Dewan Dorong Kualitas MBG Diperketat

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung diminta memperketat pengawasan kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026, meskipun capaian pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada 2025 telah melampaui target.

Anggota Komisi II DPRD Lampung Hanifal menilai, capaian 108 persen pembentukan SPPG merupakan prestasi positif.

Namun, hal itu harus diimbangi dengan jaminan mutu layanan dan keamanan pangan bagi penerima manfaat.

“Secara angka kita apresiasi karena melampaui target. Tapi DPRD menekankan bahwa MBG bukan sekadar jumlah SPPG, melainkan kualitas makanan, higienitas dapur, dan dampaknya bagi kesehatan anak-anak,” ujar Hanifal, Selasa (20/1).

Ia secara khusus menyoroti masih adanya SPPG yang belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Menurutnya, aspek sanitasi tidak boleh ditoleransi karena berkaitan langsung dengan keselamatan konsumsi.

“SLHS ini wajib, tidak bisa ditawar. Kalau ada dapur yang belum memenuhi standar, harus segera dibenahi. Jangan sampai niat baik program justru menimbulkan masalah kesehatan baru,” tegasnya.

Baca Juga :  Komisi V DPRD Lampung Perketat Pengawasan PPDB 2026, Disdikbud Diminta Transparan dan Tertib

Hanifal juga mendukung langkah Gubernur Lampung yang menggeser fokus MBG pada 2026 dari kuantitas ke kualitas.

Ia meminta pemerintah daerah lebih serius melakukan pendampingan teknis, mulai dari standar menu, kualitas bahan pangan, hingga kesiapan infrastruktur dapur.

Selain itu, Komisi II DPRD Lampung menilai MBG harus benar-benar memberi efek domino bagi perekonomian desa.

Hanifal menekankan pentingnya optimalisasi peran desa, BUMDes, dan petani lokal sebagai pemasok bahan pangan MBG.

“MBG ini peluang besar untuk menggerakkan ekonomi desa. Jangan sampai bahan pangan justru didatangkan dari luar daerah, padahal Lampung adalah lumbung pangan. Desa harus dipersiapkan agar mampu menjadi penyangga utama,” katanya.

Ia juga meminta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran MBG, termasuk pengawasan terhadap rantai pasok dan distribusi.

Baca Juga :  Pengangguran Meningkat, Komisi V DPRD Lampung Dorong Penciptaan Lapangan Kerja

“DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat. Program ini menyangkut jutaan penerima manfaat dan anggaran besar, sehingga harus tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Terkait rencana penambahan SPPG dan perluasan penerima manfaat pada 2026, Hanifal mengingatkan agar evaluasi dampak gizi dan penurunan stunting dilakukan secara terukur.

“Kami ingin ada data yang jelas, bukan hanya asumsi. Kalau ada indikasi perbaikan gizi dan kesehatan anak, itu harus dibuktikan dengan indikator yang kuat,” kata dia.

DPRD Lampung, lanjut Hanifal, mendukung penuh Program MBG sebagai program strategis nasional, namun berharap pelaksanaannya di daerah benar-benar selaras dengan tujuan utama, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

“Kalau kualitas terjaga dan desa-desa ikut tumbuh, MBG akan menjadi program yang bukan hanya populis, tapi juga berkelanjutan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komisi I DPRD Bandar Lampung Minta Virgo Inn Tutup Sementara hingga Perizinan Lengkap
RDP DPRD Bandar Lampung, Pramuka Klarifikasi Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta dan Dana Hibah Rp1 Miliar
Komisi IV DPRD Bandar Lampung Minta Disnaker Usut Tuntas Dugaan Kecelakaan Kerja yang Tewaskan Teknisi RS Urip Sumoharjo
Larang Wartawan Meliput, Muklis Basri Ketua Komisi IV DPRD Lampung “Buta dan Sukses” Langgar 4 Undang-Undang Sekaligus!
Mengurai Benang Kusut Pendidikan di Bumi Ruwa Jurai, Pertemuan Dewan dengan Dewan
DPRD Tuding Dewan Pendidikan Mirip LSM
Ironi di Kursi Empuk Gedung Dewan: Saat Wakil Rakyat “Merem”, Rakyat Melek Cari Makan
Sepi di Hari Pertama, Belum Ada yang Berani Mengetuk Pintu Demokrat Lampung
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:22 WIB

Komisi I DPRD Bandar Lampung Minta Virgo Inn Tutup Sementara hingga Perizinan Lengkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:05 WIB

RDP DPRD Bandar Lampung, Pramuka Klarifikasi Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta dan Dana Hibah Rp1 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:01 WIB

Komisi IV DPRD Bandar Lampung Minta Disnaker Usut Tuntas Dugaan Kecelakaan Kerja yang Tewaskan Teknisi RS Urip Sumoharjo

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:47 WIB

Larang Wartawan Meliput, Muklis Basri Ketua Komisi IV DPRD Lampung “Buta dan Sukses” Langgar 4 Undang-Undang Sekaligus!

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:10 WIB

Mengurai Benang Kusut Pendidikan di Bumi Ruwa Jurai, Pertemuan Dewan dengan Dewan

Berita Terbaru

Berita Lainnya

IKWI Lampung Juara 2 Fashion Show Pakaian Adat HUT ke-65 IKWI

Selasa, 21 Jul 2026 - 22:34 WIB

Berita Lainnya

Putri Zulhas Siap Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:24 WIB

Berita Lainnya

Manuver Kuno Mengincar Oegroseno

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:20 WIB