Bandar Lampung (berandalappung.com) – Pemerintah Provinsi Lampung menghadirkan Toko Operasi Pasar (TOP) sebagai langkah strategis mengendalikan inflasi, khususnya untuk kebutuhan bahan pokok.
Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin, mengungkapkan bahwa TOP menyediakan bahan pokok dengan harga sesuai atau bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pernyataan ini disampaikan usai ia mendampingi Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan, meresmikan Pasar Natar.
“Pemprov Lampung fokus mengendalikan inflasi kebutuhan pokok, terutama di Pasar Natar, dengan menghadirkan Toko Operasi Pasar (TOP) yang menawarkan bahan pokok terjangkau,” ujar Samsudin, yang akrab disapa Uncle Sam.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Evie Fatmawaty, menambahkan bahwa TOP sudah beroperasi di Pasar Natar, Lampung Selatan, dan Pasar Cendrawasih, Metro.
“Toko Operasi Pasar dikelola oleh Disperindag Lampung untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, serta mendukung pengendalian inflasi,” jelas Evie, Senin (18/11/2024).
TOP bekerja sama dengan BULOG Kanwil Lampung dalam memastikan pasokan bahan pokok secara rutin. Produk yang dijual antara lain MINYAKITA, Beras SPHP, Tepung Terigu, dan Gula Kristal Putih.
“Keberadaan TOP memudahkan masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama minyak goreng merek MINYAKITA,” imbuhnya.
Diharapkan, kehadiran TOP dapat menstabilkan harga bahan pokok di lapangan dan membantu mengendalikan inflasi di wilayah Lampung.











