Mengurai Benang Kusut Pendidikan di Bumi Ruwa Jurai, Pertemuan Dewan dengan Dewan

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengurai Benang Kusut Pendidikan di Bumi Ruwa Jurai, Pertemuan Dewan dengan Dewan

berandalappung.com— Raja Basa, ruang rapat Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Senin siang itu, berubah menjadi panggung bedah perkara. Agenda tunggalnya yaitu, Menakar Masa Depan pendidikan di Bumi Ruwa Jurai yang tak kunjung lepas dari rapor merah. Di satu sisi meja, duduk para legislator; di sisi lain, berjejer para pemikir yang tergabung dalam Dewan Pendidikan Lampung.

Pertemuan bermula dari kegelisahan yang sama atas dua angka yang tak kunjung bersolek : Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Angka Partisipasi Kasar (APK). Di Lampung, capaian kedua indikator ini dinilai masih berjalan di tempat jika tak mau disebut jalan mundur.

Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan, tak ragu melempar otokritik. Baginya, menyembuhkan penyakit kronis pendidikan di daerahnya tidak bisa lagi menggunakan jurus pemadam kebakaran atau bergerak sendiri-sendiri dalam sekat sektoral.

“Persoalan pendidikan ini tidak bisa diselesaikan sendirian,” ujar Yanuar, menegaskan perlunya kerja keroyokan di hadapan anggota Dewan Pendidikan.
Komisi V tampaknya sadar betul bahwa Dewan Pendidikan bukan sekadar lembaga hiasan.

Sebagai representasi publik, lembaga ini punya taji strategis untuk menyuntikkan arah, pertimbangan, bahkan kritik terhadap kebijakan moncer pemerintah daerah.

Baca Juga :  DPRD Duduk Bareng Serikat Pekerja Transport

Di sinilah legislatif mencoba mengulurkan tangan menawarkan dukungan penuh agar rekomendasi dari para perumus ini tidak berakhir menjadi tumpukan kertas di meja birokrat.

Dalam catatan rapat, peningkatan mutu pendidikan kini disepakati sebagai harga mati. Urusannya bukan lagi sekadar membangun gedung sekolah atau membagikan seragam cuma-cuma demi mengejar angka akses. Yang jauh lebih mendesak yaitu kualitas pengajaran dan relevansi lulusan dengan dunia nyata.

Pertemuan yang berlangsung hangat itu dihadiri oleh jajaran teras Komisi V, mulai dari Yanuar Irawan, Mardiana, hingga anggota dewan seperti Puji Sartono, Abdullah Sura Jaya, Budi Condrowati, dan Marsha Dhita Pitaloka.

Sementara dari kubu Dewan Pendidikan, hadir sang Ketua Syafrimen, Wakil Ketua As’ad Muzzammil, Sekretaris Gino Vanolie, serta sejumlah anggota seperti Topan Indrakarsa, Abdul Karim, hingga Azkia Akidatul Izzah, Tiara, Burhan, Mansyur, Hengki dan Tedy Purwoko.

Baca Juga :  Edward : Infrastruktur Jalan, Pertanian, Program Pemutihan, dan P3K Jadi Sorotan di Lampung Tengah

Ketika ketuk palu sidang berakhir, sebuah komitmen baru baru saja diteken. Rapat dengar pendapat ini dipastikan bukan sekadar seremoni seruput kopi. Dalam waktu dekat, sebuah forum yang lebih teknis bakal digelar, kali ini dengan menyeret Dinas Pendidikan Provinsi Lampung ke dalam gelanggang, mencari jalan keluar yang lebih konkret.

Pembuktiannya, tentu saja, dinanti di ruang-ruang kelas sekolah Lampung.(***)

Editor : alex jefri

Sumber Berita: Kompastuntas.com

Berita Terkait

Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar
Komisi I DPRD Bandar Lampung Minta Virgo Inn Tutup Sementara hingga Perizinan Lengkap
RDP DPRD Bandar Lampung, Pramuka Klarifikasi Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta dan Dana Hibah Rp1 Miliar
Komisi IV DPRD Bandar Lampung Minta Disnaker Usut Tuntas Dugaan Kecelakaan Kerja yang Tewaskan Teknisi RS Urip Sumoharjo
Larang Wartawan Meliput, Muklis Basri Ketua Komisi IV DPRD Lampung “Buta dan Sukses” Langgar 4 Undang-Undang Sekaligus!
DPRD Tuding Dewan Pendidikan Mirip LSM
Ironi di Kursi Empuk Gedung Dewan: Saat Wakil Rakyat “Merem”, Rakyat Melek Cari Makan
Sepi di Hari Pertama, Belum Ada yang Berani Mengetuk Pintu Demokrat Lampung
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:22 WIB

Komisi I DPRD Bandar Lampung Minta Virgo Inn Tutup Sementara hingga Perizinan Lengkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:05 WIB

RDP DPRD Bandar Lampung, Pramuka Klarifikasi Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta dan Dana Hibah Rp1 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:01 WIB

Komisi IV DPRD Bandar Lampung Minta Disnaker Usut Tuntas Dugaan Kecelakaan Kerja yang Tewaskan Teknisi RS Urip Sumoharjo

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:47 WIB

Larang Wartawan Meliput, Muklis Basri Ketua Komisi IV DPRD Lampung “Buta dan Sukses” Langgar 4 Undang-Undang Sekaligus!

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Di Balik Ledakan AI: Profesi Kerah Biru Justru Jadi Bintang Baru

Sabtu, 8 Agu 2026 - 22:15 WIB