Seleksi PPPK di Kota Prabumulih Disinyalir Ada Unsur KKN, Sudah Terdaftar Sebagai Non-ASN Dinyatakan TMS

- Jurnalis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabumulih (berandalappung.com) – Proses seleksi calon aparatur sipil negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2022 disinyalir adanya permainan dan syarat bebas kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini. Salah satu peserta berinisial N ikut seleksi penerimaan PPPK tahun 2022. Dan dinyatakan lulus Administrasi.

Setelah mengikuti rangkaian seleksi diakhir N dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Atas kejadian ini. N merasa kecewa. Pasalnya, saat dirinya ingin mendaftar kembali PPPK tahun 2024. Ternyata tidak bisa mendaftar, dengan alasan N sudah lulus seleksi.

Baca Juga :  Membangun dari Desa, Desaku Maju Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lampung

Dan lebih parahnya lagi N sudah terdaftar sebagai pegawai Non-ASN dalam pangkalan data Badan Kepegawaian Negara (BKN)

Terkait hal ini, pihak media mencoba menanyakan kepada N. Apakah sudah melaporkan ke BKD setempat atau ke BKN cabang Provinsi.

“N mengatakan bahwa dirinya sudah melaporkan kejadian ini ke BKD Kota Prabumulih. Namun, tidak ditanggapi. Justru BKD melempar ke BKN, tanya saja kesana,” ujar N Jum’at (4/10/2024).

Baca Juga :  Seluruh Siswa SMAN 14 Bandar Lampung Lolos PTN, Pemprov Lampung Perkuat Mutu Pendidikan

Saat N mencoba melaporkan ke BKN, pihak BKN juga menyatakan hal yang sama. Coba tanya ke BKD Kota Prabumulih. Atas hal inilah N mencoba konfirmasi ke media.

“N meminta Walikota Prabumulih dan Gubernur Sumatera Selatan bisa menindaklanjuti temuan ini. Saya hanya butuh kejelasan. Kenapa saat dirinya mendaftar PPPK tahun 2024, ternyata sudah terdaftar sebagai pegawai Non-ASN dalam pangkalan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), ” kesalnya.

Berita Terkait

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV
Detik Apresiasi Pendidikan Lampung, Inovasi Jadi Pembeda
Pemprov Lampung Raih Anugerah Pembangunan Terpuji, Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan
Gubernur Mirza: Penguatan Satlinmas sebagai Pilar Keamanan dan Perlindungan Masyarakat Lampung
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:45 WIB

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 16:10 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 16:10 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB