Ikhtiar Budiman AS Mengembalikan Kejayaan Demokrat Lampung

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikhtiar Budiman AS Mengembalikan Kejayaan Demokrat Lampung

berandalappung.com—  Raja Basa, Genderang perang, berebut takhta tertinggi Partai Demokrat di Provinsi Lampung resmi bertabuh. Di tengah cuaca pertengahan Juni yang mulai menghangat, riuh rendah politik di internal partai berlambang mercy itu kian terasa menjelang Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan bergulir akhir Juni 2026.

Senin, 15 Juni 2026, langkah kaki Budiman AS mantap memasuki gerbang Kantor DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung. Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandar Lampung itu datang tak sendiri; ia diantar oleh barisan pendukung setianya.

Kedatangannya membawa satu misi konkret: menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung periode 2026–2031.

Langkah Budiman ini menegaskan bahwa ia bukan sekadar penggembira dalam bursa kepemimpinan di Bumi Ruwa Jurai.

Menghitung Hari Menuju Musda

Kedatangan Budiman dan timnya disambut langsung oleh jajaran Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Musda. Hanifal, Ketua OC Musda DPD Partai Demokrat Lampung, mengonfirmasi bahwa gerbang pendaftaran bagi para pemburu kursi ketua telah dibuka sejak 12 Juni dan akan ditutup pada 20 Juni 2026.

Selepas itu, tensi politik diperkirakan akan memuncak dalam hitungan hari. “Setelah tahapan pendaftaran, akan dilanjutkan dengan pra-Musda pada 26 Juni dan pelaksanaan Musda pada 27 Juni 2026,” ujar Hanifal saat ditemui di lokasi, Senin.

Namun, jalan menuju kursi nomor satu Demokrat Lampung bukanlah karpet merah yang mudah dilalui. Hanifal mengingatkan, ada regulasi ketat yang memagari para kandidat.

Selain syarat administratif standar seperti status Warga Negara Indonesia (WNI) dan kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA), setiap bakal calon wajib mengantongi modal politik riil, dukungan tertulis minimal dari empat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Romantisme 2003 dan Ambisi Elektoral

Baca Juga :  Kiki The Potters dan Muhammad Junaidi Bebaskan 22 Ijazah Siswa SMAN 1 Jati Agung

Bagi Budiman AS, keputusannya untuk naik kelas ke tingkat provinsi bukanlah syahwat politik instan. Anggota DPRD Provinsi Lampung ini menyebut keputusannya berakar pada “tanggung jawab moral.” Ia adalah saksi hidup sekaligus aktor yang ikut membesarkan partai ini sejak pertama kali menancapkan pengaruhnya di Lampung pada tahun 2003 silam.

Rekam jejaknya terbentang panjang, merangkak dari struktur paling bawah hingga akhirnya dipercaya menakhodai DPC Kota Bandar Lampung episentrum politik elektoral di provinsi ini. Pengalaman empiris inilah yang dinilainya menjadi modal berharga untuk membaca denyut nadi kader di akar rumput.

“Saya merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut membesarkan dan memajukan Partai Demokrat di Lampung. Saya sudah bersama Demokrat sejak awal berdiri dan menapaki proses kaderisasi dari tingkat bawah,” kata Budiman dengan nada optimistis seusai menyerahkan berkas.

Di bawah payung politik nasional yang sempat bergeser dari era keemasan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga transisi ke generasi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Budiman melihat dinamika tersebut sebagai tantangan sekaligus peluang. Targetnya tidak muluk-muluk namun strategis: mengembalikan kejayaan masa lalu Demokrat di Lampung, yang linier dengan penambahan kursi di parlemen lokal.

“Harapan kami ke depan kursi Demokrat di legislatif dapat bertambah, bahkan Demokrat bisa kembali menjadi partai pemenang. Jika kaderisasi, komunikasi, dan konsolidasi berjalan baik, maka itu akan linier,” tuturnya.

Catatan Diplomasi Politik: Menariknya, meski bersiap merebut posisi ketua, Budiman tetap menjaga fatsun politik. Ia secara terbuka memuji suksesi Edi Irawan Arief, Ketua DPD Demokrat Lampung saat ini. Di mata Budiman, Edi telah berhasil meletakkan fondasi komunikasi politik yang harmonis, bahkan menorehkan warisan fisik berupa gedung markas DPD yang kini menjadi aset resmi partai.

Baca Juga :  Demokrat Lampung Tunggu Keputusan DPP untuk Koalisi Pilgub 2024

“Komunikasi politik berjalan baik dan hari ini Demokrat Lampung memiliki gedung sendiri,” ujarnya, sebuah gestur politik akomodatif khas politikus senior.

Peta Persaingan yang Mulai Meruncing
Kendati demikian, Budiman dipastikan tidak akan melenggang sendirian dalam sunyi. Demokrat Lampung tampaknya sedang mengalami surplus kader potensial yang siap bertarung.

Informasi yang dihimpun menyebutkan nama Almuhery, seorang tokoh yang juga santer dikabarkan membidik posisi serupa. Tak hanya itu, riak kompetisi kian membesar seiring munculnya sinyal pergerakan dari beberapa ketua DPC daerah yang siap merangsek ke panggung provinsi, di antaranya dari Tulang Bawang Barat, Metro, dan Pesawaran.

Dengan konstelasi yang kian dinamis ini, Musda Demokrat Lampung pada akhir Juni nanti diprediksi tidak hanya menjadi ajang suksesi kepemimpinan stempel belaka, melainkan panggung adu strategi dan pengaruh yang akan menentukan arah bandul politik Demokrat Lampung menyongsong pemilu mendatang(***)

Editor : alex jefri

Berita Terkait

Istana Jawab Tuntutan BEM UI, Program Makan Bergizi Gratis Tak Akan Dihentikan
Menghitung Ulang “Syahwat” Efisiensi di Era Pertamax Rp16.250
Tembak di Tempat: Solusi Instan di Tengah Kegagalan Sistemik
Persiapan Capai 80 Persen, Lampung Siap Sambut Delegasi 11 Provinsi di Rakernas PJ91
Anggota Dewan Provinsi Lampung Legowo, Anak Tidak Masuk Bukti Nyata Tidak Ada Titip-titip
SMAN 1 Metro Bantah Dugaan Kecurangan SPMB, Seleksi Mengacu Penuh pada Juknis 2026
HUT Ke-80, POMAD–PIONE Krakatau Gelar Baksos
Selamat, Birokrat Tubaba ke Jantung Kota Metro
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:46 WIB

Ikhtiar Budiman AS Mengembalikan Kejayaan Demokrat Lampung

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:26 WIB

Istana Jawab Tuntutan BEM UI, Program Makan Bergizi Gratis Tak Akan Dihentikan

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:04 WIB

Tembak di Tempat: Solusi Instan di Tengah Kegagalan Sistemik

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:56 WIB

Persiapan Capai 80 Persen, Lampung Siap Sambut Delegasi 11 Provinsi di Rakernas PJ91

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:52 WIB

Anggota Dewan Provinsi Lampung Legowo, Anak Tidak Masuk Bukti Nyata Tidak Ada Titip-titip

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Ikhtiar Budiman AS Mengembalikan Kejayaan Demokrat Lampung

Senin, 15 Jun 2026 - 18:46 WIB