RSUDAM Dibersihkan Oleh PLT Direktur Imam Ghozali Pangkas Budaya Titipan, Fokus Benahi SDM

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUDAM Dibersihkan PLT Direktur Imam Ghozali Pangkas Budaya Titipan, Fokus Benahi SDM

 

berandalappung.com — Tanjung Karang, Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Hi. Abdoel Moeloek(RSUDAM),yang selama ini menjadi Andalan pelayanan kesehatan di Lampung, kini tengah mengalami perombakan internal. Di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) DirekturImam Ghozali,rumah sakit milik Pemprov Lampung itu memulai langkah bersih-bersih, khususnya di sektor manajemen Sumber Daya Manusia (SDM).

Langkahnya bukan sekedar menyederhanakan kinerja. Ia membawa misi pembenahan menyeluruh—membuang praktik lama yang sarat kompromi dan membangun sistem berbasis kompetensi.

“Saya tidak mau lagi mendengar istilah senior-junior, apalagi titipan-titipan. Itu sudah selesai. Penempatan jabatan harus murni berdasarkan kemampuan,” tegas Imam, saat diwawancara belum lama ini.

Baca Juga :  Tak Semua Kasus Ditangani di IGD, Ini Kriteria Gawat Darurat Sesuai Aturan

Pernyataan itu menjadi sinyal reformasi bahwa RSUDAM sedang menempuh jalur internal yang berani. Salah satu langkah awal yang sudah dilakukan adalah uji kelayakan dan kepatutan untuk strategi jabatan, mulai dari tingkat manajerial hingga kepala ruangan.

Menurut Imam, Pembenahan ini merupakan bagian dari program kerja 100 hari yang ia canangkan sejak dipercaya memimpin RSUDAM menggantikan pejabat sebelumnya. Ia menyadari, wajah pelayanan publik tidak bisa terlepas dari kualitas SDM di dalamnya.

“Manajemen SDM adalah jantung rumah sakit. Kalau tenaga kerjanya tidak kompeten, jangan harap pelayanan bisa maksimal. Ini soal tanggung jawab moral kami kepada masyarakat Lampung,” ujarnya.

Baca Juga :  Bertemu Budi Arie Setiadi, RMD Dorong Digitalisasi untuk Pembangunan Lampung

Uji kelayakan dan kepatutan yang berlangsung saat ini, kata Imam, menjadi titik tolak reformasi pelayanan kesehatan. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh, dan hasilnya akan menentukan siapa yang layak dan siapa yang perlu digeser.

Kami tegaskan, semua diproses secara objektif. Tidak ada ruang untuk kompromi. Kami ingin membangun budaya kerja baru di RSUDAM yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan, tambahnya.

Langkah ini menandai akhir dari pola lama yang selama ini membelenggu birokrasi rumah sakit. Imam Ghozali memulai era baru dengan pesan yang jelas: RSUDAM bukan lagi tempat bermain bagi mereka yang tak siap bekerja dengan serius.

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi
Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 
Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1
Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:49 WIB

Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:33 WIB

Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum

Berita Terbaru