Wujudkan Lumbung Pangan Nasional, Gubernur Mirza dan Gubernur Helmi Hasan Teken MoU Strategis Kerjasama Lampung-Bengkulu

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Bengkulu secara resmi menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) tentang Pengembangan Potensi Daerah dan Pelayanan Publik.

Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.

Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (27/11/2025).

​Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan momentum bersejarah untuk memperkuat sinergi antara dua provinsi yang memiliki akar sejarah yang sama di Sumatera bagian Selatan. Gubernur menekankan bahwa tujuan utama MoU ini adalah mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat kedua daerah.

​Gubernur Mirza menggarisbawahi tiga pilar utama yang menjadi fokus kerja sama:

1. ​Peningkatan Kualitas SDM

Gubernur Mirza menyoroti bahwa perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Ia menegaskan bahwa SDM yang unggul harus didasarkan pada moral, integritas, dan nilai-nilai keagamaan, yang pembinaannya dimulai dari lingkungan keluarga. Ia mengungkapkan keprihatinan atas tingginya angka lulusan SMA/SMP di Lampung yang tidak melanjutkan pendidikan sehingga menghasilkan SDM yang tidak memiliki daya saing dan berpotensi menjadi pengangguran, yang kemudian berdampak pada isu sosial seperti tingginya pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan tingkat perceraian.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Fokus pada Pangan Utama

2. ​Kemandirian Pangan dan Ekonomi Inklusif

Kerja sama akan difokuskan pada penguatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, yakni yang terintegrasi dengan masyarakat lokal. Kemandirian pangan harus menjadi prioritas utama untuk menjamin ketersediaan pangan murah bagi masyarakat, serta mengendalikan inflasi.

3. Hilirisasi Komoditas Unggulan

Gubernur Mirza mendorong strategi hilirisasi (peningkatan nilai tambah) pada komoditas unggulan bersama seperti kopi dan sawit. Ia secara spesifik menyebut potensi besar kopi Bengkulu dan Lampung yang memiliki karakter kuat dan mahal, namun selama ini diekspor dalam bentuk biji mentah (green bean) sehingga nilai tambahnya dinikmati pihak luar. Dengan hilirisasi, potensi ekonomi kopi yang saat ini berkisar Rp18-20 triliun per tahun diperkirakan dapat meningkat hingga Rp35-40 triliun per tahun, yang akan meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kedua provinsi.

​Gubernur Mirza selanjutnya menyampaikan visi strategis, yakni menjadikan Lampung dan Bengkulu sebagai model kerja sama yang tidak hanya menyejahterakan masyarakat sendiri, tetapi juga berupaya menjadi lumbung pangan nasional.

​”Kita buat visi baru, pak gub, bagaimana bengkulu-lampung akan memberi makan provinsi-provinsi lain yang ada di Indonesia. Saya yakin, kalau kerja sama dengan orang saleh akan banyak keberkahannya,” pungkas Gubernur Mirza, sembari berharap MoU ini menjadi langkah nyata yang mengedepankan nilai-nilai religius dan keadilan dalam mencapai kemakmuran.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Tetapkan Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 1447 H, Sekdaprov Marindo: Tidak Kurangi Pelayanan Publik

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, menegaskan bahwa Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Lampung adalah wujud komitmen nyata untuk memperkuat kerja sama antar-daerah guna mengakselerasi peningkatan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat.

Gubernur Helmi Hasan menekankan filosofi pembangunan yang diusung Bengkulu, yakni “Mitigasi Langit”. Filosofi ini berlandaskan pada prinsip kedermawanan dan memastikan bahwa pembangunan tidak boleh mendatangkan penderitaan, melainkan menjamin hak-hak dasar rakyat.

​”Mitigasi langit adalah Tolong yang di bumi, yang di langit akan menolongmu. Kami ingin memastikan setiap masyarakat Bengkulu dan Lampung mendapatkan hak-haknya. Pembangunan harus menjadi alat untuk meningkatkan kebahagiaan, bukan distorsi yang menyingkirkan masyarakat,” ujar Gubernur Helmi.

MoU ini juga disederhanakan dengan slogan persahabatan “Makan-makan, Jalan-jalan”, sebagai upaya untuk saling mempromosikan pariwisata.

Gubernur Helmi Hasan mengundang masyarakat Lampung untuk berwisata ke Bengkulu.

Berita Terkait

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1
Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam
Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Ketua DPRD Lampung Optimistis Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Program Gizi Nasional
IJP Lampung Gelar Pemotongan Hewan Kurban, 120 Paket Daging Dibagikan ke Anggota dan Warga
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:33 WIB

Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:11 WIB

Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:30 WIB

Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:29 WIB

Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam

Berita Terbaru