Menjawab Tantangan SDM Pertanian: Pesticide Academy Jembatani Fresh Graduate dan Industri Lewat Program Pelatihan & Magang Berbayar
berandalappung.com — Bandar Lampung, setelah sukses mencetak sarjana yang kompeten pada angkatan pertama, Yayasan Alumni Proteksi Tanaman berkolaborasi dengan Jurusan Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung kembali membuka Pesticide Academy Batch 2. Program percepatan karir strategis ini dilaksanakan secara intensif pada tanggal 23–25 Desember 2025 sebagai upaya menjawab tantangan konservasi (gap) sumber daya manusia di industri pertanian, khususnya sektor pestisida.
Program ini bukan sekadar pelatihan biasa. Alumni Pesticide Academy Batch 1 (Oktober–November 2024) telah membuktikan keefektifan program dengan berhasil menyelesaikan meniti karir profesional di berbagai perusahaan mitra yang tersebar di wilayah Sumatera dan Jawa.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kurikulum yang disusun mampu menjembatani lulusan baru (freshgraduate) agar menjadi tenaga kerja yang adaptif, kompeten, dan siap pakai di dunia industri.
Pada Batch 2, peserta tidak hanya dibekali keahlian teknis yang dibutuhkan di industri pestisida, tetapi juga pemahaman etika profesional dan wawasan dunia kerja. Proses pembelajaran dilakukan secara intensif dengan pendampingan langsung oleh para profesional yang berpengalaman di bidangnya, di antaranya Mardianto dari Bimagro Indonesia yang juga merupakan Konsultan Sumitomo Jepang, serta Bambang Juritno Putro dari Bimagro Indonesia.
Kehadiran para praktisi ini memberikan nilai tambah berupa pemahaman aplikatif dan wawasan langsung dari industri. Pasca pelatihan, peserta akan menjalani program magang selama 6 bulan dengan penempatan langsung di perusahaan mitra.
Selama masa magang, peserta memperoleh insentif dari perusahaan serta memiliki peluang besar untuk direkrut menjadi karyawan tetap setelah program magang berakhir.
Dampak positif kegiatan ini juga dirasakan langsung oleh peserta. “Saya sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, terlebih saat ini sangat sulit mencari kerja,” ujar Devi, salah satu peserta Pesticide Academy Batch 2.
Editor : Alex Buay Sako











