BEM FDIK Nilai Kinerja Polda Lampung Lemah dalam Penanganan Dugaan Illegal Logging di Pesisir Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEM FDIK Nilai Kinerja Polda Lampung Lemah dalam Penanganan Dugaan Illegal Logging di Pesisir Barat

berandalappung.com— Bandar Lampung, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (BEM FDIK) menilai kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Lampung lemah dan tidak transparan dalam menangani dugaan praktik illegal logging yang terjadi di wilayah Kabupaten Pesisir Barat. Jumat (19/12/2025)

Ketua BEM FDIK, Iman Ibrohim, Menyampaikan bahwa hingga kini POLDA Lampung belum menunjukkan langkah konkret dan terbuka terkait penanganan kasus tersebut. Dalih yang disampaikan aparat, bahwa lokasi penebangan merupakan lahan pribadi, dinilai tidak disertai bukti yang dapat diuji secara publik.

“Polda Lampung tidak bisa hanya berhenti pada klaim sepihak bahwa itu lahan pribadi. Sampai hari ini, tidak pernah ada keterbukaan kepada publik mengenai bukti legalitas lahan tersebut, baik berupa sertifikat, peta batas, maupun dokumen pendukung lainnya,” tegas Iman.

Menurut BEM FDIK, ketertutupan informasi ini justru menimbulkan kecurigaan publik dan memperkuat dugaan bahwa aparat penegak hukum tidak serius dalam melindungi kawasan hutan dan lingkungan hidup di Pesisir Barat.

Baca Juga :  Pemkab Pringsewu Distribusikan Bantuan Stunting dan Kemiskinan 2023

Selain itu, BEM FDIK juga menyoroti kinerja Polres Pesisir Barat yang dinilai lalai dalam menjalankan fungsi pengamanan dan pengawasan lingkungan di wilayah teritorialnya sendiri. Aktivitas penebangan kayu berskala besar dianggap mustahil terjadi tanpa adanya pembiaran atau lemahnya pengawasan dari aparat setempat.

“Polres Pesisir Barat seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan. Jika praktik penebangan liar bisa berlangsung dalam waktu lama, maka ini menunjukkan adanya kelalaian serius,” ujar perwakilan BEM FDIK.

Lebih lanjut, BEM FDIK mendesak Polda Lampung untuk tidak hanya melakukan klarifikasi parsial, melainkan melakukan cross check secara menyeluruh terhadap seluruh kawasan hutan di Pesisir Barat. Mereka menilai aktivitas penebangan tidak hanya terjadi di satu titik sebagaimana yang disorot Polda Lampung sebelumnya.

Baca Juga :  Ciri Ibu yang Anaknya Bakal Tumbuh Pintar Menurut Ahli

“Penebangan tidak berdiri di satu lokasi saja. Ada indikasi kuat bahwa praktik ini tersebar di beberapa titik kawasan hutan Pesisir Barat. Polda Lampung wajib turun langsung dan memeriksa seluruh wilayah, bukan sekadar meredam isu,” tambahnya.

BEM FDIK menegaskan bahwa persoalan illegal logging bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan ancaman serius terhadap keberlanjutan lingkungan dan keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, aparat kepolisian diminta bertindak tegas, transparan, dan berpihak pada kepentingan publik, bukan justru membangun narasi yang menutup ruang kritik dan pengawasan masyarakat.

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Buka Rakerda 2026, Jihan Sebut Pramuka Mitra Strategis Cetak SDM Unggul
Dugaan Korupsi Sekda Lampung Tengah Dikawal Massa, Polda Tunggu Hasil Audit BPKP
PSEL Lampung Raya Jadi Titik Balik Penanganan Sampah Modern
Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Berakhir Vonis 7 Bulan 20 Hari
Provinsi Lampung sediakan Sapi Banmas Presiden sebanyak 16 ekor dengan Bobot Lebih dari 1 Ton pada Tahun 2026
Wujudkan Kepedulian Kemanusiaan, DKD Lampung Gelar Bakti Sosial Donor Darah Bersama Plt. Ketua UDD PMI Provinsi Lampung*
Plt Bupati Dan Sekda Lamteng Dinilai Overlapping, Puskada Bongkar Dugaan PLT–PLH Ilegal dalam Hearing DPRD Lamteng
Kawal SPMB Tanpa Titipan, Dewan Pendidikan Minta Sosialisasi Tembus Forkopimda
Berita ini 227 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:56 WIB

Buka Rakerda 2026, Jihan Sebut Pramuka Mitra Strategis Cetak SDM Unggul

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:53 WIB

Dugaan Korupsi Sekda Lampung Tengah Dikawal Massa, Polda Tunggu Hasil Audit BPKP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:59 WIB

PSEL Lampung Raya Jadi Titik Balik Penanganan Sampah Modern

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:49 WIB

Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Berakhir Vonis 7 Bulan 20 Hari

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:26 WIB

Wujudkan Kepedulian Kemanusiaan, DKD Lampung Gelar Bakti Sosial Donor Darah Bersama Plt. Ketua UDD PMI Provinsi Lampung*

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Buka Rakerda 2026, Jihan Sebut Pramuka Mitra Strategis Cetak SDM Unggul

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:56 WIB

Berita Lainnya

PSEL Lampung Raya Jadi Titik Balik Penanganan Sampah Modern

Senin, 11 Mei 2026 - 17:59 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com