpinan Kejati Lampung di Tengah Pengusutan Kasus Korupsi
Prahara di Talang Padang: Mengapa Pemkab Tanggamus Kehilangan Taring?
Berita ini 389 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:15 WIB

Mutasi Kejagung Bergulir, Dua Eks Pejabat Lampung Isi Posisi Strategis di Jakarta

Jumat, 11 September 2026 - 10:18 WIB

Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan

Selasa, 1 September 2026 - 17:34 WIB

Persoalan Bukti Tangkapan Layar Kasus Nikita Mirzani di Mata Politikus DPR

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Pencatutan Identitas Aktivis Lampung Tengah: Rosim Nyerupa Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:13 WIB

Gerbong Mutasi Kejagung Bergerak: Dua Asisten dan Tiga Kajari di Lampung Bergeser

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB