Pemprov Lampung Jadikan Program Kerja ke Jepang Strategi Penguatan SDM

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, membuka kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja Sektor Konstruksi Jepang bagi siswa/i SMA/SMK se-Provinsi Lampung di Aula SMAN 2 Bandar Lampung, Kamis (12/2/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan bahwa program pengiriman tenaga kerja ke Jepang ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif. Gubernur menekankan bahwa para alumni pekerja migran dari Jepang telah terbukti berhasil meningkatkan taraf hidup dan memiliki etos kerja serta penguasaan teknologi yang tinggi.

“Saya sudah bertanya langsung kepada para alumni. Di Jepang, mereka sangat dihormati, belajar teknologi terbaru, dan mendapatkan penghasilan yang layak sehingga bisa menabung untuk membangun usaha saat kembali ke tanah air. Ada yang sudah memiliki rumah sakit, pusat peternakan, hingga pabrik,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Mantap! Pemprov Lampung Kembali Raih WTP ke-11 Berturut-turut, Buktikan Efisiensi Tak Hambat Akuntabilitas

Gubernur menambahkan bahwa saat ini tercatat sekitar 8.500 siswa SMA/SMK di Lampung yang memiliki minat dan semangat tinggi untuk mengembangkan diri di Negeri Sakura.

“Kalian bukan hanya mewakili diri sendiri atau keluarga, tapi kalian adalah wajah Provinsi Lampung dan Indonesia di mata internasional. Jadikan diri kalian contoh bahwa SDM kita ramah, disiplin, dan pekerja keras,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal dari Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Jepang saat ini tengah menghadapi tantangan penuaan populasi pekerja konstruksi. Saat ini, terdapat sekitar 5.000 pekerja konstruksi asal Indonesia yang telah berkontribusi dengan sangat baik di Jepang.

“Kami telah membangun sistem pengembangan karir konstruksi untuk memastikan tenaga asing ditempatkan sesuai kualifikasi. Kami terus mengembangkan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan berbasis teknologi digital,” ungkap perwakilan MLIT Jepang tersebut.

Baca Juga :  Pemprov Lampung dan DJBC Sumbagbar Musnahkan 28,5 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter MMEA Ilegal Senilai Rp 37,8 Miliar

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI menyambut baik inisiatif Provinsi Lampung. Pihaknya menyatakan bahwa program yang digagas Gubernur Lampung ini akan dijadikan percontohan (pilot project) bagi provinsi lain di Indonesia.

“Berdasarkan survei arahan Presiden, Jepang menjadi negara tujuan utama yang paling diminati. Kami dari BP2MI bersama Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memastikan dua hal utama: perlindungan pekerja yang optimal dan peningkatan kompetensi teknis serta bahasa,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menyiapkan program pelatihan bahasa Jepang secara intensif untuk membekali para siswa agar memenuhi standar industri di Jepang.

Berita Terkait

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 
Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1
Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam
Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:49 WIB

Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:33 WIB

Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:11 WIB

Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Di Balik Ledakan AI: Profesi Kerah Biru Justru Jadi Bintang Baru

Sabtu, 8 Agu 2026 - 22:15 WIB