Lampung Jadi Target Program Hilirisasi dan Investasi Besar Sektor Pangan

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Provinsi Lampung menjadi target program hilirisasi dan investasi besar yang akan dilakukan Pemerintah melalui Kementerian Pertanian. Desember 2025 ini, akan dilakukan peremajaan tanaman di sektor hulu dengan kucuran dana Rp180 miliar. Dan Tahun depan akan dilakukan pembangunan pabrik pengolahan di sektor hilir.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dengan Dirjenbun Kementan RI Abdul Roni Angkat beserta jajaran dan perwakilan perusahaan di Ruang kerja Gubernur, Bandarlampung, Kamis (18/9/2025).

Abdul Roni Angkat menyampaikan bahwa saat ini Lampung menjadi target program hilirisasi dan investasi.

“Sesuai instruksi pak Menteri, insya Allah kita akan usung program hilirisasi dan investasi yang besar untuk Lampung. Hilirisasi produk pangan di bagian hulu yaitu proses peremajaan, kita sediakan benih, jasa penanaman hingga pengolahan tanah.

Kemudian, nilai investasinya yaitu dari bahan baku yang sudah kita berikan itu akan menjadi sebuah ekosistem dan menjadi sebuah bahan baku yang benar benar bisa diperhitungkan untuk dibuat sebuah produk hilirisasi perkebunan seperti pabrik tapioka, pabrik kopi, pabrik coklat, pabrik gula dan lain sebagainya,” jelas Roni.

Baca Juga :  PMK Kembali Merebak di Lampung, Disnakeswan Pastikan Penanganan dan Pencegahan Intensif

Roni menyebutkan pada tahap awal ini, Kementan RI akan langsung mengeksekusi proses hilirisasi di bagian hulu (proses peremajaan).

“September ini akan langsung kita eksekusi dengan dana Rp180 miliar dan itu ditargetkan selesai di bulan Desember, kemudian untuk pembangunan pabrik pengolahan kemungkinan di tahun depan,” ujar Roni

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa mayoritas hasil produk perkebunan dan pertanian di Lampung ini sudah diekspor ke berbagai negara dalam bentuk mentah. Hal tersebut yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi di Lampung sangat lamban dikarenakan rasio keuntungan yang didapatkan dari petani sangat kecil.

Baca Juga :  Pasca Instruksi Gubernur Lampung Soal Harga Singkong, Usulan Lartas Dibahas Kemendag dan Kemenko

“Kurang lebih dari 60 persen ekspor kopi Indonesia ke negara luar ini sumber kopinya dari Lampung, coklat juga kurang lebih demikian. Jadi, Lampung ini berdasarkan analisis saya, 70 persen uangnya keluar dari Lampung. Artinya apabila 70 persen uang itu dikelola dan hanya berputar di Lampung, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita sangat cepat dan signifikan,” ujar Mirza.

Mirza juga meyakini akan terwujudnya Lampung sebagai daerah sentra hilirisasi produk pangan itu dengan dalih bahwa saat ini setiap perusahaan yang berencana akan membangun pabrik pengolahan produk pangan semuanya melirik Provinsi Lampung.

“Hasil perkebunan kita melimpah, lahan kita luas, lokasi kita strategis tidak terlalu jauh dengan Jakarta, jadi banyak perusahaan-perusahaan yang ingin membangun pabrik itu melirik daerah kita,” ujarnya.

Berita Terkait

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV
Detik Apresiasi Pendidikan Lampung, Inovasi Jadi Pembeda
Pemprov Lampung Raih Anugerah Pembangunan Terpuji, Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan
Gubernur Mirza: Penguatan Satlinmas sebagai Pilar Keamanan dan Perlindungan Masyarakat Lampung
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:45 WIB

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah

Rabu, 9 September 2026 - 16:10 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Detik Apresiasi Pendidikan Lampung, Inovasi Jadi Pembeda

Berita Terbaru