Tanggamus (berandalappung.com) – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Semaka, Kabupaten Tanggamus, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) dalam rangka menghadapi Pilkada serentak tahun 2024.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pekon Bangun Rejo pada Kamis, (17/10/2024).
Dalam kesempatan tersebut, mantan Ketua KPU Lampung Timur, Andri Triadi, menyampaikan bahwa saat ini tinggal 40 hari lagi menuju pemilihan serentak gubernur dan wakil gubernur Lampung serta bupati dan wakil bupati Tanggamus.
Ia menekankan bahwa waktu yang tersisa harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mempersiapkan diri menghadapi proses pemilu.
“Tidak ada lagi waktu untuk main-main. Segera lakukan koordinasi dengan Panwascam terkait tahapan kampanye dan langkah-langkah yang perlu diperkuat untuk menghadapi potensi pelanggaran di lapangan,” tegas Andri Triadi.
Selain itu, Andri juga menyoroti pentingnya netralitas aparatur desa dalam Pilkada 2024.
Ia mengingatkan PKD untuk memberikan himbauan kepada kepala desa dan perangkat desa di Kecamatan Semaka agar menjaga netralitas selama proses pemilihan.
“Undang-undang sudah mengatur, sesuai dengan Pasal 280 ayat 2 UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, bahwa kepala desa, perangkat desa, dan anggota badan permusyawaratan desa (BPD) dilarang terlibat dalam kampanye pemilu. Tugas PKD bukan hanya mengawasi peserta Pilkada, tetapi juga memastikan netralitas aparatur desa,” jelasnya.
Pengawasan di tingkat desa dan kelurahan dinilai sangat krusial untuk menjaga kelancaran dan kejujuran proses demokrasi di wilayah tersebut.
Diakhir acara, Andri Oktavia, salah satu pemateri, mengajak seluruh peserta untuk terus berkomitmen menjaga netralitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengawasan.
“Mari kita jaga kepercayaan masyarakat dengan menjalankan tugas pengawasan secara transparan dan akuntabel. Pemilu yang jujur dan adil adalah harapan kita semua,” tutup Andri Oktavia.
Kegiatan Bimtek ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan para PKD menghadapi tantangan Pilkada 2024, guna memastikan proses pemilihan berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.











