Pesawaran (berandalappung.com) – Wakil Bupati Pesawaran terpilih periode 2025-2030, Supriyanto, yang juga merupakan alumni Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila), turut ambil bagian dalam acara penanaman pohon mangrove yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis Fakultas Pertanian Unila ke-51.
Kegiatan ini berlangsung di pesisir Pantai Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran, pada Sabtu (30/11/2024).
Komitmen Supriyanto dalam Pelestarian Lingkungan
Dalam sambutannya, Supriyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan mendukung kehidupan masyarakat setempat.
“Penanaman mangrove tidak hanya memberikan dampak ekologis, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Supriyanto.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung program-program pelestarian lingkungan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas akademik dan alumni universitas Lampung.
Mangrove sebagai Solusi Keberlanjutan Pesisir
Penanaman mangrove memiliki manfaat besar bagi ekosistem pesisir, di antaranya:
Melindungi garis pantai dari abrasi melalui akar mangrove yang kuat dan mampu menahan gelombang.
Menyediakan habitat bagi keanekaragaman hayati, seperti ikan, udang, dan kepiting, yang mendukung mata pencaharian masyarakat.
Mengurangi dampak perubahan iklim dengan menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar.
Mendukung perekonomian lokal melalui hasil olahan mangrove, seperti bahan makanan dan kerajinan.
Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta, termasuk alumni, mahasiswa, dan masyarakat sekitar.
Selain menanam bibit mangrove, para peserta juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung ekonomi lokal.
Ketua Umum Ikatan Alumni Pertanian Unila (Ikaperta), Elvira Umihani, mengapresiasi kehadiran Supriyanto dan menekankan pentingnya kolaborasi antara Alumni dan masyarakat.
“Kehadiran Pak Supriyanto menjadi bukti nyata bahwa kita semua memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan. Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari program-program lingkungan yang lebih besar di masa depan,” ujarnya.
Harapan untuk Keberlanjutan
Kepala Desa Sukajaya Lempasing, Edi Susanto, turut memberikan apresiasi atas inisiatif ini.
“Dengan penanaman mangrove, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga menciptakan warisan untuk generasi mendatang. Kami siap bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan keberlanjutan program ini,” katanya.
Acara ini ditutup dengan penanaman bibit mangrove oleh Supriyanto dan diikuti oleh seluruh peserta.
Penanaman ini diharapkan menjadi langkah awal menuju ekosistem pesisir yang lebih lestari dan berkelanjutan.











