Doa dan Solidaritas Kader Fatayat NU untuk Almarhumah Riyas Nuraini

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fatayat NU se-Lampung mengelar doa bersama di Mapolda Lampung untuk Almarhumah Riyas Ariyani.

Fatayat NU se-Lampung mengelar doa bersama di Mapolda Lampung untuk Almarhumah Riyas Ariyani.

Bandar Lampung (berandalappung.com) –Ratusan kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) dari seluruh kabupaten/kota di Lampung berkumpul di Mapolda Lampung, Rabu (4/12/2024), untuk menggelar aksi solidaritas dan doa bersama bagi almarhumah Riyas Nuraini.

Dengan tema “Mengetuk Pintu Langit dan Pintu Keadilan”, mereka berharap kasus pembunuhan tragis Riyas dapat segera terungkap.

Riyas Nuraini (32), anggota ranting Fatayat NU Rajabasa Lama, Lampung Timur, ditemukan tewas secara mengenaskan pada 18 Juli 2024.

Jasadnya ditemukan terbungkus karung yang diletakkan di atas sepeda motor Honda Vario miliknya di kebun jagung, hanya 3 kilometer dari rumahnya.

(Ratusan Kader Fatayat NU gelar dan Aksi Solidaritas untuk Kepergian Almarhumah Riyas Ariyani di Mapolda Lampung). 

Desakan Pengungkapan Kasus

Ketua PW Fatayat NU Lampung, Wirdayati, menyampaikan bahwa kedatangan mereka adalah bentuk keprihatinan sekaligus desakan kepada kepolisian untuk segera menuntaskan kasus ini.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Terpilih Jihan Nurlela Hadiri Paripurna DPRD Lampung

“Sudah lima bulan berlalu, dan hingga kini belum ada informasi mengenai pelaku. Puluhan saksi telah diperiksa, tetapi kenapa belum ada perkembangan signifikan?” tanya Wirdayati.

Ia menambahkan bahwa Fatayat NU memiliki keterbatasan dalam penyelidikan dan hanya bisa memberikan dukungan moril serta pendampingan untuk keluarga korban.

Doa bersama diharapkan dapat menjadi kekuatan spiritual untuk menggerakkan pengungkapan kasus ini.

Harapan Keluarga

Dalam kesempatan itu, kakak kandung korban, Riyanto, juga mengutarakan kesedihan dan harapannya.

Ia menyampaikan bahwa keluarga telah memberikan semua keterangan yang diminta pihak kepolisian.

“Riyas sangat harmonis dengan keluarga dan aktif bersosialisasi. Kami sangat kehilangan. Kami berharap polisi dapat segera menemukan pelaku dan mengungkap motif pembunuhan adik kami,” ujar Riyanto.

Respons Kepolisian

Ratusan kader Fatayat NU disambut oleh Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Ardiansyah Daulay, Dirintelkam Kombes Nowo Hadi Nugroho, Dirkrimum Kombes Pahala Simanjuntak, dan Kabidhumas Kombes Umi Fadilah.

Baca Juga :  Empat Guru Besar Baru Unila, Tonggak Kejayaan Fakultas Pertanian

Dirkrimum Kombes Pahala Simanjuntak menjelaskan bahwa penyelidikan masih berjalan.

Sebanyak 62 saksi telah diperiksa, namun bukti-bukti masih minim.

“Korban ditemukan di kebun jagung, dan kami telah memeriksa CCTV di sekitar lokasi. Sayangnya, akses CCTV sangat terbatas. Meski demikian, kami tidak akan berhenti menyelidiki kasus ini,” ujar Pahala.

Ia menegaskan bahwa doa dan dukungan dari kader Fatayat menjadi motivasi bagi tim penyidik. Polisi juga meminta masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait kasus ini untuk segera melaporkannya.

“Kami berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini. Dukungan doa dari keluarga dan masyarakat sangat berarti bagi kami,” tandas Pahala.

Aksi solidaritas ini menjadi simbol harapan besar agar keadilan segera terwujud bagi almarhumah Riyas Nuraini dan keluarganya.

Berita Terkait

PN Kotabumi Tolak Praperadilan Delapan Tersangka Korupsi, Penyidikan Berlanjut
Usut Korupsi Dana BNPB, KPK Segera Surati Panglima TNI
Ahli Hukum Nilai Penetapan Delapan Tersangka Korupsi Polda Lampung Berdasar
Irjen Helfi Assegaf Dimutasi, Brigjen Yustan Alpiani Jadi Kapolda Lampung
Polda Lampung Tahan Tersangka Korupsi Proyek Jalan Lampung Utara, Kerugian Negara Rp2,08 Miliar
Mutasi Kejagung Bergulir, Dua Eks Pejabat Lampung Isi Posisi Strategis di Jakarta
Berani Tiga Kali Mangkir, Welly Abaikan Panggilan Polda Lampung
Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan
Berita ini 578 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:55 WIB

PN Kotabumi Tolak Praperadilan Delapan Tersangka Korupsi, Penyidikan Berlanjut

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Usut Korupsi Dana BNPB, KPK Segera Surati Panglima TNI

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Ahli Hukum Nilai Penetapan Delapan Tersangka Korupsi Polda Lampung Berdasar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Irjen Helfi Assegaf Dimutasi, Brigjen Yustan Alpiani Jadi Kapolda Lampung

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:52 WIB

Polda Lampung Tahan Tersangka Korupsi Proyek Jalan Lampung Utara, Kerugian Negara Rp2,08 Miliar

Berita Terbaru