Program Makan Bergizi Gratis Dimulai 6 Januari 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Januari 2025 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Contoh menu makan siang bergizi gratis. / Ilustrasi Freepik

Contoh menu makan siang bergizi gratis. / Ilustrasi Freepik

Bandar Lampung (berandalampung.com) – Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) akan resmi dimulai pada Senin, 6 Januari 2025.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan, “Saat ini kami tengah mempersiapkan segala sesuatunya agar program ini dapat berjalan tepat pada tanggal 6 Januari,” ujar Dadan pada Kamis (1/1/2025).

Dadan menambahkan bahwa pihaknya akan menurunkan tim ke setiap sekolah untuk memastikan distribusi makanan kepada para siswa berjalan lancar.

Lebih lanjut, Dadan menyampaikan bahwa tidak ada acara seremonial khusus pada hari pertama peluncuran program MBG.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Dimulai Hari Ini: Begini Cara Jadi Vendor Resminya

Namun, Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada hari tersebut.

“Hari pertama pelaksanaan tidak akan ada acara resmi, namun kemungkinan besar Presiden akan melakukan sidak,” ujar Dadan.

Program MBG ini memiliki empat kelompok sasaran utama, yaitu pelajar mulai dari PAUD hingga SMA, serta balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Prioritas awal akan diberikan kepada anak-anak sekolah dan kelompok rentan lainnya.

Setiap anak sekolah akan menerima satu paket makan gratis setiap hari.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Apresiasi Baksos Operasi Bibir Sumbing Gratis, Diselenggarakan Perempuan Bangsa Bekerja Sama Smile Train dan RS Mutiara Putri

Pembagian makanan untuk masing-masing jenjang pendidikan akan dilakukan pada waktu yang berbeda: PAUD pada pukul 08.00 WIB, kelas 3-6 SD pada pukul 09.30 WIB, dan siswa SMP-SMA pada pukul 12.00 WIB.

Untuk memenuhi kebutuhan program ini, diperkirakan akan dibutuhkan 6,7 juta ton beras, 1,2 juta ton daging ayam, 500 ribu ton daging sapi, 1 juta ton ikan, 4 juta kiloliter susu sapi segar, serta berbagai jenis sayuran dan buah-buahan. Total anggaran yang diperlukan untuk program ini mencapai Rp 71 triliun.

Berita Terkait

Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung
Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat
Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV
Detik Apresiasi Pendidikan Lampung, Inovasi Jadi Pembeda
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung

Rabu, 23 September 2026 - 14:45 WIB

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 16:10 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 16:10 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Berita Terbaru