Pelajar Tewas, Polisi Dinilai Gagal Tangani Geng Motor di Bandar Lampung

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Desember 2024 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

praktisi hukum Muhamad Ilyas yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Hukum dan HAM DPN PERSADIN.

praktisi hukum Muhamad Ilyas yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Hukum dan HAM DPN PERSADIN.

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Peristiwa tewasnya seorang pelajar akibat serangan kelompok pemuda bersenjata tajam di Bandar Lampung menuai kritik tajam dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari praktisi hukum Muhamad Ilyas yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Hukum dan HAM DPN PERSADIN.

Ia menyoroti kinerja aparat penegak hukum (APH) dalam menangani maraknya fenomena geng motor di wilayah tersebut.

“Kami sudah sering mengecam, menyayangkan, bahkan mengkritisi kerja aparat penegak hukum terkait fenomena geng motor di Lampung, khususnya di Bandar Lampung,” ujar Ilyas Kamis, (19/12/2024).

Ia mempertanyakan di mana peran aparat yang memiliki anggaran, personel, hingga kewenangan represif dan preventif dalam mencegah terjadinya peristiwa serupa.

Baca Juga :  Gaji pendamping desa 2025 naik, segini besaran nilainya

Menurutnya, pola kejahatan yang dilakukan kelompok ini cenderung seragam, seperti penggunaan senjata tajam jenis celurit.

“Hal ini seharusnya dapat ditelusuri, mulai dari asal senjata tersebut hingga rute dan kelompok mereka yang jelas bisa diketahui,” tegasnya.

Ilyas juga mendesak jajaran Polda Lampung untuk lebih serius memastikan rasa aman bagi masyarakat.

Ia mengingatkan, jika aparat tidak segera bertindak, masyarakat bisa kehilangan kepercayaan terhadap institusi kepolisian.

“Apakah harus menunggu masyarakat melakukan demonstrasi atau gugatan hukum baru mereka bergerak? Ini soal nyawa manusia,” tambahnya.

Selain itu, ia juga meminta peran aktif dari tokoh masyarakat, orang tua, pihak sekolah, hingga kepala daerah di seluruh Lampung untuk membuat program konkret dalam mengatasi fenomena geng motor.

Baca Juga :  Nanda Indira Serahkan berkas ke DPD Demokrat Lampung

“Jika para pemimpin daerah Gubernur, Bupati, Wali Kota masih bisa tidur nyenyak di tengah kondisi seperti ini, maka patut dipertanyakan keberpihakan dan hati nurani mereka,” kritiknya.

Ilyas menutup pernyataannya dengan memperingatkan para pemimpin dan aparat agar tidak abai terhadap tanggung jawab mereka.

“Jangan sampai masyarakat menyimpulkan bahwa elit-elit penegak hukum dan pemerintah di Lampung lemah. Ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga soal hak asasi manusia yang telah dilanggar,” tandasnya.

Berita Terkait

Usai Penyegelan Toko Mas, Polda Lampung Kejar Aktor Besar di Balik Tambang Emas Ilegal Way Kanan
“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”
Laskar Lampung “Gugat” Ketegasan Kapolda Tambang Ilegal, Dari Lubang Tanah ke Jejak Uang
Warga Jati Agung Laporkan Pencurian Motor di Parkiran Alfamart ke Polsek Tanjung Senang
DPRD Bandar Lampung Minta Dinkes Kota Periksa Terkait Dugaan Meninggal Dunia Pasen di RSIA Puri Betik Hati
Kuasa Hukum RSUAM Bantah Klaim Inisiatif Uang dari Direktur, Sebut Permintaan Berawal dari Terdakwa
PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara
Kasus Pupuk Bersubsidi: Polisi Tetapkan Pemilik Kios hingga Perantara sebagai Tersangka
Berita ini 269 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 08:00 WIB

Usai Penyegelan Toko Mas, Polda Lampung Kejar Aktor Besar di Balik Tambang Emas Ilegal Way Kanan

Kamis, 2 April 2026 - 08:56 WIB

“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:13 WIB

Laskar Lampung “Gugat” Ketegasan Kapolda Tambang Ilegal, Dari Lubang Tanah ke Jejak Uang

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:48 WIB

Warga Jati Agung Laporkan Pencurian Motor di Parkiran Alfamart ke Polsek Tanjung Senang

Senin, 16 Maret 2026 - 15:00 WIB

DPRD Bandar Lampung Minta Dinkes Kota Periksa Terkait Dugaan Meninggal Dunia Pasen di RSIA Puri Betik Hati

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Kadis PSDA Disorot Usai Diduga Ancam Wartawan, HMI Bersuara Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:11 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com