Bandar Lampung (berandalappung.com) – Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P. Panggar, mengungkapkan berbagai modus yang digunakan tim kampanye calon kepala daerah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Kampanye yang berlangsung mulai 25 September hingga 23 November 2024 ini memunculkan sejumlah taktik dalam memanfaatkan celah aturan kampanye.
“Salah satu modusnya adalah penyelenggaraan pasar murah. Meskipun diperbolehkan, sering kali anggota Dewan memborong barang dan membagikannya dengan label pasar murah. Ini masih dalam batas aturan, namun tujuannya politis,” jelas Iskardo pada Kamis, (3/10/2024).
Selain itu, menurut Iskardo, salah satu praktik yang sering dilakukan adalah konsolidasi dengan kepala desa. Meskipun aturan melarang keterlibatan aparat desa dalam politik, pelanggaran semacam ini sering terjadi.
“Kepala desa yang terlibat dapat dihukum hingga tiga tahun, namun sering kali mereka bersembunyi atau tidak terdeteksi,” tambahnya.
Iskardo menegaskan pentingnya kesadaran bersama untuk menjaga integritas kampanye agar Pilkada melahirkan pemimpin yang berintegritas.
“Pengawasan ketat saja tidak cukup. Perlu ada kesadaran dari semua pihak untuk mematuhi aturan agar demokrasi kita berjalan lebih baik,” ujarnya.
Berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024, Lampung menempati peringkat kedua secara nasional dalam hal politik uang, di bawah Maluku Utara.
“Survei menunjukkan 61 persen masyarakat siap menerima imbalan uang politik. Ini tantangan besar bagi kita,” kata Iskardo.
Ia juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk menolak politik uang.
“Permintaan politik uang tinggi bukan hanya karena calon yang menawarkan, tapi juga karena ada permintaan dari masyarakat. Edukasi yang melibatkan Bhabinkamtibmas sangat diperlukan,” jelasnya.
Meskipun demikian, Iskardo optimis bahwa demokrasi di Lampung bisa berjalan lebih baik jika dimulai dari sekarang.
“Kita masih memiliki harapan untuk memperbaiki demokrasi, terutama di Pilkada 2024. Lampung bisa menjadi contoh yang baik untuk daerah lain,” pungkasnya.











