Takjub dan Bangga! Tiga Kades di Lampung Selatan Bangun Jalan Cor Secara Mandiri

- Jurnalis

Senin, 8 Juli 2024 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Desa Karang Sari, Desa Jati Mulyo dan Desa Fajar Baru gotong royong membangun jalan cor secara mandiri. Foto : Ist

Masyarakat Desa Karang Sari, Desa Jati Mulyo dan Desa Fajar Baru gotong royong membangun jalan cor secara mandiri. Foto : Ist

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Jalan yang terletak di wilayah perbatasan Desa Karang Sari, Desa Jati Mulyo dan Desa Fajar Baru kondisinya memperihatinkan.

Masyarakat yang khawatir akan memakan korban dan berdampak negatif terhadap mobilitas perekonomian membentuk panitia pelaksana pembangunan jalan cor lintas 3 Desa dengan menggunakan Dana dari Swadaya Masyarakat dan sumbangan Para Donatur.

Selaku Sekretaris pelaksa pembangunan jalan lintas 3 desa Gunsu Nurmansyah mengatakan, secara geografis terletak pada 3 wilayah perbatasan desa dengan panjang ± 300 m2 yang menghubungkan 4 lingkungan RT yaitu RT.02 A dan RT.02B Dusun Tanjung Raya Desa Karang Sari, RT.28B Dusun IID Desa Jati Mulyo, dan RT.01 Dusun I Desa Fajar Baru yang masuk dalam satu Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan.

“Akibat kondisi jalan yang rusak di penuhi lubang terlebih di musim penghujan di penuhi genangan air dan khawatir memakan korban serta berdampak negatif, dengan penuh rasa kepedulian kami terhadap jalan tersebut, kami berinisiasi mandiri dan sepakat membentuk Panitia Pelaksana Pembangunan Jalan Cor Lintas 3 Desa menggunakan Dana Swadaya Masyarakat dan sumbangan Para Donatur,” kata Gunsu Nurmansyah, dalam rilis yang diterima Senin, (8/7/2024).

Baca Juga :  Posyandu Terintegrasi: Solusi Layanan Kesehatan Holistik untuk Masyarakat

Lebih lanjut ia mengatakan, pelaksanaan pembangunan jalan cor dilakukan dengan cara gotong royong secara bertahap setiap minggunya. Untuk tahapan pertama dilakukan pada hari/tanggal pada Minggu 7 Juli 2024 dengan panitia pelaksana mengundang 3 Kepala Desa dalam peletakan batu pertama sebagai bentuk dukungan bersama antara Aparatur Desa dan Masyarakat Desa.

“Hal itu demi keberhasilan penyelesaian Pembangunan jalan cor lintas 3 Desa tersebut. Disamping itu juga kegiatan ini dapat membangun atau mempererat silaturahmi yang baik antar tiap lingkungan RT,” jelasnya.

Gunsu menambahkan, pihaknya sudah melakukan pengukuran dan perencanaan pembangunan jalan yang telah disepakati jika jalan di bangun di cor. Pemilihan jalan cor tentunya memiliki kelebihannya yaitu diantaranya lebih kuat menahan genangan air dibandingkan dengan bahan material lain, umur atau daya tahan tahan lama serta lebih aman untuk dilalui karena sulit untuk terjadinya amblas.

Baca Juga :  Lampung Selatan Berpotensi Jadi Tourism Hub, Investasi dan SDM Jadi Kunci

“Harapannya pembangunan jalan cor lintas 3 Desa ini dapat memberikan manfaat besar bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Dengan dukungan yang tepat dari berbagai pihak terkait, kami yakin bahwa proyek pembangunan ini akan berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang signifikan dalam jangka Panjang,” harap Gunsu.

Sementara itu, Presedium Komite Pemantau Kebijakan Anggaran Daerah (KPKAD) Gindha Ansori Wayka mengapresiasi langkah di lakukan oleh masyarakat 3 desa di Lampung Selatan tersebut.

“Tentu kita apresiasi, artinya apa yang dilakukan masyarakat 3 desa terhadap kerusakan jalan lintas perbatasan itu bagian dari langkah nyata. Tanpa terlebih dahulu mendokumemtasikan kemudian di viralkan dan hal semacam itu yang patut di contoh,” kata Gindha di Kantornya.

Kami juga menghimbau, lanjut Gindha. Untuk pemerintah bisa memberikan perhatian dan kemudian menganggarkan pembangunan jalan khususnya jalan yang terletak di perbatasan yang menghubungkan antar desa. (*)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Merotasi 31 Pejabat Administrator dan Pengawas
6 Pejabat Bapenda Lampung Dirotasi Usai Target PAD Tak Tercapai
DLH Bandar Lampung Tambah 46 Armada Angkut Sampah di 2026
Ada Apa Dengan Hibah, Hutang dan Banjir Kota Bandar Lampung
Sekda Bandar Lampung, Bantah Restui Penjualan Fasum Griya Sukarame
Dinas Perdagangan Angkat Bicara Terkait Dugaan Pungli di Pasar Pasir Gintung
Si-AWAS, Upaya Pemprov Lampung Memodernisasi Pengawasan Anggaran
Festival Foto Akhir Tahun IJP Lampung: Ketika Gambar Menjadi Bukti Kerja Pemerintah
Berita ini 403 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:36 WIB

Pemprov Lampung Merotasi 31 Pejabat Administrator dan Pengawas

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:11 WIB

6 Pejabat Bapenda Lampung Dirotasi Usai Target PAD Tak Tercapai

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:15 WIB

DLH Bandar Lampung Tambah 46 Armada Angkut Sampah di 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:43 WIB

Ada Apa Dengan Hibah, Hutang dan Banjir Kota Bandar Lampung

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:31 WIB

Sekda Bandar Lampung, Bantah Restui Penjualan Fasum Griya Sukarame

Berita Terbaru

Hukum

Jejak Panjang HGU Sugar Group di Lahan TNI AU

Sabtu, 24 Jan 2026 - 11:09 WIB