Temukan Dugaan Kecurangan, Tim Paslon 01 Tarik Saksi dari Fakultas Teknik Unila

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temukan Dugaan Kecurangan, Tim Paslon 01 Tarik Saksi dari Fakultas Teknik Unila


berandalappung.com
— Raja Basa, Tim pemenangan pasangan calon nomor urut 01 dalam Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira)Universitas Lampung2025 menarik saksi mereka dari Fakultas Teknik. Langkah itu diambil setelah tim menemukan dugaan pelanggaran serius dalam proses pemungutan dan penghitungan suara.

Ketua Tim Pemenangan Paslon 01, Muhamad Zidan Al Zakri, mengatakan penarikan Saksi merupakan bentuk sikap tegas untuk menjaga integritas demokrasi. Menurutnya, proses yang berlangsung di Fakultas Teknik tidak lagi mencerminkan prinsip kejujuran dan keadilan.

Tangkapan layar

“Ini bukan sekadar masalah teknis, tetapi menyangkut integritas demokrasi pelajar,” kata Zidan, Selasa.

Zidan mengungkapkan, selama proses pemungutan suara, saksi dan tim pemenangan Paslon 01 diduga mendapat perlakuan tidak pantas. Ia menyebut dugaan tersebut melibatkan sejumlah pihak penyelenggara, mulai dari Panitia Raya (Panra), Badan Peradilan Pemira (Bapra), hingga Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPM U), yang seharusnya menyatakan netral dan profesional.

Baca Juga :  BEM Unila Desak Presiden Prabowo Pecat Kapolri dan Menteri Problematik

“Alih-alih mendapatkan rasa aman, Saksi kami justru mengalami tekanan,” ujarnya.

Tim pemenangan juga menyoroti adanya dugaan teror dan intimidasi yang dilakukan oleh pihak yang tidak diketahui terhadap saksi di lapangan. Menurut Zidan, tindakan intimidatif merupakan ancaman serius bagi demokrasi kampus dan tidak boleh dibiarkan.

Atas peristiwa tersebut, Tim Pemenangan Paslon 01 menyatakan tengah mempelajari langkah lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk kemungkinan membawa kasus ini ke ranah hukum.

Tindakan itu diambil setelah dugaan intimidasi dan tindakan fisik terhadap Saksi oleh oknum yang diduga berasal dari Panra, Bapra, maupun DPM Universitas Lampung.

Baca Juga :  Reuni Akbar IKA Peternakan Unila: 'Mulang Kandang' Rajut Kebersamaan Alumni

“Langkah ini bukan untuk menciptakan kegaduhan, melainkan memastikan keadilan serta menjaga marwah demokrasi pelajar,” kata Zidan.

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Menjawab Tantangan SDM Pertanian: Pesticide Academy Jembatani Fresh Graduate dan Industri Lewat Program Pelatihan dan Magang Berbayar
PMII Rayon Pertanian Unila Gelar MAPABA, Perkuat Aswaja dan Wawasan Kebangsaan
Aktivis PMII Tantang Gubernur dan Walikota Bandar Lampung: Kembang Api atau Kemanusiaan?
Mengerikan, Tiga Sepeda Motor Digondol Maling Dalam Sehari Di Kampus Unila
KSPM Festival 2025, Panggung Kreativitas dan Adu Kecerdasan Generasi Muda
PB SEMMI Kecam Kelompok Anarkis di Balik Aksi Demonstrasi 29 Agustus
BEM Unila Desak Presiden Prabowo Pecat Kapolri dan Menteri Problematik
PA GMNI Lampung Gelar Konferensi Daerah III Konsolidasi Alumni di Era Society 5.0
Berita ini 388 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:01 WIB

Menjawab Tantangan SDM Pertanian: Pesticide Academy Jembatani Fresh Graduate dan Industri Lewat Program Pelatihan dan Magang Berbayar

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:24 WIB

Temukan Dugaan Kecurangan, Tim Paslon 01 Tarik Saksi dari Fakultas Teknik Unila

Selasa, 23 Desember 2025 - 17:18 WIB

PMII Rayon Pertanian Unila Gelar MAPABA, Perkuat Aswaja dan Wawasan Kebangsaan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:30 WIB

Aktivis PMII Tantang Gubernur dan Walikota Bandar Lampung: Kembang Api atau Kemanusiaan?

Sabtu, 22 November 2025 - 21:09 WIB

Mengerikan, Tiga Sepeda Motor Digondol Maling Dalam Sehari Di Kampus Unila

Berita Terbaru