Terima Aspirasi Buruh, Sekdaprov Marindo Kurniawan Tegaskan Komitmen Pemprov Lampung dalam Penguatan Perlindungan Pekerja

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menerima aspirasi dari berbagai konfederasi dan federasi serikat buruh di Provinsi Lampung dalam rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Ruang Abung, Balai Keratun, Senin (4/5/2026).

Forum tersebut menjadi wadah dialog antara Pemerintah Provinsi Lampung dan para perwakilan buruh untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta tuntutan terkait kesejahteraan pekerja.

Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Marindo Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi buruh di Provinsi Lampung yang telah menjaga kondusivitas selama rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional, baik pada kegiatan di tingkat daerah maupun saat mengikuti peringatan nasional di Jakarta.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung membuka ruang komunikasi dan siap menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan para pekerja sesuai dengan kewenangan serta ketentuan regulasi yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan serikat pekerja secara bergantian menyampaikan berbagai aspirasi dan tuntutan yang dinilai penting untuk memperkuat perlindungan tenaga kerja di Provinsi Lampung.

Salah satu isu utama yang disampaikan adalah penguatan pengawasan ketenagakerjaan dan penegakan hukum agar hak-hak pekerja dapat terlindungi secara optimal.

Baca Juga :  Gubernur Apresiasi Semangat Pengabdian Purnawirawan Polri dalam Menjaga Stabilitas Lampung

Selain itu, para buruh juga mendorong pembentukan satuan tugas kolaborasi yang melibatkan pemerintah, serikat pekerja, dan unsur terkait lainnya guna mempercepat penyelesaian persoalan ketenagakerjaan di daerah.

Dalam bidang kesejahteraan pekerja, organisasi buruh menyampaikan perlunya evaluasi terhadap upah minimum agar lebih menyesuaikan dengan kondisi ekonomi dan kebutuhan hidup layak pekerja. Mereka juga meminta optimalisasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi seluruh pekerja sehingga tidak ada lagi pekerja yang belum memperoleh jaminan sosial.

Para perwakilan buruh juga mengusulkan pembentukan Satgas PHK sebagai langkah antisipatif terhadap meningkatnya persoalan ketenagakerjaan, sekaligus memperkuat perlindungan bagi pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja.

Di samping itu, sejumlah organisasi buruh turut menyuarakan penolakan terhadap praktik outsourcing yang dinilai masih merugikan pekerja, serta meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap penyelesaian konflik agraria yang berdampak pada masyarakat pekerja.

Baca Juga :  NU Lampung dan Pemprov Sepakat Bersinergi untuk Kemajuan Daerah

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Sekdaprov menegaskan bahwa seluruh masukan telah dicatat dan akan ditindaklanjuti bersama perangkat daerah terkait, termasuk melalui koordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten/kota sesuai kewenangan masing-masing.

“Pada prinsipnya, kita akan menerima, membahas, dan menindaklanjutinya. Tentunya ada kewenangan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota yang semuanya akan kita komunikasikan melalui prosedur yang sesuai,” ujar Marindo.

Ia juga meminta Dinas Tenaga Kerja dan instansi terkait untuk segera melakukan pembahasan lanjutan terhadap sejumlah usulan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Lampung, termasuk terkait pengawasan ketenagakerjaan dan pembentukan mekanisme kolaborasi perlindungan pekerja.

Menurutnya, momentum Hari Buruh Internasional harus menjadi penguat sinergi antara pemerintah, pekerja, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, adil, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.

“Insya Allah, perjuangan Bapak/Ibu semua dalam rangka memastikan hak-hak buruh akan ditindaklanjuti dengan baik dan sesuai dengan ketentuan regulasi yang ada,” tutupnya.

Berita Terkait

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV
Detik Apresiasi Pendidikan Lampung, Inovasi Jadi Pembeda
Pemprov Lampung Raih Anugerah Pembangunan Terpuji, Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan
Gubernur Mirza: Penguatan Satlinmas sebagai Pilar Keamanan dan Perlindungan Masyarakat Lampung
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:45 WIB

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 16:10 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 16:10 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB