Lima Bulan Tanpa Jawaban, Fatayat dan Ansor Lampung Desak Kompolnas Bongkar Pembunuhan Riyaz

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 November 2024 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fatayat NU Lampung, Wirdayati, mengungkapkan keprihatinannya terhadap lambannya proses penyelidikan. Foto: Ist

Ketua Fatayat NU Lampung, Wirdayati, mengungkapkan keprihatinannya terhadap lambannya proses penyelidikan. Foto: Ist

Bandar Lampung (berandalappung.com) Hampir lima bulan berlalu sejak penemuan mayat Riyaz Nuraini, kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Lampung Timur, yang ditemukan dalam karung pada 18 Juli 2024. Namun, hingga kini, kasus pembunuhan sadis tersebut belum menemui titik terang.

Kegagalan pengungkapan kasus ini menjadi sorotan serius dalam pertemuan antara Fatayat NU Lampung, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Lampung, dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI di Grand Anugrah pada Minggu (24/11/2024).

Ketua Fatayat NU Lampung, Wirdayati, mengungkapkan keprihatinannya terhadap lambannya proses penyelidikan.

“Kami terus berikhtiar agar kasus ini segera terang benderang. Bahkan Ketua Umum Fatayat sudah turun langsung, tetapi hingga kini belum ada kejelasan,” ujarnya kepada Gufron, anggota Kompolnas RI.

Baca Juga :  Seorang Jurnalis Ditemukan Meninggal Di Perumahan, Polisi Duga Ini Penyebabnya

Wirdayati mempertanyakan kendala yang dihadapi aparat penegak hukum sehingga kasus ini belum juga terungkap.

“Kami hanya ingin tahu, apa yang menjadi hambatan? Mengapa hingga kini belum ada kemajuan?” tegasnya.

Ketua Ansor Lampung, Haye, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Fatayat NU untuk mengungkap kasus tersebut.

Pihaknya telah menyiapkan LBH Ansor untuk memberikan pendampingan hukum dan mengawal penyelidikan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Ansor Lampung Timur untuk memastikan perkembangan kasus ini. LBH Ansor siap mendukung hingga kasus ini terungkap,” jelasnya pada Sabtu, (30/11/2024).

Kompolnas Siap Menindaklanjuti

Menanggapi keluhan ini, Gufron, anggota Kompolnas RI, meminta Fatayat NU Lampung untuk menyampaikan surat resmi agar kasus tersebut dapat segera ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi

“Silakan bersurat secara resmi kepada kami, agar kami dapat berkoordinasi dengan pihak pusat. Insyaallah kasus ini akan segera terungkap,” tegasnya.

Dalam pertemuan ini, turut hadir Ketua PW Fatayat NU Lampung Wirdayati beserta pengurus, Ketua GP Ansor Haye, Ketua PC Ansor Lampung Timur Muslih, Ketua LBH Ansor Sarhan, serta sejumlah kader lainnya.

Upaya mendesak pengungkapan kasus Riyaz diharapkan mampu menggugah kinerja aparat penegak hukum untuk segera memberikan keadilan bagi keluarga korban dan organisasi Fatayat NU Lampung.

Berita Terkait

Polda Lampung Tahan Tersangka Korupsi Proyek Jalan Lampung Utara, Kerugian Negara Rp2,08 Miliar
Mutasi Kejagung Bergulir, Dua Eks Pejabat Lampung Isi Posisi Strategis di Jakarta
Berani Tiga Kali Mangkir, Welly Abaikan Panggilan Polda Lampung
Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan
Persoalan Bukti Tangkapan Layar Kasus Nikita Mirzani di Mata Politikus DPR
Pencatutan Identitas Aktivis Lampung Tengah: Rosim Nyerupa Tempuh Jalur Hukum
Gerbong Mutasi Kejagung Bergerak: Dua Asisten dan Tiga Kajari di Lampung Bergeser
Ada Apa Gedung Bundar Tarik Pimpinan Kejati Lampung di Tengah Pengusutan Kasus Korupsi
Berita ini 402 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:52 WIB

Polda Lampung Tahan Tersangka Korupsi Proyek Jalan Lampung Utara, Kerugian Negara Rp2,08 Miliar

Jumat, 25 September 2026 - 07:15 WIB

Mutasi Kejagung Bergulir, Dua Eks Pejabat Lampung Isi Posisi Strategis di Jakarta

Senin, 14 September 2026 - 15:18 WIB

Berani Tiga Kali Mangkir, Welly Abaikan Panggilan Polda Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 10:18 WIB

Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan

Selasa, 1 September 2026 - 17:34 WIB

Persoalan Bukti Tangkapan Layar Kasus Nikita Mirzani di Mata Politikus DPR

Berita Terbaru