DPRD Lampung Soroti Rencana Pembentukan Kota Metropolitan

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas menanggapi rencana pembentukan kota metropolitan di Lampung yang disampaikan oleh Gubernur Lampung. Ia menilai, wacana tersebut perlu dipahami secara menyeluruh sebelum diberikan penilaian lebih lanjut.

Mikdar mengatakan, masyarakat perlu mengetahui perbedaan mendasar antara kota metropolitan dan kota biasa. Menurutnya, perbedaan tersebut terutama terlihat dari kesiapan infrastruktur serta aktivitas ekonomi yang berkembang di wilayah tersebut.

“Kalau kita bicara kota metropolitan, tentu berbeda dengan kota biasa. Kelebihannya ada di infrastruktur dan kegiatan ekonomi. Biasanya kota metropolitan itu lebih maju dan juga ditandai dengan peningkatan jumlah penduduk,” katanya (5/1).

Baca Juga :  Viral Jalan Bak Kubangan, DRB Turun Tangan

Ia menjelaskan, penetapan suatu daerah menjadi kota metropolitan akan berdampak pada berbagai sektor kehidupan. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada sektor pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan kondisi seperti itu, secara otomatis akan mempengaruhi perekonomian, pembangunan, pendidikan, keamanan, kesehatan, dan sektor lainnya. Jadi efeknya luas,” ujarnya.

Mikdar menyampaikan bahwa pihaknya pada prinsipnya mendukung pemikiran gubernur yang bertujuan untuk mendorong kemajuan daerah. Ia menilai, rencana tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan kabupaten atau kota di Lampung.

“Kalau kami di Dewan, terutama saya pribadi sebagai anggota DPRD, apa yang menjadi pemikiran gubernur itu kami dukung. Ini kan untuk kemajuan daerah yang akan dijadikan kota metropolitan,” ucapnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Lampung Puji Sartono Isi Tausiyah Isra Mi’raj di Jatimulyo

Mikdar juga menyinggung latar belakang gubernur yang dinilainya memahami arah pembangunan daerah. Menurutnya, pengalaman gubernur sebagai pengusaha dan politisi menjadi pertimbangan dalam merancang kebijakan pembangunan wilayah.

“Beliau ini latar belakangnya pengusaha dan juga orang politik, jadi tahu bagaimana membuat suatu daerah supaya lebih maju dan berkembang. Maka salah satu solusi yang dipikirkan adalah menjadikan daerah itu sebagai kota metropolitan,” tutup Mikdar.

Berita Terkait

Sepi di Hari Pertama, Belum Ada yang Berani Mengetuk Pintu Demokrat Lampung
Handitya Narapati Siap Nahkodai Golkar Bandarlampung, 15 PK dan AMPG Solid Dukung
Ketua DPRD Lampung: Munas HIPMI 2026 Jadi Momentum Promosi Potensi dan Investasi Daerah.
Ketua DPRD Lampung Optimistis Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Program Gizi Nasional
Wartawan Kandidat Diduga Terkena Intimidasi Verbal Keluarga Robiatul Adawiyah
PAN Bandar Lampung Bidik 8 Kursi, Antara Ambisi Elektoral dan Ujian Kerja Nyata
Agus Djumadi Klaim Siap Tampung Aspirasi Warga Bandar Lampung
“Temuan BPK Rp1,2 Miliar Mengendap 10 Bulan, AJP Ingatkan Ancaman Pidana di Sekretariat DPRD Lambar”
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:59 WIB

Sepi di Hari Pertama, Belum Ada yang Berani Mengetuk Pintu Demokrat Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:13 WIB

Handitya Narapati Siap Nahkodai Golkar Bandarlampung, 15 PK dan AMPG Solid Dukung

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:43 WIB

Ketua DPRD Lampung: Munas HIPMI 2026 Jadi Momentum Promosi Potensi dan Investasi Daerah.

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:48 WIB

Ketua DPRD Lampung Optimistis Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Program Gizi Nasional

Rabu, 22 April 2026 - 14:24 WIB

Wartawan Kandidat Diduga Terkena Intimidasi Verbal Keluarga Robiatul Adawiyah

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Selamat, Birokrat Tubaba ke Jantung Kota Metro

Jumat, 12 Jun 2026 - 18:08 WIB